Bahasa Indonesia

6 Jenis Klausa Berdasarkan Kategori Predikatnya yang Perlu diketahui

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Klausa menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) merupakan satuan gramatikal yang mengandung predikat dan berpotensi menjadi kalimat. Dalam ragam tulis, klausa tidak memperhatikan intonasi dan tanda baca.

Jenis-jenis klausa dapat dibagi berdasarkan strukturnya, berdasarkan kelengkapan unsurnya, berdasarkan fungsinya, berdasarkan kategori predikatnya, juga berdasarkan kata negatif.

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas jenis klausa berdasarkan kategori predikatnya. Klausa berdasarkan kategori predikatnya terdiri dari klausa verbal, klausa nominal, klausa preposisional, klausa adjektival, klausa numeralia, dan klausa adverbial. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan berikut.

1. Klausa Verbal

Klausa verbal merupakan klausa yang predikatnya berkategori verba. Predikatnya dapat berupa verba atau frasa verbal. Seperti yang telah dibahas sebelumya, klausa verbal terdiri atas beberapa jenis, yaitu klausa transitif dan klausa intransitif.

Klausa transitif terbagi menjadi klausa transitif aktif, klausa transitif pasif, klausa transitif medial, dan klausa transitif resiprokal. Berikut ini contoh klausa verbal:

  • Adik memakan kue buatan ibu
  • Ibu membeli baju baru
  • Ibu menugasi saya untuk menjaga adik
  • Ibu sedang menjahit baju adik yang sobek
  • Saya sedang mengupas buah nanas
  • Kami sedang menanam bunga
  • Penjahat itu dihukum seumur hidup
  • Mereka dipanggil pak guru
  • Anak itu dipukul temannya
  • Adik terpelesat saat bermain
  • Dia ditipu temannya
  • Dia terus menyalahkan dirinya sendiri
  • Dia sedang merenungi nasibnya
  • Kami berdua saling mendukung
  • Mereka saling menyukai
  • Kami saling percaya satu sama lain.

2. Klausa Nominal

Klausa nominal merupakan klausa yang predikatnya berkategori nomin ataufrasa nominal. Berikut ini beberapa contoh klausa nominal:

  • Ibunya seorang guru
  • Dia mahasiwa
  • Ayahnya seorang petani
  • Mereka siswa SMP
  • Ayahnya kepala desa
  • Adiknya siswa sekolah dasar
  • Dia pedagang
  • Kedua orang itu perempuan
  • Ibunya wanita karier
  • Dia seorang pelajar
  • Ayahnya direktur.

3. Klausa Adjektival

Klausa adjektival merupakan klausa yang predikatnya berkategori adjektival. Umumnya sturktur klausa adjektival adalah subjek berkategori nomina dan predikat berkategori adjektiva. Berikut ini beberapa contoh klausa adjektival:

  • Bajunya basah terkena hujan
  • Dia sakit dari kemarin
  • Anak itu cantik seperti ibunya
  • Dia tinggi seperti ayahnya
  • Dia sangat pintar
  • Baju itu sangat mahal
  • Kue buatan ibu enak sekali
  • Rumahnya jauh dari sini
  • Larinya cepat sekali
  • Kulitnya mulus
  • Bunganya indah
  • Bunganya sangat harum
  • Orang itu sangat baik
  • Rumahnya sangat luas
  • Rumahnya sangat rapi.

4. Klausa Preposisional

Klausa preposisional merupakan klausa yang predikatnya mengandung preposisi atau frasa preposisi. Klausa preposisional umumnya ditemukan dalam ragam lisan atau non baku karena konstruksi dengan predikat berkategori preposisional dianggap tidak tidak benar.

Sebagian ahli ilmu bahasa berpendapat bahwa frasa preposisional bukan predikat kalimat karena berasal dari klausa atau kalimat yang belum lengkap. Misalnya: Dia di rumah sesungguhnya berasal dari dia ada di rumah.

Contoh klausa preposisional adalah sebagai berikut:

  • Kami dari sekolah
  • Dia di rumah sejak tadi pagi
  • Adiknya di rumah teman
  • Kami dari rumah sakit
  • Mereka di rumah Adi
  • Ibu dari pasar
  • Ayah dari kantor
  • Dia ke sekolah
  • Adik di kamar
  • Baju ini untuk Tanti.

5. Klausa Numeralia

Klausa numeralia merupakan klausa yang predikatnya berkategori numeralia atau frasa numeralia. Numeralia adalah kata (atau frasa) yang menunjukkan bilangan atau kuantitas; kata bilangan.

Sama seperti klausa preposisional, klausa numeralia juga ditemukan dalam ragam non baku karena berasal dari klausa atau kalimat yang belum lengkap. Misalnya ayam dua ekor berasal dari ayam ada dua ekor.

Berikut ini beberapa contoh klausa numeralia:

  • Ayam dua ekor
  • Air dua gelas
  • Jeruk lima kilogram
  • Kangkung dua ikat
  • Beras lima karung
  • Kertas tiga rim
  • Gelas dua lusin
  • Gula pasir dua kilogram
  • Anaknya empat orang
  • Panjang tali itu lima meter
  • Lebar ruangan itu empat meter
  • Beratnya empat puluh lima kilogram
  • Tingginya seratus enam puluh centimeter.

6. Klausa Adverbial

Klausa adverbial merupakan klausa yang predikatnya berupa adverbia. Adverbia menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kata yang memberikan keterangan pada verba, adjektiva, nomina predikatif, atau kalimat, misalnya sangat, lebih, tidak. Klausa adverbial tidak banyak ditemukan, beberapa contoh klausa adverbial:

  • Cantiknya teramat sangat
  • Kepindahannya diam-diam
  • Kehilangannya terlalu sering
  • Makannya pelan-pelan.