Kewirausahaan

5 Elemen yang Membangun Strategi Produk yang Perlu Diketahui

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Perusahaan tentunya menginginkan tingkat penjualan akan produk mereka meningkat dari waktu ke waktu, sehingga bisa mendapatkan untung. Oleh karenanya untuk bisa mencapai tujuan tersebut, suatu perusahaan harus menetapkan hal yang dinamakan sebagai strategi produk.

Di mana pihak perusahaan tentunya harus pandai untuk menerapkan strategi produk yang sesuai dengan karakteristik produknya itu sendiri. Sehingga nantinya strategi yang dibuat bisa berjalan efektif dan efisien sesuai dengan perencanaan.

Bisa dibilang strategi produk memiliki peranan yang sangat penting bagi perusahaan, karena dampaknya yang langsung pada jumlah peningkatan penjualannya ke khalayak umum. Lalu apa saja sih elemen penting yang mendorong terbangunnya strategi dari suatu produk?

Berikut merupakan pemaparan mengenai elemen penting yang berpengaruh dalam pembangunan strategi produk yang perlu diketahui.

Sasaran Pasar

Sasaran pasar merupakan hal dasar yang perlu untuk diperhatikan oleh suatu perusahaan. Karena hal ini juga sangat mempengaruhi karakteristik dan keunggulan yang nantinya akan diciptakan di produk itu sendiri.

Tidak hanya itu dengan ditetapkannya sasaran pasar dengan lebih detail, tentunya produk yang akan diperjualbelikan akan lebih mudah untuk meraih konsumennya. Terlebih jika produk tersebut belum diproduksi, pihak marketing ataupun perusahaannya telah melakukan riset juga terhadap tingkat kebutuhan konsumennya.

Sehingga bisa dibilang akan sangat mudah untuk meraih konsumen. Lebih spesifik sasaran pasar yang dibuat, akan semakin detail pula rancangan dan persiapan dari pemasaran produknya. Sedangkan semakin luasnya sasaran pasar, akan semakin luas pula target konsumen yang harus dituju.

Metode Penetapan Harga

Dengan semua data ataupun informasi yang didapatkan saat menentukan sasaran pasar tersebut, pihak perusahaan bisa memutuskan akan dijual dengan harga berapa untuk produk tersebut, yang mana hal itu disesuaikan dengan tingkat kebutuhan konsumennya, tingkat fitur yang nantinya akan dihadirkan, segmentasi konsumen yang bagaimana yang akan diraih dan lain sebagainya.

Biasanya apabila produk diperuntukan untuk konsumen yang lebih mengedepankan tingkat harganya yang lumayan rendah, perusahaan tentunya akan meminimalkan kualitas produknya, atau bisa dibilang pihak perusahaan akan melakukan produksi secara massal.

Sehingga nantinya biaya produksi yang dibutuhkan lebih bisa ditekan adanya. Berbeda lagi jika perusahaan lebih condong untuk meraih konsumen yang lebih berorientasi pada kualitas produk, tentunya pihak perusahaan akan lebih memaksimalkan setiap kualitas dari fitur produk yang dibuat. Walaupun itu nantinya juga sebanding dengan harga produk yang ditawarkan.

Proposi Nilai

Tentunya sudah tidak bisa dipungkiri lagi sebelum menciptakan suatu produk tentunya perusahaan akan melakukan riset terlebih dahulu dengan memperhatikan tingkat kebutuhan konsumen akan suatu produk, fitur serta keunggulan apa yang memang sedang dibutuhkan oleh konsumen dan lain sebagainya.

Semua data dan informasi yang berkaitan dengan hal itu lah yang nantinya akan dipertimbangkan oleh pihak perusahaan untuk bisa menciptakan suatu produk yang memang dibutuhkan oleh pelanggan, tentunya dengan tingkat kelebihan dan fitur yang diinginkan oleh konsumen.

Apabila hal ini bisa dikelola dengan baik, akan sangat memungkinkan untuk membuat perusahaan untung.

Produk yang Berorientasi Pada Tujuan

Hal ini tentunya sangat penting untuk selalu diperhatikan, ketika suatu perusahaan sudah mengetahui tujuan produk mereka secara mendetail, tentunya akan sangat memudahkan mereka untuk menerapkan strategi produk yang telah dipersiapkan.

Lebih tepatnya, ketika kita tahu apa tujuannya, pasti kita lebih tahu tentang apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut.

Melakukan Inisiatif

Selain melakukan riset, penelitian, dan lain sebagainya sebagaimana hal yang memang perlu untuk diperhatikan tahapnya. Pihak perusahaan juga perlu untuk mengambil sebuah langkah yang bisa dibilang sangat inisiatif.

Baik hal tersebut contohnya dengan melakukan strategi yang berkaitan dengan peningkatan loyalitas konsumen, melakukan riset lebih mendalam mengenai media apa yang memang dirasa lebih sesuai dengan produk, dan lain sebagainya.

Yang bisa dibilang hal lainnya yang tak banyak perusahaan perhatikan. Hal itu bisa menjadi sebuah celah atau peluang untuk perusahaan mengambil hati konsumen.