Sejarah

10 Negara yang Pernah Dijajah Portugis

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Portugis adalah salah satu negara yang paling awal melakukan penjelajahan untuk mendapatkan wilayah kekuasaan seluas-luasnya. Bersama dengan Spanyol, Portugis merupakan bangsa yang mempelopori bangsa Eropa lainnya untuk melakukan misi ekspedisi.

Penjelajahan tersebut dilakukan untuk menemukan wilayah yang menghasilkan komoditas utama di Eropa pada waktu itu yakni rempah-rempah. 

Tujuan lainnya adalah menyebarkan agama nasrani. Pada saat itu untuk menghindari konflik antara Spanyol dan Portugis dibuatlah Perjanjian Tordesillas. Berdasarkan Perjanjian ini dunia dibagi menjadi dua melalui garis demarkasi.

Garis ini membentang dari Kutub Selatan hingga Kutub Utara. Bagian sisi barat dari garis tersebut adalah milik Spanyol sedangkan sisi timur garis adalah milik Portugis. Berikut ini adalah wilayah-wilayah bekas jajahan bangsa Portugis. 

1. Brazil 

Brazil adalah sebuah negara federasi yang ada di Amerika Selatan. Negara ini menjadi yang paling besar di kawasannya baik dari segi ukuran maupun populasi penduduknya. Brazil juga menjadi negara paling timur di Amerika Selatan. Negara ini akhirnya berhasil merdeka pada 7 September 1822. 

Sebelumnya negara ini dijajah oleh Portugis selama 3 abad. Portugis sampai di Brazil untuk pertama kalinya pada tahun 1500. Selama 3 abad sumber daya alam Brazil dieksploitasi oleh Portugis. Komoditas yang diambil Portugis di Brazil antara lain gula, kopi, tembakau, kapas, dan emas. Brazil menjadi negara jajahan Portugis yang terbesar

2. Indonesia

Indonesia berada di sebelah timur garis demarkasi. Hal ini menjadi kesempatan bagi Portugis untuk mengklaim indonesia sebagai negara jajahannya. Afonso de Albuquerque berhasil membawa pasukannya sampai ke wilayah Nusantara tepatnya di Maluku pada tahun 1511. Portugis menjadi bangsa pertama yang menjajah Indonesia. 

Wilayah kekuasaan Portugis di Indonesia meliputi Sumatra, Jawa, Banda dan Malaka. Kekuasaan mereka berlangsung hingga tahun 1526. Alasan Portugis meninggalkan Indonesia adalah pada saat itu banyak kerajaan-kerajaan yang menentang Portugis.

Selain itu kedatangan bangsa lain yang lebih besar yakni Belanda juga menyebabkan Portugis harus mundur. Ketika di Indonesia, Portugis memonopoli perdagangan rempah-rempah. 

3. Angola

Angola merupakan negara yang ada di wilayah Afrika bagian selatan. Negara ini merupakan bekas jajahan dari Portugis. Mereka datang pada tahun 1483 di Sungai Kongo dan secara perlahan mengambil alih kekuasaan di wilayah tersebut. Portugis akhirnya menyatakan secara resmi bahwa Angola adalah negeri jajahannya pada 14 Mei 1575. 

Portugis menguasai Angola dalam kurun waktu yang sangat lama yakni hampir 400 tahun. Angola merdeka dari Portugis pada tahun 1975. Selama di Angola mengeksploitasi karet, minyak, kopi hingga berlian. 

4. Mozambik 

Negara lainnya di Afrika yang pernah dijajah Portugis adalah Mozambik. Bangsa Portugis pertama kali menginjak daratan Mozambik pada tahun 1498.

Pelayaran Portugis ke Mozambik dipimpin oleh Vasco da Gama di wilayah yang saat ini Teluk Maputo. Mereka kemudian mendirikan pemukiman dan kolonisasi di sepanjang pantai sampai ke Zambezi. 

Mozambik memikirkan nasib yang sama dengan Angola yakni masih berada di bawah kekuasaan Portugis hingga PD II berakhir. Mozambik akhirnya dimerdekakan pada tahun 1975. Sumber daya alam yang diambil oleh Portugis dari Mozambik antara lain kapas, kopi dan tembakau. 

