Bahasa Indonesia

Paragraf Narasi – Pengertian, Jenis dan Contohnya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Karya sastra merupakan karya yang sering menceritakan sebuah kisah dalam suatu sudut pandang dengan plot dan waktu tertentu. Salah satu contoh dari karya sastra adalah cerita pendek atau disingkat dengan cerpen.

Pembahasan kali ini bukan tentang cerpen, tetapi jenis paragraf yang biasanya digunakan dalam sebuah cerpen.

Seperti yang kita ketahui, unsur intrinsik dan entrinsik dalam cerpen merupakan unsur penting dalam penyusunan cerpen. Misalkan, gaya bahasa dalam unsur intrinsik berkaitan erat dengan jenis-jenis majas.

Begitu pula dengan plot dan alur cerita dalam unsur intrinsik berkaitan dengan kalimat dan jenis paragraf yang digunakan untuk menjelaskan kronologi atau konfliknya.

Pengertian Paragraf Narasi

Paragraf narasi adalah suatu paragraf yang menceritakan secara berurutan tentang kronologi atau urutan waktu dari terjadinya suatu peristiwa atau kejadian ataupun suatu pengalaman.

Di dalam paragraf narasi biasanya terdapat seorang tokoh yang sedang mengalami suatu peristiwa ataupun kejadian. Kejadian ataupun peristiwa yang disampaikan di dalamnya bisa berupa cerita khayalan saja (fiksi) ataupun cerita nyata (non-fiksi).

Paragraf ini biasanya digunakan dalam penulisan cerpen seperti pembahasan di awal, tetapi juga bisa digunakan pada penulisan berita dan biografi.

Ciri-Ciri Paragraf Narasi

Ciri-ciri paragraf narasi secara umum :

  • Memiliki penokohan yang jelas, alur cerita/plot, latar suasana, dan tempat.
  • Menjelaskan suatu konflik, masalah ataupun peristiwa.
  • Memiliki urutan waktu dan kronologi kejadian yang jelas.
  • Menggunakan sudut pandang dari penulis.

Ciri-ciri paragraf narasi menurut Atar Semi (2003:31) :

  • Berupa cerita tentang peristiwa atau pengalaman penulis.
  • Kejadian atau peristiwa yang disampaikan berupa peristiwa yang benar-benar terjadi, dapat berupa semata-mata imajinasi atau gabungan keduanya.
  • Berdasarkan konfiks, karena tanpa konfiks biasanya narasi tidak menarik.
  • Memiliki nilai estetika.
  • Menekankan susunan secara kronologis.

Jenis-Jenis Paragraf Narasi

Beberapa jenis paragraf narasi adalah sebagai berikut :

  • Paragraf narasi informatif adalah paragraf yang menyampaikan suatu informasi secara tepat untuk menambah wawasan kepada pembaca.
  • Paragraf narasi ekspositoris adalah sebuah paragraf yang menyampaikan kisah dari seseorang secara sistematis sehingga pembaca dapat memahaminya.
  • Paragraf narasi sugestif adalah sebuah paragraf yang menyampaikan sebuah rangkaian peristiwa yang berasal dari imajinasi atau khayalan penulis.

Contoh Paragraf Narasi

Berikut ini adalah contoh singkat dari paragraf narasi adalah :

Aku terlahir dari keluarga yang tergolong mapan. Dan aku selalu jadi pusat perhatian dari setiap tempat yang aku datangi. Semua orang mencintaiku karena aku juga selalu mencintai setiap orang. Aku punya seorang kakak dan dia seorang dokter. Aku punya dua orang sahabat yang selalu bersamaku dan satu orang kekasih yang selalu dukung dan sayang sama aku. Kehidupanku selalu berjalan sesuai dengan apa yang kurencanakan. Aku mampu menyelesaikan perkuliahanku dengan nilai yang baik. Dan sekarang, aku sedang bekerja dalam sebuah perusahaan dengan posisi yang baik. Walaupun sekarang aku jauh dari orangtua, tetapi aku selalu bahagia. Dan satu hal yang paling membuat aku bahagia, aku akan segera menikah. Aku merasa Tuhan selalu baik dan sayang padaku. Aku selalu merasa aku adalah orang yang paling beruntung di dunia ini. Demikian pembahasan secara singkat tentang paragraf narasi. Semoga teman-teman bisa memahaminya.

Ada banyak jenis paragraf yang sering kita baca dan digunakan oleh penulis. Contohnya saja paragraf naratif dan deskiptif, paragraf deduktif, paragraf deskriptif objektif, paragraf induktif, dan lainnya.