Geografi

Laut Ingresi: Pengertian – Karakteristik dan Contohnya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Indonesia memiliki wilayah perairan laut yang sangat luas. Laut adalah salah satu sumber daya alam yang paling banyak dibutuhkan oleh makhluk hidup. Hal itu karena laut mampu menyimpan banyak potensi-potensi kekayaan alam yang memiliki nilai jual dan manfaat yang tinggi. Ada banyak sekali potensi yang dikandung oleh laut seperti jenis ikan, rumput laut, mutiara hingga terumbu karang. Berbagai jenis kekayaan alam tersebut tentu saja bisa dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Salah satu laut berdasarkan proses terbentuknya yaitu laut ingresi. Lantas, apa itu laut ingresi? Apa saja karakteristik dan contohnya? Yuk kita simak pembahasannya!

Apa itu Laut Ingresi?

Laut ingresi merupakan laut yang terbentuk akibat adanya proses penurunan kerak samudera sehingga mengakibatkan kedalaman laut akan semakin dalam. Dengan kata lain, laut ingresi ini juga sering disebut sebagai laut yang turun. Dasar laut atau kerak samudera yang turun tersebut disebabkan adanya tekanan vertikal dari dalam bumi (endogen) sehingga menimbulkan patahan. Tekanan endogen tersebut menyebabkan laut semakin dalam.

Karakteristik Laut Ingresi

Jika kita sudah mengetahui apa itu laut ingresi, maka selanjutnya kita harus mengetahui juga mengenai karakteristik atau ciri-ciri dari laut ingresi tersebut. Adapun beberapa karakteristik laut ingresi yang dapat membedakan dengan laut lainnya yaitu:

  • Terbentuk akibat penurunan kerak samudera
    Berbeda dengan laut transgresi dan regresi, laut ingresi ini terjadi atau terbentuk akibat adanya proses penurunan kerak samudera. Selain itu, proses pembentukan laut ingresi juga akibat adanya gerakan tektonisme dan fenomena yang timbul di antara palung-palung laut, lubuk laut dan basin.
  • Laut yang dalam
    Proses penurunan tersebut akan menjadikan laut semakin dalam sehingga apabila kita lihat laut ini akan berwarna biru tua. Oleh sebab itu, laut-laut yang termasuk kedalam laut ingresi umumnya memiliki kedalaman yang sangat dalam yakni lebih dari 200 meter atau hingga mencapai ribuan meter. Contoh, Laut Banda, Laut Flores, dan banyak lagi.

Contoh Laut Ingresi

Hampir seluruh wilayah perairan laut yang terletak di kawasan Indonesia bagian tengah terkhusus di sekitar Maluku tergolong kepada jenis laut ingresi. Adapun beberapa contoh dari laut ingresi antara lain:

1. Laut Banda

Laut Banda merupakan salah satu laut yang terletak di Kepulauan Maluku, Indonesia. Karakteristik dari Laut Banda yaitu:

  • Memiliki kedalaman mencapai 7.400 meter.
  • Luas laut mencapai 500.000 km persegi.
  • Laut yang paling dalam di Indonesia.
  • Terpisah dari Samudera Pasifik oleh beratus-ratus pulau, Laut Halmahera dan Seram.
  • Bagian barat, dibatasi oleh Pulau Sulawesi.
  • Bagian utara, dibatasi oleh Pulau Buru dan Pulau Seram.
  • Bagian timur, dibatasi oleh Kepulauan Watu Bela, Kepulauan Kai dan Kepulauan Aru, serta Kepulawan Tanimbar.
  • Bagian selatan, dibatasi oleh Kepulauan Babar, Kepulauan Damar, Kepulauan Leti serta Pulau Wetar.

2. Laut Flores

Laut Flores merupakan salah satu laut yang berada di sebelah utara Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Karakteristik dari Laut Flores yaitu:

  • Menjadi pembatas antara Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Provinsi Sulawesi Selatan.
  • Memiliki kedalaman mencapai 5.590 meter.
  • Luas lautnya mencapai 240.000 km persegi.
  • Dinamai dengan Pulau Flores.
  • Bagian utaranya terdapat beberapa pulau kecil seperti Kepulauan Bonerate dan Pulau Kalaotoa.

3. Laut Sulawesi

Laut Sulawesi merupakan laut yang terletak di sebelah barat Samudera Pasifik. Karakteristik dari Laut Sulawesi yaitu:

  • Laut yang berbentuk basin besar.
  • Memiliki kedalaman mencapai 6.200 m.
  • Luas lautnya mencapai 280.000 km persegi.
  • Bagian utara, dibatasi oleh Kepulauan Sulu, Laut Sulu, dan Pulau Mindanao.
  • Bagian timur, dibatasi oleh Kepulauan Sangihe.
  • Bagian selatan, dibatasi oleh Pulau Sulawesi.
  • Bagian barat, dibatasi oleh Kalimantan.

Bagaimana pembahasan mengenai laut ingresi? Dapat kita simpulkan bahwa laut ingresi merupakan jenis laut yang terbentuk akibat adanya penurunan kerak samudera yang membuat laut semakin dalam. Contohnya seperti Laut Banda di Maluku, Laut Flores di NTT, dan Laut Sulawesi.