Biologi

Fungsi Ginjal

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Diantara organ tubuh yang memiliki fungsi vital bagi kelangsungan hidup manusia adalah ginjal. Ginjal merupakan organ yang berada di bawah tulang rusuk belakang dan dekat dengan tengah punggung pada kedua sisi tulang belakang. Organ ini terdiri atas dua bagian di kanan dan kiri dengan ukuran berkisar antara 10 cm hingga 12 cm.

Organ yang setiap harinya bertanggung jawab untuk menyaring sekitar 200 liter darah ini memiliki sejumlah fungsi penting. Berikut adalah penjelasan mengenai fungsi ginjal bagi tubuh manusia:

  1. Alat Ekskresi
    Salah satu fungsi utama dari ginjal adalah sebagai alat ekskresi manusia untuk membuang zat sisa metabolisme yang sudah tidak diperlukan oeh tubuh. Ginjal menjadi alat pembuangan limbah dalam bentuk urin yang terdiri dari berbagai senyawa, seperti air, urea, amonia, dan senyawa lainnya.

  2. Menyaring dan Membuang Racun
    Fungsi berikutnya dari ginjal adalah untuk menyaring dan membuang racun-racun yang masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan dan minuman yang mereka konsumsi dan selainnya. Misalnya saja kadar garam berlebih dan urea yang mengandung nitrogen sebagai hasil metabolisme protein, yang dibawa oleh darah menuju ginjal untuk disaring dan kemudian dibuang melalui urin. Tanpa adanya ginjal, maka zat-zat tersebut akan menumpuk di dalam darah sehingga lambat laun akan menimbulkan gangguan kesehatan pada tubuh manusia.

  3. Mengendalikan Keseimbangan Kadar Air
    Selanjutnya, fungsi ginjal yang lainnya adalah untuk mengendalikan keseimbangan kadar air dalam tubuh manusia. Ginjal memiliki kemampuan untuk bereaksi terhadap perubahan kadar air dalam tubuh. Dengan adanya organ ginjal, maka setiap jaringan tubuh dipastikan bisa memenuh kebutuhannya akan air sehinngga bisa bekerja dengan baik.
    Misalnya ketika tubuh mengalami dehidrasi, maka ginjal akan menahan air dalam tubuh dengan tidak membuangnya. Sebaliknya, ketika tubuh kelebihan air maka ginjal akan memproduksi urin dengan lebih cepat sehingga kelebihan air tadi bisa segera dikeluarkan dari tubuh.
    Fungsi ginjal untuk mengatur tingkat kadar air ini disebut dengan fungsi osmoregulasi.

  4. Mengatur Sel Darah Merah
    Ginjal ternyata juga memiliki peran dalam mengatur sel darah merah dalam darah manusia. Pengaturan tersebut terkait dengan keberadaan oksigen sebagai unsur penting dalam sistem peredaran darah.
    Pada saat tubuh tidak mendapat asupan oksigen yang mencukupi, maka ginjal akan memproduksi hormon eritropoietin. Hormon eritropoietin merupakan hormon yang berfungsi untuk merangsang produksi sel darah merah. Jadi, ketika tubuh kekurangan oksigen maka ginjal akan memproduksi hormon eritropoietin sehingga produksi sel darah merah yang berfungsi mengangkut oksigen akan meningkat.

  5. Mengatur Tekanan Darah
    Ginjal merupakan organ tubuh yang juga berfungsi menghasilkan hormon renin dan angiotensin. Dua hormon tersebut terlibat dalam pengaturan tingkat konstraksi dan kerenggangan pada pembuluh darah manusia. Dan sebagaimana diketahui bahwa kemampuan konstraksi dan kerenggangan pembuluh darah tentu saja terkait erat dengan tingkat tekanan darah manusia.

  6. Mendaur Ulang Sejumlah Zat dalam Tubuh
    Fungsi ginjal selanjutnya adalah terkait dengan proses daur ulang zat dalam tubuh. Ginjal memiliki kemampuan untuk mendaur ulang sejumlah zat penting, seperti glukosa, asam amino, dan juga garam. Zat hasil daur ulang tersebut apabila sudah tidak dibutuhkan oleh tubuh maka akan dibuang melalui urin. Sedangkan apabila zat tersebut masih dibutuhkan, maka zat itu akan dikembalikan ke dalam darah untuk diedarkan kembali ke sel-sel tubuh.

  7. Menjaga Kesehatan Tulang
    Berikutnya, ginjal juga berfungsi dalam menjaga kesehatan tulang manusia. Hal ini dikarenakan ginjal mampu memproduksi hormon calcitrion yang diperlukan tubuh untuk menjaga jumlah fosfat dan kalsium yang penting bagi pertumbuhan dan kesehatan tulang.

  8. Mengatur Kadar Asam Basa Tubuh
    Kondisi asam basa tubuh manusia akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan tubuhnya secara umum. Tubuh yang terlalu asam atau terlalu basa lebih rentan terhadap serangan penyakit.
    Terkait dengan kondisi asam basa tubuh, ginjal adalah salah satu organ yang memiliki pengaruh penting dalam hal ini. Sebab, ginjal mampu mengatur kondisi asam basa tubuh dengan membuang kelebihan zat asam atau basa tadi bersama dengan urin.

  9. Membersihkan Darah
    Adakalanya tubuh manusia tercemar oleh zat berbahaya yang masuk melalui makanan atau minuman yang dkonsumsi sehari-hari. Zat-zat berbahaya itu kemudian masuk ke dalam darah sehingga membuat darah tercemar dan bisa membahayakan tubuh jika terus menumpuk dan tidak dibersihkan.
    Pada saat darah melewati ginjal, maka darah akan disaring dan dibersihkan pada bagian nefron ginjal. Dengan demikian darah akan menjadi bersih sebelum diedarkan kembali ke seluruh tubuh.

  10. Mengatur Kadar Kalium
    Fungsi ginjal yang terakhir pada pembahasan kali ini adalah untuk mengatur jumlah atau kadar kalium dalam darah manusia. Pada proses penyaringan darah, ginjal mampu mengatur jumlah kalium ideal dalam darah sesuai dengan yang diperlukan oleh tubuh. Apabila ada sisa kelebihan kalium, maka akan dibuang beserta dengan urin.
    perlu diketahui bahwasanya kadar kalium dalam darah yang terlalu tinggi akan menyebabkan hiperkalemia. Kondisi ini bisa membua kerja otot jantung semakin lambat dan bahkan bisa berujung pada kematian. Sebaliknya, jumlah kalium yang terlalu rendah akan membuat otot tubuh lemah sehingga akan menimbulkan kelelahan otot.