35 Contoh Majas Oksimoron Singkat Dalam Kalimat

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Majas atau gaya bahasa adalah pemakaian ragam tertentu dalam kekayaan bahasa untuk mendapatkan efek yang akan membuat sebuah karya sastra menjadi lebih menarik dan lebih hidup.

Majas kerap menjadi keseluruhan dari ciri bahasa sekelompok penulis sastra, juga cara khas mereka dalam menyampaikan pikiran dan perasaan secara lisan atau tulisan.

Majas secara umum berfungsi sebagai penarik perhatian orang lain ketika akan mengkomunikasikan ide atau gagasan kepada orang lain menggunakan kata yang tidak lazim atau menyimpang dari makna harfiahnya.

Terdapat banyak sekali jenis – jenis majas seperti majas personifikasi, majas asosiasi, dan majas hiperbola.

Apa Itu Majas Oksimoron ?

Empat kelompok utama majas adalah majas pertentangan, majas perbandingan, majas sindiran dan majas penegasan. Majas oksimoron adalah salah satu jenis majas pertentangan dalam bahasa Indonesia dan menjadi salah satu dari macam – macam gaya bahasa dalam cerpen.

Kata Oksimoron berasal dari bahasa Yunani ”Oxus” yang berarti tajam dan “Moros” yang berarti tumpul. Majas oksimoron menempatkan dua antonim dalam suatu hubungan secara sintaksis dan dapat disusun menjadi paradoks.

Itu berarti dalam satu frasa majas oksimoron terdapat sebuah paradoks, dan ciri penting dari majas oksimoron adalah bahwa hal – hal yang seolah bertentangan diungkapkan dalam satu frasa atau satu kalimat saja.

Contoh majas pertentangan oksimoron yaitu:

  1. Setelah terpisah selama bertahun – tahun, pertemuan ibu dan anak itu penuh isak tangis bahagia.
  2. Jika memikirkan dirinya, cinta dan benci kurasakan sekaligus.
  3. Suami istri telah berjanji saat mengucap ikrar pernikahan bahwa senang dan susah akan dijalani bersama.
  4. Ia bersedia dijodohkan oleh orang tua meskipun harus tersenyum di atas kepedihannya sendiri.
  5. Berdoalah agar kamu selalu diberi kemudahan di tengah semua kesulitan yang sedang menerpa.
  6. Saat senang ataupun sedih, jangan lupa untuk selalu bersyukur kepada Allah.
  7. Para koruptor itu patut dihukum berat karena telah tertawa di atas penderitaan orang lain.
  8. Hidup mati para pejuang kemerdekaan telah mereka serahkan demi kebebasan bangsa Indonesia dari penjajahan.
  9. Orang tuaku telah menjalani susah dan senang sepanjang hidup pernikahan mereka dengan tegar bersama – sama.
  10. Kau adalah sahabatku sejak lama, susah senang kita akan jalani bersama.
  11. Jangan kecewa akan kekalahanmu karena kegagalan adalah sukses yang tertunda.
  12. Perang saudara masih terjadi antara kedua negara tersebut.
  13. Pahit manisnya kehidupan telah dirasakan oleh pria berusia 90 tahun tersebut.
  14. Karir artis itu di dunia hiburan belakangan ini mulai timbul tenggelam.
  15. Jangan menyerah karena setelah kesulitan pasti ada kemudahan.
  16. Orang tuaku percaya bahwa anak – anaknya sudah dewasa dan mengetahui tentang baik dan buruk dari setiap keputusan.
  17. Setelah mengalami kegagalan, pilihan seseorang adalah kembali bangkit atau menyerah.
  18. Rindu dan dendam tidak pernah hilang dari hatiku jika mengingatmu.
  19. Ranti adalah istri yang setia mendampingi dalam gagal dan sukses suaminya.
  20. Aku akan selalu berjalan bersamamu ketika terik dan hujan.
  21. Kedua kekasih itu sering terlihat bertengkar lalu segera berbaikan lagi, seperti hubungan benci tapi cinta.
  22. Si culas itu selalu tertawa di atas penderitaan orang lain.
  23. Besar atau kecil hasil yang kau dapatkan tidak masalah, yang terpenting adalah kehalalannya.
  24. Kawanku itu sangat tegar, ia selalu mampu menertawakan kepedihannya sendiri di tengah cobaan yang dialaminya.
  25. Bagaimana susah senang kehidupan manusia, semua ditentukan oleh usahanya sendiri.
  26. Naik turunnya karir seorang artis akan ditentukan oleh perilakunya juga.
  27. Sedikit banyak aku berhutang kepadanya karena telah banyak memberi bantuan di saat susah.
  28. Tinggi rendahnya jabatan seseorang tidak menentukan kedudukannya diantara sesama manusia.
  29. Hidup ini seperti roda yang berputar, terkadang posisi seseorang bisa di atas atau di bawah.
  30. Pada zaman kerajaan di masa lampau kerap terjadi perang saudara karena perebutan tahta.
  31. Banyak pejuang yang mempertaruhkan hidup matinya untuk membela tanah air Indonesia pada zaman kemerdekaan.
  32. Jangan menyerah karena setelah kesulitan pasti ada kemudahan.
  33. Pahit manis kehidupan sudah dirasakan olehnya sejak berusia sangat kecil karena telah ditinggalkan orang tuanya.
  34. Tetaplah bersyukur kepada Tuhan saat senang maupun sedih.
  35. Hendak bangkit atau menyerah menghadapi cobaan ini semua terserah kepadamu.

Demikianlah pembahasan singkat mengenai contoh majas oksimoron. Contoh majas oksimoron dikatakan merupakan perluasan dari majas paradoks.

Karakteristik yang membedakan majas oksimoron dengan majas paradoks adalah bahwa pada majas oksimoron, pertentangan diucapkan dalam satu frasa atau kalimat yang sama.

fbWhatsappTwitterLinkedIn