Geografi

13 Negara Mayoritas Muslim di Dunia Beserta Tradisi Uniknya 

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Di dunia ini ada begitu banyak agama dan kepercayaan bahkan sebuah data menyebutkan total agama di muka bumi ini ada 10 ribu. Dari sekian banyaknya agama tersebut tentu ada yang menjadi paling besar atau paling banyak penganutnya. Salah satu agama terbesar di dunia adalah Islam.

Pemeluk agama Islam sendiri menyebar ke seluruh negara di berbagai belahan Bumi dan tak jarang mereka menjadi yang paling mendominasi atau menjadi kaum mayoritas. Berikut ini adalah negara-negara dengan penduduk muslin sebagai mayoritasnya beserta tradisi-tradisi uniknya.

1. Indonesia

Negara kita Republik Indonesia adalah negara dengan pemeluk Islam terbanyak di dunia. Tak heran jika kita sangat akrab dengan tradisi Ramadhan. Beberapa wilayah di Indonesia seperti di Pulau Jawa akan melakukan pembersihan diri dengan cara mandi di sumber mata air secara bersama-sama sebelum melakukan ibadah puasa Ramadhan. 

Menurut sejarahnya tradisi ini dibawa oleh para walisongo yang menyebarkan agama Islam di Jawa. Menurut kepercayaan mereka, air merupakan sesuatu yang sakral sehingga cocok digunakan untuk mensucikan manusia dari dosa. 

Selain mandi, masih ada tradisi lain seperti “munggahan” di Jawa Barat yakni kegiatan makan bersama dan saling memaafkan sebelum Ramadhan. Ada pula “Nyorog” di Betawi yakni tradisi membagikan bingkisan kepada sanak saudara dan juga tetangga. Sementara itu masyarakat Aceh akan menyembelih kurban dan dibagikan kepada masyarakat lainnya yang dikenal sebagai tradisi “Meugang”. 

2. Malaysia

Negara tetangga kita yakni Malaysia juga didominasi oleh pemeluk agama Islam yakni 61,3 persen sehingga banyak sekali tradisi Islam yang dapat kita jumpai di sana. Menjelang Ramadhan biasanya masyarakat muslim di Malaysia akan membuka kios yang menyajikan berbagai makanan. 

Makanan yang dijual di kios tersebut biasanya menu yang umum disajikan untuk berbuka puasa. Salah satunya adalah bubur lambuk yang terbuat dari daging sapi dan udang yang dihaluskan dengan berbagai rempah-rempah. 

3. Pakistan 

Setelah Indonesia, Pakistan adalah negara dengan penduduk Islam terbesar di dunia. Sekiranya ada 87 persen dari total penduduk Pakistan adalah umat Nabi Muhammad. Menjelang bulan Ramadhan biasanya mereka akan saling melempar telur rebus yakni dengan cara membenturkan telur tersebut kepada orang lain namun telur milik sendiri harus tetap utuh. Tradisi yang sudah ada sejak berabad-abad lalu ini dimainkan hanya oleh laki-laki saja. 

Tradisi lainnya adalah dengan bersedekah atau membagikan makanan secara gratis di masjid. Adapun tradisi unik di Pakistan yang mirip dengan Indonesia yaitu dengan menabuh bedug atau drum dan berkeliling membangunkan warga untuk sahur. Sayangnya tradisi ini sudah semakin surut karena sudah adanya alarm digital. Sementara itu 10 hari terakhir bulan Ramadhan, baik pria maupun wanita di Pakistan akan lebih banyak menghabiskan waktu untuk beri’tikaf di masjid. 

4. Irak 

Sebanyak 97 persen warga Irak adalah pemeluk Islam dimana para pemudanya memiliki tradisi unik menjelang Ramadhan yaitu bermain Mheibes. Permainan ini dilakukan secara berkelompok yakni dengan setiap tim terdiri dari 21 pemain. Cara bermainnya adalah anggota tim akan menyembunyikan cincin di dalam tangan mereka dan tim lainnya akan menebak ada di tangan siapa cincin tersebut.

Lawan yang bertugas untuk menebak lokasi cincin hanya memiliki dua kali kesempatan menjawab dan hanya boleh menggunakan bahasa tubuh dan mimik wajah. Jika berhasil menebak nya maka akan dirayakan dengan bersorak, menyalakan musik dan berbagi makanan. Permainan tradisional ini sempat hilang ketika ISIS menduduki Irak namun saat ini sudah muncul kembali. 

5. Mesir

Negeri Piramida ini juga didominasi oleh umat Nabi Muhammad dimana jumlahnya mencakup 90 persen dari total penduduk Mesir. Setiap Ramadhan masyarakat muslim di Mesir akan menyalakan lampion di setiap rumah dan di sepanjang jalan. Tradisi yang disebut dengan Fanous ini sudah ada sejak masa Dinasti Fatimiyah yakni pada tahun 971 Masehi. 

Sedangkan untuk makanan khas Mesir ketika bulan Ramadhan adalah Kunafa yang terbuat dari tepung, kelapa, madu, dan kacang-kacangan. Makanan khas ini hadir pertama kali pada masa Dinasti Mamluk yang berkuasa pada tahun 1250 Masehi dan masih bertahan hingga hari ini. 

6. Arab

Arab adalah tanah kelahiran dari Islam itu sendiri sehingga tak heran jika tradisi-tradisi agama ini masih dapat kita jumpai hingga hari ini. Seluruh penduduk Jazirab adalah pemelukagama Islam. Salah satunya adalah tembakan meriam yang dilaksanakan ketika menjelang bulan Ramadhan. Suara tembakan meriam ini biasa ada di kota Mekkah sebagai tanda buka puasa, imsak, serta tanda dari awal 1 Syawal atau berakhirnya bulan Ramadhan.

