Bahasa Indonesia

4 Jenis Paragraf Argumentasi Beserta Contohnya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Kali ini kita akan membahas mengenai jenis-jenis paragraf argumentasi. Sebelum itu, kita harus terlebih dahulu memahami maksud dari paragraf argumentasi. Apa yang dimaksud paragraf argumentasi? Paragraf berarti karangan atau tulisan yang biasanya mengandung satu ide pokok, sedangkan argumen berarti alasan untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat, pendirian, atau gagasan.

Dengan demikian, paragraf argumentasi dapat dipahami sebagai paragraf yang berusaha membuktikan kebenaran suatu pendapat yang disertai fakta atau data. Paragraf jenis ini umumnya memiliki satu gagasan pokok berupa sebuah argumen atau pendapat yang disertai kalimat penjelas sebagai bukti berupa data atau sebuah fakta yang mendukung pendapat tersebut.

Paragraf argumentasi terbagi menjadi 4, yaitu paragraf argumentasi sebab-akibat, paragraf argumentasi akibat-sebab, paragraf argumentasi rincian, dan paragraf argumentasi contoh. Berikut penjelasan dari keempat jenis paragraf argumentasi tersebut.

1. Paragraf Argumentasi Sebab-Akibat

Paragraf argumentasi jenis ini dimulai dengan sebab sebuah peristiwa terjadi kemudian diikuti dengan data faktual mengenai peristiwa tersebut, yang diakhiri dengan simpulan akibat dari terjadinya peristiwa tersebut.

Contoh:

Insomnia merupakan salah satu penyakit yang sangat umum terjadi. Di Indonesia, kasus insomnia terjadi sekitar 2 juta kasus pertahun. Ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebab seseorang mengalami insomnia. Mulai dari kenyamanan tempat tidur, pola hidup, keadaan fisik, faktor psikologi, dan efek samping obat-obatan.

Insomnia yang telah berlangsung lama dan dibiarkan tanpa penanganan dapat mengakibatkan berbagai masalah kesehatan, seperti menurunkan produktivitas dan konsentrasi, gangguan kesehatan mental, hingga dapat memperparah penyakit-penyakit kronis seperti penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.

2. Paragraf Argumentasi Akibat-Sebab

Paragraf argumentasi jenis ini dimulai dengan memaparkan akibat dari suatu peristiwa, kemudian diakhiri dengan penyebab peristiwa tersebut terjadi.

Contoh:

Kemarau panjang tahun ini menyebabkan sebagian besar wilayah Indonesia mengalami kekeringan. Kekeringan ini berdampak pada sektor pertanian, sehingga stok bahan pangan menipis karena banyak tanaman mati. Dampak lainnya harga bahan pangan mengalami kenaikan. Kekeringan ini terjadi karena faktor alam, seperti curah hujan yang rendah, global warming, serta kondisi lahan yang kurang daerah resapan.

3. Paragraf Argumentasi Rincian

Paragraf argumentasi jenis ini berisi pendapat yang disertai uraian rincian pendukung yang dipaparkan oleh penulis.

Contoh:

Penanaman sikap nasionalisme perlu dilakukan agar bangsa Indonesia mampu menghadapi arus globalisasi dan kemajuan teknologi. Sikap nasionalisme akan menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air, sikap rela berkorban untuk tanah air, serta sikap bangga sebagai bangsa Indonesia, yang semua sikap tersebut dapat digunakan sebagai bekal dan pondasi bangsa Indonesia dalam menghadapi arus globalisasi yang semakin deras serta teknologi yang semakin berkembang pesat.

4. Paragraf Argumentasi Contoh

Paragraf argumentasi jenis ini adalah paragraf yang berisi pendapat disertai contoh sebagai bukti.

Contoh:

Bahan bakar alternatif sangat penting untuk kelangsungan hidup manusia. Bayangkan saja jika tidak ada bahan bakar alternatif. Energi alternatif berbeda dengan energi fosil yang terbatas dan suatu saat bisa habis. Misalnya saja, minyak bumi. Jika kita tidak menghemat penggunaan minyak bumi, maka beberapa tahun lagi kita tidak akan bisa menggunakan bensin, solar, dan lainnya untuk kehidupan sehari-hari.

Akan tiba masa ketika minyak bumi tidak dapat menyangga kehidupan manusia. Tetapi berbeda dengan energi alternatif seperti matahari, angin, dan air yang merupakan sumber energi tidak akan habis.