Kecerdasan Moral: Pengertian – Aspek dan Komponennya

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Pada materi kali ini kita akan membahas mengenai kecerdasan moral yang dapat ditanamkan pada diri anak anak sedari kecil agar mereka memiliki sikap yang tanggung jawab, bertoleransi, menghormati dan lainnya.

Kita akan membahas materi ini mulai dari pengertian, tujuan, aspek, komponen serta cara membangun kecerdasan moral pada anak anak.

Pengertian Kecerdasan Moral

Menurut Para Ahli

  • Coles (2003)
    Kecerdasan moral adalah kecerdasan yang berkaitan dengan hubungan kepada sesama manusia dan alam semesta, kecerdasan ini mengarahkan seseorang bertindak dengan baik, sehingga orang lain merasa tenang dan gembira kepadanya tanpa rasa sakit hati, iri hati, dendam, dengki dan angkuh.
  • Syahril (2010)
    Keceradasan moral adalah kapasitas mental untuk menentukan cara prinsip manusia yang seharusnya diterapkan pada nilai nilai tujuan dan perilaku individu.
  • Borba (2008)
    Kecerdasan moral adalah kemampuan memahami hal yang benar dan yang salah, artinya memiliki keyakinan etika yang kuat dan bertindak berdasarkan keyakinan tersebut, sehingga orang bersikap benar dan terhormat.
  • Lennick dan Kiel (2005)
    Kecerdasan moral adalah kapasitas mental untuk menentukan bagaimana prinsip universal manusia bisa diterapkan dalam nilai nilai, tujuan dan perbuatan seseorang. Prinsip universal manusia tersebut terangkum dalam empat aspek kecerdasanmoral yaitu: Integritas, tanggung jawab, perasaan iba dan pemaaf.

Secara Umum

Kecerdasan moral yaitu salah satu kemampuan yang dimiliki oleh seseorang atau individu agar dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah berdasrkan pada etis yang kuat dan menerapkannya di dalam tindakan.

Tujuan Kecerdasan Moral

  • Mengembangkan rasa empati dengan membangun kesadaran emosional dan meningkatkan kepekaan terhadap orang lain serta mampu dalam memahami berbagai hal dari sudut pandang orang lain.
  • Mengembangkan kontrol diri dimana apa yang dianggap benar dilakukan dahulu.
  • Mengembangkan keadilan dengan cara mengembangkan pikiran yang terbuka dan seimbang.
  • Mengembangkan sikap yang toleransi dengan menghormati hak dan kewajiban orang lain.
  • Mengembangkan rasa hormat terhadap orang lain.
  • Menumbuhkan hati nurani dengan mendidik orang yang bermoral, memperkuat ajaran nurani dan membantu seseorang di dalam membedakan mana yang benar dan mana yang salah.
  • Mempertahankan kebaikan dan mengajarkan nilan serta pentingnya toleransi.

Aspek Kecerdasan Moral

Pada umumnya, ada 4 aspek kecerdasan moral yang perlu kita ketahui. Aspek tersebut diantaranya yaitu tanggung jawab, integritas, perasaan iba dan pemaaf. Berikut penjelasan dari masing masing aspek kecerdasan moral diantaranya yaitu:

Tanggung Jawab

Seseorang bisa dikatakan memiliki sebuah tanggung jawab jika memperhatikan beberapa hal berikut ini, yaitu:

  • Mengakui kesalahan dan kegagalannya.
  • Bertanggung jawab terhadap apa yang sudah dipilihnya.
  • Berkomitmen untuk melayani sesama.

Integritas

Jika seseorang berbuat integritas, maka ia bisa di dalam menyelaraskan perilaku agar sesuai dengan prinsip universal manusia. Seseorang bisa melakukan hal yang menurutnya benar dan baik. Perbuatannya itu berada di jalur yang benar dan didasarkan kepada prinsip serta keyakinan yang dianutnya.

Karakteristik dari orang orang yang memiliki integritas diantaranya yaitu:

  • Dapat memenuhi janji.
  • Berkata yang jujur atau sebenarnya, tidak berbohong.
  • Berpegang teguh kepada kebenaran.
  • Bertindak dengan konsisten kepada nilai, keyakinan dan prinsip.

Perasaan Iba

Perasaan iba adalah sikap yang sangat penting dimiliki oleh manusia, dikarenakan peduli terhadap sesama tidak hanya sekedar menunjukkan hormat kepada seseorang, melainkan juga menjadikan orang lain juga menghormati kita dan peduli pada saat yang lain sedang membutuhkan.

