Sosiologi

Aliansi: Pengertian – Jenis dan Contohnya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Untuk dapat mencapai tujuannya seorang individu atau kelompok tentunya saling bekerja satu sama lain. Hal itu dilakukan untuk lebih mempermudah penyelesaian kepentingan yang ada. Namun, nyatanya kerja sama yang dijalin tidak selalu berkonotasi positif, seringkali sebagian orang masih menyalahgunakan manfaat dari kerja sama ini. Tentunya untuk hal hal yang berkonotasi negatif, salah satunya untuk menjalankan kejahatan.

Kerja sama atau bersatunya seorang individu dengan individu lainnya, atau suatu kelompok dengan kelompok lainnya ini juga seringkali disebut dengan aliansi. Tentunya kalian pernahkan mendengar istilah aliansi ini?

Apa sih sebenarnya pengertian aliansi dan juga jenis jenis dari aliansi ini? Berikut merupakan pemaparan mendetail mengenai aliansi.

Pengertian Aliansi

Pengertian Secara Umum

Secara umum, aliansi merupakan suatu proses penggabungan atau penyatuan seorang individu dengan individu lainnya, ataupun suatu kelompok dengan kelompok lainnya atas dasar persamaan prinsip atau tujuan yang dimiliki.

Penggabungan dan penyatuan ini dilakukan untuk menjalin hubungan kerja sama satu sama lain. Yang nantinya lebih bersifat menguntungkan pihak pihak yang berkaitan.

Pengertian Menurut Para Ahli

Untuk menambah pengetahuan kita mengenai aliansi. Berikut ada pemaparan beberapa ahli mengenai pengertian dari aliansi secara lebih mendetail.

  • Menurut Nye, aliansi adalah pengaturan formal atau informal antara negara-negara berdaulat, biasanya untuk memastikan keamanan secara timbal balik.
  • Menurut Griffiths dan Terry, aliansi adalah suatu kesepakatan antara dua atau lebih negara untuk bekerjasama dalam masalah keamanan secara timbal balik. Artinya, aliansi merupakan kesepakatan, baik formal atau non-formal dalam konteks keamanan dan pertahanan agar dapat mempertahankan diri dari ancaman negara lain.
  • Menurut Jack C. Plano dan Roy Olton, aliansi adalah perjanjian untuk saling mendukung secara militer jika salah satu negara penandatangan perjanjian diserang oleh negara lain. Aliansi ditujukan untuk memajukan kepentingan bersama di antara negara anggota.
  • Menurut Rich, aliansi adalah hubungan kooperatif antara dua atau lebih organisasi independen, untuk mencapai tujuan keuntungan bisnis bersama selama aliansi secara ekonomis memungkinkan.
  • Menurut Elmuti dan Kathawala, aliansi adalah kerja sama antara dua atau lebih perusahaan atau unit bisnis yang berkerja sama untuk mencapai tujuan yang signifikan secara strategis yang saling menguntungkan.

Prinsip-prinsip Aliansi

Adapun beberapa prinsip atau ketentuan yang harus dipegang dan dijadikan pedoman dalam melakukan aliansi atau hubungan kerja sama. Berikut merupakan prinsip prinsip aliansi.

  • Didasarkan pada persamaan visi dan misi, sehingga hubungan kerja sama yang nantinya terjalin lebih mudah dalam pencapaian tujuannya.
  • Persamaan sudut pandang serta pola pemikiran dalam mencapai tujuannya,
  • Lebih diupayakan dapat menyusun berbagai plan atau perencaan kecil lainnya, yang berhubungan dengan pencapaian, harapan, serta misi untuk kedepannya.
  • Membagi semua pekerjaan sesuai dengan jobdisknya masing masing, sehingga tidak ada yang merasa terbebankan sendiri.
  • Mengutamakan musyawarah dalam penyelesaian masalah ataupun ketika hendak membuat suatu keputusan.
  • Salin terbuka dan saling percaya satu sama lain, sehingga semua pekerjaan sekecil apapun tidak akan menimbulkan kendala.

Proses Pembentukan Aliansi

Sebuah aliansi atau kerja sama organisasi, tentunya memiliki beberapa tahapan serta proses yang berkaitan dengan pembetukkan. Berikut merupakan proses proses pembentukan sebuah aliansi.

  • Menentukan tujuan utama dari pembentukan dan pendirian aliansi tersebut.
  • Menyepakati dan menentukan berbagai hal yang berkaitan dengan visi dan misi yang nantinya dijadikan sebagai patokan jalannya organisasi.
  • Menetapkan berbagai ketentuan serta aturan yang berkenaan dengan perencaan project, pengambilan keputusan, dan penyelesaian masalah.
  • Melakukan mobilisasi terhadap keseluruhan sumber daya yang diperlukan untuk menjalankan tujuan, visi, dan misi suatu aliansi.
  • Menentukan, dan membuat sistematikan mengenai perencanaan, target, dan juga pencapaian untuk kedepannya.
  • Mempererat jalinan komitmen antara satu dengan yang lainnya.
  • Membagi organisasi menjadi beberapa spesialisasi bagian, yang nantinya mempermudah proses penyelesaian tugas serta pekerjaan.
  • Melakukan pengidentifikasian terhadap pihak atau anggota yang berpotensi menjadi pendukung atau penentang dari berbagai visi, misi, perencanaan yang telah disepakati sebelumnya.

Jenis-jenis Aliansi

Adapun beberapa jenis aliansi yang telah diklasifikasikan berdasarkan jangkauan kelompoknya. Berikut merupakan jenis jenis aliansi.

Aliansi Taktis

Aliansi taktis merupakan suatu persekutuan dua kelompok atau dua individu lebih yang saling bersatu untuk menjadi satu kesatuan namun, dengan jangkuan sekutu yang jauh atau berada di lingkaran luar.

Dalam jenis ini, sekutu yang berada dalam jangkauan luar tidak dapat berpartisipasi secara langsung dalam penyelesaian pekerjaan atau permasalahan yang ada.

Sehingga untuk dapat mengatasi hal tersebut, dibagilah dua kelompok yang terdirikan anggota anggota dalam serta anggota luar. Yang mana nantiya dijadikan sebagai kelompok kerja pendukung serta kelompok kerja basis yang lebih berperan dalam penyediaan sarana dan kebutuhan lainnya yang menunjang kebutuhan lingkar ini.

Aliansi Strategis

Aliansi strategis merupakan salah satu bentuk dari persekutuan atau penyatuan dua kelompok dengan jangkauan sekutu yang sangat dekat atau masih berada dalam lingkaran intinya.

Terbentuknya aliansi strategis ini lebih ditekankan persamaan visi dan misi dalam hal mencapai tujuan mereka.

Sehingga mereka lebih paham mengenai arah gerak dan arah jalan dari organisasi ini. Aliansi strategis ini lebih berperan sebagai pendiri, penggagas, penggerak utama, serta yang mengendalikan berbagai mekanisme kerja dari organisasi.

Contoh Aliansi

Berikut merupakan contoh dari aliansi yang berkembang di masyarakat dunia.

  • Aliansi dalam bisnis, dapat terlihat dengan bergabungnya Bajaj dengan Kawasaki dalam hal pemasaran produk motor.
  • Aliansi yang terjalin antar negara, dapat diwujudkan dengan terbentuknya pakta warsawa yang menyatukan berbagai negara yang berada di kawasan Eropa Timur.