Seni Vokal Solo : Pengertian, Jenis, Teknik, Kriteria yang Diperhatikan

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Seni vokal merupakan sebuah seni yang menghasilkan suara dari mulut manusia. Suara tersebut dihasilkan dari getaran pita suara yang berada dalam mulut manusia. Adapun dalam hal ini, seni vokal yang akan dijelaskan ialah seni vokal solo.

Pengertian Seni Vokal Solo

Seni vokal solo merupakan suatu seni dalam bernyanyi yang dilakukan oleh satu orang atau individu dengan lagu yang telah dipilihnya. Seni vokal solo ini membutuhkan sebuah perhatian dalam melakukannya meskipun dalam praktiknya terlihat sederhana.

Seni vokal solo perlu diperhatikan karena, individu menjadi fokus utama yang didengar oleh penikmat lagu yang dinyanyikan, sehingga membutuhkan perhatian yang khusus juga meski dilakukan oleh individu.

Dalam penampilan seni vokal solo juga membutuhkan latihan untuk penampilan yang akan dilakukan. Terlebih lagi jika penampilannya dilakukan secara langsung di depan penonton. Seni vokal solo dalam penyajiannya diperlukan sebuah teknik agar ketika menyajikan solo vokal tersebut dapat diterima dengan baik oleh pendengar.

Seni vokal solo selain mengutamakan bernyanyi. Ekspresi, improvisasi, dan juga interpretasi dalam menyajikan vokal solo sangat dibutuhkan untuk menunjang individu dalam menyajikan vokal solo tersebut sesuai dengan karakteristik dari lagu yang akan dibawakan.

Penampilan dalam seni vokal solo terdapat sebuah materi yang harus diperhatikan, karena perbedaan karakter suara atau vokal pada setiap individu berbeda-beda. Terdapat individu yang memiliki vokal yang tinggi dan ringan juga terdapat jenis vokal yang berat juga biasanya terjadi dalam diri laki-laki.

Perbedaan vokal pada individu ini dapat diketahui pada warna suara atau yang biasa disebut dengan timbre. Warna suara seseorang jika mengalami latihan yang terus menerus akan tercipta warna suara yang kuat dan dapat menjadi ciri khas dari suara individu tersebut.

Selanjutnya yaitu, wilayah nada merupakan tinggi rendah nada yang dimiliki individu. Di mana setiap individu memiliki tinggi nada yang berbeda-beda.

Jenis Seni Vokal Solo

Seni vokal solo dalam praktiknya sebelum menyajikan suatu lagu yang akan dibawakan haruslah melakukan latihan dengan menggunakan teknik yang baik, sehingga penampilannya dapat tersampaikan dengan baik pula. Teknik seni vokal solo, di antarannya :

  • Artikulasi

Merupakan teknik vokal yang harus diperhatikan karena berkaitan dengan pengucapan yang jelas dan juga baik kata demi kata yang dilafalkan pada lagu yang akan dibawakan.

  • Intonasi,

Intonasi dalam teknik vokal ini merupakan tinggi rendahnya nada yang harus dapat dicapai oleh individu dengan sangat tepat.

  • Frasering

Merupakan pengaturan dalam pemenggalan kalimat yang tepat, supaya mudah dimengerti dan juga sesuai dengan lagu atau kaidah yang telah ditetapkan.

Teknik pernafasan Seni Vokal Solo

Ketiga teknik ini harus diimbangi dengan teknik pernafasan yang memiliki pengaruh yang besar juga dalam seni vokal terlebih juga pada seni vokal solo.

Berikut ini, teknik pernafasan yang terdapat dalam teknik vokal.

  • Pernapasan Dada

Pernapasan dada dilakukan dengan cara mengisi paru-paru atas dengan udara. Dalam hal ini, pernapasan yang didapatkan sangat pendek dan cocok digunakan untuk nada rendah. Pada pernapasan dada ini tidak cukup baik jika digunakan dalam bernyanyi karena akan mudah kehabisan nafas. Sehingga dapat kurang memaksimalkan dalam bernyanyi.

2. Pernapasan Perut

Pada pernapasan perut, tidak direkomendasikan dalam bernyanyi karena pernapasan perut udara dapat mudah keluar dan menimbulkan suara menjadi keras. Hal itu, juga dapat menyebabkan paru-paru mudah lelah dan juga letih. Sehingga, pernapasan perut tidak dianjurkan ketika individu akan bernyanyi.

3. Pernapasan Diafragma

Pernapasan diafragma merupakan satu-satunya pernapasan yang direkomendasikan untuk bernyanyi. Karena pernapasan ini dapat mengambil napas sebanyak-banyaknya dan cocok jika digunakan dalam bernyanyi. Dengan menggunakan pernapasan diafragma dapat membuat suara menjadi lebih murni dengan napas yang panjang akibat pernapasan diafragma.

Kriteria yang diperhatikan seni vokal solo

Dalam menyanyikan seni vokal solo terdapat hal yang harus diperhatikan agar penampilan yang diberikan dapat baik dan memuaskan oleh pihak yang mendengarkan. Adapun kriteria yang harus diperhatikan berupa:

1. Materi Vokal

Suara yang dimiliki individu memiliki banyak variannya, ada yang memiliki suara tinggi dan terdapat juga yang memiliki suara rendah. Kemudian, terdapat juga suara berat yang biasa di miliki oleh laki-laki. Tidak hanya itu, terdapat juga warna suara dan juga wilayah nada dari setiap orang yang dapat mempengaruhi seseorang dalam bernyanyi.

Maka dari itu dengan mengetahui materi vokal setiap individu atau orang merupakan kriteria yang harus diperhatikan agar dapat mengolahnya dan memberikan penampilan yang baik ketika sedang pentas dalam suatu acara.

  • Teknik Vokal

Teknik vokal di sini sama halnya yang telah dijelaskan pada bagian atas tersebut. Dengan mengetahui dan menerapkan teknik vokal dalam bernyanyi solo dapat membuat penampilan lebih siap dan bisa juga menjadi spektakuler.

Penguasaan teknik vokal sangat diperlukan bagi siapapun mereka yang akan menyanyi baik individu atau kelompok. Sehingga teknik vokal merupakan kriteria yang harus diperhatikan juga dalam seni vokal solo.

  • Improvisasi Penampilan

Improvisasi sebagai pengembangan ornamentasi ini memiliki sebuah tujuan untuk memperindah lagu agar lagu tidak menjadi membosankan, dengan begitu lagu akan terdengar sangat indah jika lagu sudah dilakukan improvisasi.

Improvisasi dapat dilakukan dengan mengubah tiga unsur utama berupa dinamika yang merupakan proses melembutkan nada yang mulanya keras. Kemudian, ritmis dilakukan untuk mengubah irama dalam lagu. Sedangkan melodis yaitu dimana melakukan pertambahan nada dalam lagu.

fbWhatsappTwitterLinkedIn