Meriam akan diletakkan di  Jabal Midfa atau Gunung Meriam yakni sebuah pegunungan yang ada di sebelah timur masjidil Haram. Selain itu ada pula tradisi Tenda Ramadhan yakni tenda-tenda didirikan untuk berkumpul dan berbuka puasa. Sementara itu di Masjid Nabawi terdapat tradisi unik yang disebut sebagai siqayah yakni kegiatan membagikan minuman kepada peziarah dan pengunjung masjid. 

7. Maroko

Maroko salah satu negara di Afrika Utara yang hampir seluruhnya adalah penganut ajaran Islam yakni sebesar 98,7 persen. Ketika menyambut Ramadhan, masyarakat muslim Maroko biasanya akan mengecat rumah mereka sehingga menjadi terlihat baru dan terawat. Tak hanya itu mereka juga akan melakukan bersih-bersih setiap sudut rumah sebelum Ramadhan tiba. 

Selain itu ketika memasuki waktu sahur sejumlah orang yang disebut nafar akan membangunkan warga dengan membunyikan alat musik tradisional. Sama halnya di Mekah, Maroko juga menggunakan dentuman meriam atau sirine untuk menandakan waktu berbuka puasa. 

8. Qatar

Sebanyak 90 persen penduduk Qatar beragama Islam sekaligus menjadi resmi dan bahkan menjadi sumber hukum yang utama. Ketika bulan Ramadhan tiba, masyarakat muslim Qatar akan menyambutnya dengan cara merayakan garangao yakni sebuah perayaan bagi anak-anak kecil yang berhasil melaksanakan puasa selama 2 minggu atau setengah bulan. 

Dalam acara garangao anak kecil akan berhias diri dan mengenakan pakaian tradisional Qatar kemudian berkeliling kota sambil menyanyikan sebuah lagu. Lagu yang dinyanyikan adalah lagu garangao yang diiringi oleh alat musik. Garangao biasanya dirayakan setelah berbuka puasa yakni setelah magrib. 

Masyarakat dewasa pada umumnya akan memberikan beberapa makanan seperti kurma, roti, gandum dan lainnya. Pemberian tersebut akan diletakkan di tas-tas yang sudah mereka siapkan. 

9. Brunei Darussalam

Masih berada di kawasan Asia Tenggara, Brunei Darussalam memiliki jumlah penduduk muslim yang cukup banyak dengan total ada 67 persen. Ketika Ramadhan tiba, masyarakat Brunei Darussalam biasa akan mengadakan tradisi sungkai yakni sebuah kegiatan berbuka bersama. 

Tempat yang digunakan biasanya adalah tempat khusus atau masjid. Ketika menghadiri acara sungkai mereka akan mengenakan pakaian tradisional Melayu yang identik dengan warna cerah. Bagi para wisatawan pun akan mendapat jamuan khusus dari Raja Brunei Darussalam yakni berupa kurma khusus yang didatangkan langsung dari Jazirah Arab. 

10.Turki 

Turki adalah negara lintas benua yang berada di Asia dan Eropa dengan jumlah penduduk 99,2 persen adalah muslim. Di Turki terdapat tradisi unik ketika Ramadhan yang mirip dengan Indonesia yaitu kegiatan membangunkan warga untuk sahur. Bedanya adalah di Turki masyarakat yang membangunkan sahur akan mengenakan seragam khusus yakni seragam Ottoman.  

11. Maldives 

Tak banyak yang mengetahui bahwa negara Maldives yang terkenal akan bentangan pantainya adalah negara Islam dengan presentasi terbesar di dunia. Seluruh penduduk Maldives atau berarti 100 persen nya merupakan penganut ajaran Nabi Muhammad. Ketika hari raya Idul Fitri tiba mereka akan menyambutnya dengan cara mempersembahkan sebuah tarian tradisional. 

Tari tradisional tersebut adalah Bodu yang merupakan seni tari paling tua dan masih dilestarikan sampai hari ini. Tarian ini akan dimainkan oleh satu kelompok yang terdiri dari 15 orang. Mereka akan menabuh drum dengan meriah. 

12. Tunisia 

Tunisia merupakan salah satu negara yang ada di benua Afrika bagian utara dengan 98 persen penduduknya adalah muslim. Sebagaimana penduduk muslim di seluruh dunia yang bersuka cita menyambut bulan suci Ramadhan, muslim di Tunisia juga memiliki budaya yang unik.

Budaya tersebut adalah dengan membagikan makanan serta bertukar makanan seperti roti dan permen dengan para tetangga. Budaya lainnya yakni mereka akan berkumpul di kebun sembari menikmati secangkir kopi khas Arab. Ada juga budaya yang mirip dengan di Indonesia yakni ada seseorang yang bertugas membangunkan orang lain untuk sahur. 

13. Afghanistan

Afghanistan adalah negara yang berada di benua Asia bagian selatan dengan hampir seluruh penduduknya adalah muslim atau tepatnya adalah 99,7 persen. Ketika menyambut Idul Fitri setelah satu bulan berpuasa di Bulan Ramadhan, masyarakat Afghanistan akan melakukan tradisi yang disebut Khana Takani yakni kegiatan menyambangi tetangga dan memberikan selamat sembari mengucapkan “Eid Mubarak, Roza wa Namaz Qabool”  yang artinya adalah “Selamat Idul Fitri yang diberkati”. 

Selain memberikan selamat orang-orang dewasa biasanya akan membagikan roti dan pala untuk anak-anak yang datang ke rumahnya. Afghanistan masih memiliki tradisi unik lainnya dalam menyambut Idul Fitri yakni kaum laki-laki akan berkumpul di taman untuk bermain perang telur. Uniknya lagi telur tersebut memiliki warna yang berbeda-beda.