Simpulan dalam Bahasa Indonesia : Pengertian, Ciri, dan Contohnya

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Secara sederhana simpulan dapat dikatakan sebagai pendapat terakhir berdasarkan dengan pembicaraan sebelumnya. Menurut KBBI, simpulan adalah keputusan yang diambil dari cara berpikir baik deduktif maupun induktif dari suatu gagasan atau pembahasana.

Pengertian simpulan

Simpulan adalah hasil pembicaraan. Simpulan mengambil intisari bacaan (ide pokok) dan mencari jawaban ide pokok kemudian menyusunnya menjadi pernyataan menggunakan Bahasa sendiri. Simpulan memberikan informasi kepada para pembaca guna mengetahui secara cepat tentang hasil akhir suatu pembahasan atau pembicaraan.

Sedangkan simpulan teks adalah sesuatu yang disimpulkan dari beberapa premis atau ide pemikiran dengan aturan-aturan yang berlaku. Sederhananya, simpulan merupakan hasil gagasan dari suatu pembahasan.

Dalam penggunaannya, simpulan berbeda dengan ringkasan. Sebab meringkas adalah menuliskan kembali teks dengan lebih singkat dan sederhana dengan menuliskan garis besar ide-ide yang disuguhkan dalam teks secara sistematis. Sedangkan simpulan adalah pendapat akhir yang logis dari sebuah teks.

Ciri-Ciri Simpulan

Setelah mengetahui pengertian simpulan secara umum seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, berikut ini adalah beberapa ciri-ciri simpulan, yaitu :

  • Sederhana, Singkat, dan Jelas

Di dalamnya merangkum beberapa gagasan atau pernyataan yang telah lebih dulu dipaparkan pada bagian isi.

  • Pesan Dapat Tersampaikan

Simpulan harus memuat informasi atau pesan tertentu yang ditujukan pada pembaca dari sebuah pembahasan.

  • Berisi Intisari Dari Tulisan

Walaupun membuat simpulan, jangan sampai ada bagian yang tidak tercantum kerena kesimpulan harus memuat seluruh isi teks atau bacaan.

  • Dimulai dari Hal Khusus Menjadi Hal Umum

Ini merupakan ciri khas suatu konsep dalam beberapa kalimat penjelas. Setelah itu diakhir kalimat susun kalimat yang mencakup seluruh ciri khas tersebut dalam satu kalimat umum.

  • Menggunakan Kosa Kata Baku

Simpulan harus berisikan kosa kata baku. Hindari menggunaan frasa diluar pedoman EYD. Jangan menggunakan istilah yang tidak diketahui orang secara umum karena akan memunculkan pertanyaan kontekstual yang tidak terdapat pada kesimpulan tersebut.

Untuk menentukan inti, gabungkanlah kalimat utama dengan kalimat akhir paragraf untuk membentuk suatu kesimpulan.

  • Dapat Berupa Hubungan Sebab Akibat atau Akibat Sebab

Ketika mengetahui hubungan sebab akibat yang terjadi didalamnya, seseorang tidak akan kesulitan menemukan inti permasalahan yang dibahas.

  • Dibuat Berdasarkan Kata Kunci pada Kalimat Penjelas dan Ide Pokok

Penulis dapat menggunakan teknik paraphrase atau menggunakan kalimat sendiri asalkan maknanya tidak berubah.

Contoh Simpulan

Ular, biawak, cicak, dan sebagainya termasuk jenis binatang melata. Seperti jenis binatang lainnya, binatang-binatang tersebut memerlukan air. Begitu juga tumbuh-tumbuhan misalnya mawar, kelapa, dan sawo. Manusia juga memerlukan air. Manusia, tumbuh-tumbuhan, dan binatang sangat memerlukan air.

Simpulan paragraf diatas adalah “Dengan demikian, semua makhluk hidup sangat memerlukan air”.

Pemerintah telah menetapkan urusna kebudayaan menjadi urusan wajib. Artinya, negara harus hadir dalam upaya-upaya pembangunan di bidang kebudayaan. Melalui fasilitas ini diharapkan komunitas budaya dan desa adat selalu terjaga keberadaanya.

Keberadaan masyarakat adat dan komunitas budaya menjadi media strategi bagi upaya interaksi masyarakat pendukungnya, sosialisasi, dan Pendidikan nilai-nilai budaya kepada masyarakat luas.

Simpulan paragraf diatas adalah “Oleh karena itu, masyarakat dan pemerintah diharapkan menjaga komunitas budaya dan desa adat secara Bersama-sama”.

fbWhatsappTwitterLinkedIn