Biologi

Molekul: Pengertian – Struktur dan Contohnya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Pernah mendengar mengenai Molekul? Apa pengertian dari Molekul? Berikut pembahasan secara lengkapnya yang dibahas hingga contoh dari Molekul.

Apa itu Molekul?

Molekul adalah partikel terkecil dalam suatu unsur atau senyawa kimia yang memiliki sifat kimia dari unsur atau senyawa tersebut. Molekul terdiri dari atom-atom yang disatukan oleh ikatan kimia.

Ikatan ini terbentuk sebagai hasil dari pembagian atau pertukaran elektron antar atom. Atom-atom dari unsur-unsur tertentu mudah terikat dengan atom-atom lain untuk membentuk molekul.

Contoh unsur tersebut adalah oksigen dan klorin. Atom-atom dari beberapa unsur tidak mudah berikatan dengan atom lain. Contohnya adalah neon dan argon. Molekul dapat sangat bervariasi dalam ukuran dan kompleksitas. Unsur helium adalah molekul satu atom.

Beberapa molekul terdiri dari dua atom dari unsur yang sama. Misalnya, O 2 adalah molekul oksigen yang paling umum ditemukan di atmosfer bumi; memiliki dua atom oksigen.

Namun, dalam keadaan tertentu, atom oksigen berikatan menjadi triplet (O 3 ), membentuk molekul yang dikenal sebagai ozon. Molekul familiar lainnya termasuk air, yang terdiri dari dua atom hidrogen dan satu atom oksigen (H 2 O), karbon dioksida, yang terdiri dari satu atom karbon terikat pada dua atom oksigen (CO 2 ), dan asam sulfat, yang terdiri dari dua atom hidrogen, satu atom belerang, dan empat atom oksigen (H 2 SO 4 ).

Molekul selalu bergerak. Dalam padatan dan cairan, mereka dikemas bersama-sama. Dalam padatan, gerakan molekul dapat disamakan dengan getaran cepat.

Dalam cairan, molekul-molekul dapat bergerak bebas satu sama lain, dengan cara merayap. Dalam gas, kerapatan molekul umumnya lebih kecil daripada dalam cairan atau padatan dari senyawa kimia yang sama, dan mereka bergerak lebih bebas daripada dalam cairan.

Untuk senyawa tertentu dalam keadaan tertentu (padat, cair, atau gas), kecepatan gerak molekul meningkat dengan meningkatnya suhu absolut.

Sifat Molekul

Rasio dari jumlah atom yang dapat terikat bersama untuk membentuk molekul adalah tetap; misalnya setiap molekul air mengandung dua atom hidrogen dan satu atom oksigen. Fitur inilah yang membedakan senyawa kimia dari larutan dan campuran mekanis lainnya.

Jadi hidrogen dan oksigen dapat hadir dalam proporsi sembarang dalam campuran mekanis tetapi ketika dipicu akan bergabung hanya dalam proporsi tertentu untuk membentuk senyawa kimia air (H 2 O).

Sangat mungkin bagi jenis atom yang sama untuk bergabung dalam proporsi yang berbeda tetapi tetap untuk membentuk molekul yang berbeda; misalnya, dua atom hidrogen akan berikatan secara kimia dengan satu atom oksigen untuk menghasilkan molekul air, sedangkan dua atom hidrogen secara kimia dapat berikatan dengan dua atom oksigen untuk membentuk molekul hidrogen peroksida (H 2 O 2 ).

Lebih jauh lagi, adalah mungkin bagi atom untuk terikat bersama dalam proporsi yang sama untuk membentuk molekul yang berbeda. Molekul seperti ini disebut isomer dan hanya berbeda dalam susunan atom dalam molekul.

Sebagai contoh,etil alkohol (CH 3 CH 2 OH) dan metil eter (CH 3 OCH 3 ) keduanya masing-masing mengandung satu, dua, dan enam atom oksigen, karbon, dan hidrogen, tetapi atom-atom ini terikat dengan cara yang berbeda.

Struktur Molekul

Pembagian sampel zat menjadi bagian-bagian yang semakin kecil tidak menghasilkan perubahan baik dalam komposisi maupun sifat kimianya sampai bagian-bagian yang terdiri dari molekul tunggal tercapai.

Pembagian lebih lanjut dari zat mengarah ke bagian yang lebih kecil yang biasanya berbeda dari zat asli dalam komposisi dan selalu berbeda dari itu dalam sifat kimia. Pada tahap terakhir dari fragmentasi, ikatan kimia yang menyatukan atom-atom dalam molekul terputus.

Atom terdiri dari inti tunggal dengan muatan positif yang dikelilingi oleh awan bermuatan negatif elektron. Ketika atom mendekati satu sama lain secara dekat, awan elektron berinteraksi satu sama lain dan dengan inti.

Jika interaksi ini sedemikian rupa sehingga energi total sistem diturunkan, maka atom-atom berikatan bersama untuk membentuk molekul. Jadi, dari sudut pandang struktural, molekul terdiri dari agregasi atom yang disatukan oleh gaya valensi.

Molekul diatomik mengandung dua atom yang terikat secara kimia. Jika dua atom identik, seperti pada, misalnya, molekul oksigen (O 2 ), mereka membentuk molekul diatomik homonuklear, sedangkan jika atomnya berbeda, seperti pada molekul karbon monoksida (CO), mereka membentuk heteronuklear. molekul diatomik.

Molekul yang mengandung lebih dari dua atom disebut molekul poliatomik, misalnya, karbon dioksida (CO 2 ) dan air (H 2 O). Molekul polimer dapat mengandung ribuan atom komponen.

Contoh Molekul

Molekul mungkin sederhana atau kompleks. Berikut adalah contoh molekul umum:

  • H 2 O (air)
  • N 2 (nitrogen)
  • O 3 (ozon)
  • CaO (kalsium oksida)
  • C 6 H 12 O 6 (glukosa, sejenis gula)
  • NaCl (garam meja).

Kesimpulan Pembahasan

Molekul terbentuk ketika dua atau lebih atom membentuk ikatan kimia satu sama lain. Tidak masalah apakah atomnya sama atau berbeda satu sama lain.

Molekul yang tersusun dari dua unsur atau lebih disebut senyawa. Air, kalsium oksida, dan glukosa adalah molekul yang bersenyawa. Semua senyawa adalah molekul; tidak semua molekul adalah senyawa.

Molekul selalu bergerak. Dalam padatan dan cairan, mereka dikemas bersama-sama. Dalam padatan, gerakan molekul dapat disamakan dengan getaran cepat.