Seseorang memiliki rasa iba jika peduli terhadap sesamanya, lingkungan sekitar secara aktif. Hal ini berarti seseorang melakukan sesuatu untuk mendukung pilihan pribadi dari orang lain dan juga peduli terhadap tujuan orang tersebut.

Pemaaf

Pemaaf juga merupakan salah satu aspek yang sangat penting yang dimiliki oleh semua maunisa, dikarenakan tanpa toleransi pada suatu kesalahan dan sikap yang kompromi, seseorang akan menjadi pribadi yang kaku.

Seseorang dikatakan memiliki aspek pemaaf jika:

  • Menerima kesalahan orang lain
    Memafkan orang lain bukan berarti kita membenarkan kesalahan orang tersebut dan bukan juga mengubah cara pandang mengenai suatu keadilan. Namun, dengan kita memaafkan orang lain, ia membuat rasa marah yang ada di dalam harinya akan menjauh dan hilang.
  • Menerima kesalahan diri sendiri
    Menerima kesalahan diri sendiri bukan berarti mencari alasan atau melakukan suatu pembenaran terhadap kesalahan yang dilakukan oleh diri sendiri. Namun, seseorang harus menghentikan suatu penilaian yang buruk terhadap diri sendiri. Sebab, hal tersebut nantinya akan mengganggu pikiran dan tidak puas akan dirinya sendiri.

Komponen Kecerdasan Moral

  • Hati Nurani
    Hati nurani adalah hari yang digunakan untuk memilih yang benar, bukan yang salah. Hati nurani digunakan untuk tetap berada di jalan yang benar, bermoral dan merasa bersalah jika menyimpang atau keluar dari jalan yang benar. Hal ini dapat digunakan untuk melindungi anak anak dari beberapa pengaruh buruk dari luar yang memungkinkan anak anak untuk bertindak tidak benar. Hati nuurani memungkinkan mereka untuk bertindak dengan benar dan tidak tergoda untuk melakukan hal yang buruh atau salah.
  • Hormat
    Rasa hormat yang dimiliki oleh individu, akan mendorong anak anak untuk memiliki sikap yang baik dan menghormati orang lain. Hormat membujuk anak untuk memperlakukan orang lain sebagaimana orang lain memperlakukan diri sendiri. Selain itu, dapat mencegah anak anak dari tindak kekerasan, permusuhan dan tidak adil. Jika anak anak memiliki rasa hormat yang sudah tertanam pada dirinya maka mereka akan menghormati orang lain juga.
  • Empati
    Empati merupakan inti dari emosi moral yang membantu anak anak dalam memahami perasaan orang lain. Empati akan membuat anak anak peka terhadap kebutuhan dan perasaan orang lain. Selain itu mendorong mereka untuk membantu orang ketika sedang membutuhkan pertolongan dan mencegah mereka melakukan tindakan yang dapat membahayakan untuk orang lain.
  • Kebaikan
    Kebaikan yang dimiliki anak anak akan membantu mereka dalam menjaga perasaan orang lain. Dengan memiliki sikap kebaikan ini mereka akan menjadi berbelas kasih dan tidak terfikirkan terlalu banyak mengenai diri mereka sendiri.
  • Toleransi
    Toleransi dapat memungkinkan anak anak agar dapat memahami perbedaan kualitas kepada orang lain, membuka pandangan dan kepercayaan yang baru.
  • Keadilan
    Keadilan akan mengarahkan anak anak kepada perilaku dan perbuatan yang baik dan tidak memihak serta dapat bersikap adil. Pasa saat kebijakan ini meningkatkan kepekaan moral seorang anak, ia juga diajarkan untuk membela beberapa dari mereka yang diperlakukan tidak adil.

Cara Membangun Kecerdasan Moral

  • Mengembangkan sikap untuk menghormati orang lain yaitu dengan memberikan contoh cara menghormati orang lain dan mengajarkan sopan santun.
  • Memelihara kebaikan atau kekhawatiran mengenai perasaan orang lain dan mengajarkan nilai dan makna dari kebaikan.
  • Mengembangkan sikap adil yaitu dengan sikap yang terbuka dan tidak membeda bedakan orang lain atau suatu hal.
  • Menumbuhkan seseorang dengan hati nurani yang digunakan untuk membangun moral seseorang dan dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah.
  • Menumbuhkan atau mengembangkan sikap toleransi yaitu dengan menghormati hak dan kewajiban dari orang lain.
fbWhatsappTwitterLinkedIn