Gempa Bumi: Penyebab – Dampak dan Cara Menghindari

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Indonesia merupakan salah satu negara yang sering mengalami bencana alam.

Hal tersebut dikarenakan, Indonesia mempunyai banyak gunung berapi dan berada pada siklum pasifik sehingga berpotensi terjadi gempa bumi setiap saat. Berikut ini akan dijelaskan mengenai gempa bumi.

Pengertian Gempa Bumi

Gempa bumi merupakan sebuah guncangan atau pergeseran yang terjadi pada permukaan bumi yang disebabkan pelepasan energi secara tiba-tiba yang membuat gelombang seismik.

Sampai saat ini gempa bumi belum dapat diprediksi, namun kekuatan nya dapat diukur dengan menggunakan seismometer dan skala yang umum digunakan untuk mengukur kekutaan gempa bumi yaitu skala richter.

Umumnya, gempa bumi yang mempunyai kekuatan dibawah 3 atau sekitar 3 skala ritcher memiliki guncangan yang tidak dapat dirasakan.

Namun apabila besar kekuatannya sudah mencapai 7 skala ritcher maka dapat dipastikan guncangannya dapat berpotensi menimbulkan kerusakan yang serius.

Dimana tingkat kerusakan yang dapat terjadi tidak hanya diukur oleh kekuatannya namun dapat juga seberapa luas daerah yang terjadi gempa bumi.

Selain itu, kedalaman gempa bumi juga berpengaruh terhadap potensi destruktifnya, semakin dekat dengan permukaan tanah maka memiliki potensi destruktif yang lebih besar.

Penyebab Terjadinya Gempa Bumi

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya gempa bumi. Sebab yang paling utama yaitu adanya pelepasan energi yang disebabkan oleh pergeseran lempeng bumi.

Dimana ketika energi itu mencapai keadaan maximun dan jika pinggiran lempeng tidak dapat menahan energi tersebut maka terjadi gempa bumi.

Selain itu yang menyebabkan terjadi gempa bumi, karena adanya pergerakan lempeng bumi yang mendekat atau menjauh.

Pergerakan lempeng yang saling mendekat akan membentuk gunung baru dan yang menjauh akan membentuk lempeng baru yang bergerak terus ke bawah sehingga dapat menghasilkan suatu energi dengan kekuatan yang besar.

Faktor lainnya yaitu adanya pergeseran magma di dalam gunung berapi yang diakibatkan adanya tekanan gas yang besar pada bagian kawah dan merupakan gejala awal akan terjadi bencana gunung meletus.

Penyebab terakhir terjadinya gempa bumi dapat juga disebabkan oleh tangan manusia, seperti tengah meluncurkan atau melakukan percobaan tes rahasia senjata nuklir.

Karakteristik Gempa Bumi

Berikut ini ada beberapa karakteristik dari gempa bumi, yaitu:

  • Biasanya berlangsung dalam waktu yang singkat.
  • Tidak mengenal tempat kejadian namun biasanya terjadi di wilayah patahan atau jalur sesar tanah.
  • Dapat berpotensi terulang lagi dengan rentang waktu antara satu gempa dengan berikutnya memiliki skala yang sama.
  • Tidak dapat diprediksi kapan atau dimana akan terjadi gempa bumi.
  • Akibat dari gempa bumi akan menimbulkan bencana alam.
  • Tidak dapat dicegah namun bencana yang timbul dapat dikurangi.

Dampak Gempa Bumi

Terjadinya gempa bumi dapat memberikan dampak positif maupun negatif, yaitu:

Dampak Positif Gempa Bumi

Tidak hanya berdampak negatif, gempa bumi juga dapat memberikan dampak positif, yaitu:

  • Meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
  • Sebagai bahan pembelajaran bagi para seismolog dan para pakar gempa bumi.
  • Sebuah keseimbangan alam akan terjaga karena beberapa gunung serta dataran baru muncul.
  • Kewaspadaan terhadap bencana alam akan semakin meningkat.

Dampak Negatif Gempa Bumi

Berikut ini ada beberapa dampak negatif dari gempa bumi, yaitu:

  • Menimbulkan berbagai macam kerusakan terhadap bangunan.
  • Jaringan komunikasi dapat terganggu hinga terputus.
  • Permukaan tanah dapat terbelah ataupun retak.
  • Dapat menyebabkan banyak korban berjatuhan dari luka ringan hingga meninggal dunia.
  • Menimbulkan bencana tambahan seperti terjadi kebakaran atau banjir.
  • Menimbulkan berbagai macam penyakit.
  • Dapat menyebabkan kemiskinan, kelaparan hingga melumpuhkan politik.
  • Dapat menyebabkan terjadinya tsunami.

Cara Menghadapi Gempa Bumi

Berikut ini ada beberapa cara atau sikap yang dapat dilakukan ketika menghadapi gempa bumi, yaitu:

Di Dalam Ruangan

Ketika berada di dalam ruangan, cara atau sikap yang dapat dilakukan yaitu jangan panik atau berlarian keluar, namun mencari tempat perlindungan di bawah meja atau tempat tidur.

Apabila sedang tidak berada di dekat meja atau tempat tidur, lindungi kepala dengan bantal atau benda lainnya.

Selain itu hindari berapa di dekat rak buku, lemari atau kaca jendela dan berhati-hati terhadap atap yang mungkin runtuh.

Di Luar Ruangan

Ketika berada di luar ruangan, cara atau sikap yang dapat dilakukan yaitu segera cari tempat yang terbuka dan hindari bangunan tinggi, terbing terjal, tiang listrik, papan reklame ataupun pohon yang tinggi.

Mengendarai Kendaraan

Ketika sedang mengendarai kendaraan, cara atau sikap yang dapat dilakukan yaitu segera hentikan kendaraan di tempat yang terbuka dan jangan berhenti di atas atau bawah jembatan.

Di Pusat Keramaian

Ketika sedang berada di pusat keramaian, cara atau sikap yang dapat dilakukan yaitu jangan menyebabkan kepanikan atau korban dari kepanikan serta ikuti semua petunjuk dari petugas yang berada di pusat keramaian tersebut.

Di Dalam Lift

Ketika sedang berada di dalam lift, cara atau sikap yang dapat dilakukan yaitu segeralah keluar dari lift dengan menekan semua tombol dan mencari tempat yang aman.

Namun apabila terjebak di dalam lift, maka hubungi manajer gedung dengan menggunakan interphone yang tersedia.

Di Dalam Kereta Api

Ketika sedang berapa di dalam kereta api, cara atau sikap yang dapat dilakukan yaitu segera berpegang erat pada tiang sehingga tidak akan terjatuh apabila kereta api diberhentikan secara mendadak. Selain itu, jangan bersikap panik dan ikuti segala penjelasan dari petugas kereta.

Di Gunung atau Pantai

Ketika sedang berada di gunung atau pantai, cara atau sikap yang dapat dilakukan yaitu segera mencari ke tempat aman karena kemungkinan terjadinya longsor apabila berada di gunung.

Jika berada di pantai, segera mengungsi ke dataran yang tinggi karena kemungkinan dapat terjadi tsunami.

fbWhatsappTwitterLinkedIn