5. Timor Leste

Negara ini dulunya salah satu provinsi di Indonesia sampai dengan 20 Mei 2002. Timor Leste merupakan negara bekas jajahan Portugis yang dimulai pada tahun 1702 hingga 1975. Saat itu Portugis berbagi wilayah kekuasaan dengan Belanda. Bagian barat kepulauan diberikan kepada Belanda dan bagian timur adalah milik Portugis. 

Wilayah barat yang dimaksud adalah Indonesia saat ini dan wilayah timur adalah Timor Leste. 

Portugis pertama kali datang ke Timor Leste tahun 1640 di sebelah barat Kupang. Portugis datang ke Timor Leste untuk mengeksploitasi hasil kopi mereka. Negara ini akhirnya dilepaskan karena terjadi kerusuhan politik dan Portugis lebih berfokus pada negara koloninya yang berada di Afrika. 

6. Makau 

Makau adakah negara yang berlokasi di Asia Timur. Letaknya berbatasan dengan Laut Cina Selatan dan Cina. Negara ini pernah menjadi jajahan Portugis yakni dari tahun 1557 dan pada tahun 1999 kedaulatan Makau diserahkan kembali ke Cina. Makau menjadi negara di Tiongkok yang pertama sekaligus terakhir menjadi koloni Portugis. 

Namun perjuangan Portugis mendapatkan Makau tidak mudah karena bersaing dengan dinasti Tiongkok kalau itu. Mereka baru mendeklarasikan kedaulatannya atas Makau tahun 1783.

Makau menjadi negara yang digunakan mereka sebagai pos perdagangan dengan memanfaatkan pelabuhan yang ada di sana. Kapten yang memimpin pasukan Portugis ke Macau adalah Jorge Alvarez. 

7. Goa, India

Goa adalah negara bagian India yang paling kecil wilayahnya namun juga paling kaya. Wilayah ini adalah teritorial pertama bagi Portugis di Asia. Ekspedisi yang dipimpin oleh Afonso de Albuquerque ini berhasil mencapai Goa tahun 1510. Di sini lah pangkalan utama mereka di wilayah timur dan berlangsung selama 50 tahun. 

Karena posisinya sebagai pusat kerajaan Portugis Timur maka Goa mendapatkan hak istimewa yakni berkomunikasi langsung dengan raja dan dapat mengirim utusan untuk mengatasi kepentingannya di pengadilan. Kolonisasi Portugis di Goa berakhir pada 19 Desember 1961 setelah perlawanan sejak tahun 1940. 

8. Tanjung Verde 

Tanjung Verde adalah negara yang berada di Afrika tepatnya di kepulauan Samudra Atlantik Utara. Pada abad ke-15 Dinís Dias menemukan pulau-pulau di sekitar tanjung ini dan memulai kolonisasi.

Kekuasaan Portugis di Tanjung Verde berakhir pada tahun 1975. Portugis menjadikan Tanjung Verde sebagai pusat perdagangan budak di Afrika. 

9. Sao Tome dan Principe

Negara Republik Demokratik Sao Tome dan Principe adalah sebuah negara yang terletak di Afrika dekat dengan equator.

Ini adalah negara pulau yang paling besar di kawasan Afrika Tengah. Pada mulanya tanah ini adalah tanah kosong sampai tahun 1470 sampai akhirnya ditemukan oleh bangsa Portugis yang dipimpin oleh Fernão do Pó. 

Bangsa Portugis membawa budak-budak dari wilayah Afrika lainnya ke tanah Sao Tome dan Principe. Mereka dipekerjakan untuk menanam gula. Portugis akhirnya memberikan kemerdekaan kepada Sao Tome dan Principe pada tahun 1975. 

10. Kolombo, Sri Lanka 

Kolombo adalah salah satu kota di Sri Lanka dan merupakan kota yang terbesar. Pada tahun 1505 bangsa Portugis yang dipimpin oleh Vasco da Gama sampai di kota ini.

Namun, pada tahun 1592, Kerajaan Kandy menginvasi wilayah ini. Kedua bangsa tersebut kemudian membuat perjanjian tahun 1621 yang menghasilkan Kerajaan Kandy berada di bawah kekuasaan Portugis. 

Konflik yang terus terjadi di Kolombo dimanfaatkan oleh Belanda untuk mengambil alih kekuasaan Portugis. Pada akhirnya Portugis kalah dan kekuasaan diserahkan kepada Belanda pada tahun 1638. Seperti di Indonesia, Portugis mengeksploitasi rempah-rempah yang ada di Kolombo.