Hiperbola : Pengertian – Ciri – Contoh

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Majas adalah suatu bentuk retorik atau penggunaan kata – kata dalam percakapan atau secara tertulis untuk mempengaruhi para pendengar atau pembacanya.

Penggunaan majas tertentu dapat mengubah dan menimbulkan nilai atau konotasi tertentu dari suatu kalimat lisan dan tulisan. Jenis – jenis majas antara lain ada majas antitesis, majas  antonomasia dan majas ironi atau biasa disebut dengan majas sindiran.

Pengertian

Majas hiperbola atau hyperbole adalah gaya bahasa yang menyatakan sesuatu hal dengan berlebihan atau melebih – lebihkan sehingga situasinya terlihat lebih besar dari keadaan yang sebenarnya.

Hiperbola adalah suatu gaya bahasa yang tujuannya untuk menjelaskan suatu hal namun dengan cara berlebihan atau melebihkan dari kenyataan aslinya agar tercapai kesan dan daya pengaruh terhadap sesuatu yang dibicarakan.

Gaya bahasa ini banyak ditemukan dalam berbagai karya sastra yang ingin menyampaikan pesan yang lebih berpengaruh kepada pembacanya.

Selain itu, hiperbola juga sering digunakan dalam percakapan atau komunikasi yang dilakukan sehari – hari agar mendapatkan kesan yang dramatis dan menarik perhatian orang lain.

Hiperbola terkadang dicampurkan dengan perumpamaan dan metafora karena sama – sama membandingkan kenyataan dengan kiasan tertentu.

Tetapi hiperbola mengandung efek yang diciptakan oleh pernyataan berlebihan yang terkandung di dalamnya tersebut.

Pengertian hiperbola menurut para ahli bisa diuraikan sebagai berikut ini:

1. Thoughtco.com

Hiperbola adalah kiasan berlebihan yang digunakan untuk penekanan atau menghasilkan suatu efek.

Dalam bentuk kata sifat, istilahnya adalah hiperbolik yang juga disebut pernyataan berlebihan.

2. Litcharts.com

Hiperbola adalah kiasan dimana penulis atau pembicara membesar – besarkan suatu pernyataan demi penekanan.

Pernyataan hiperbolik biasanya dibesar – besarkan untuk menekankan suatu hal daripada dianggap secara harfiah.

3. Literarydevices.net

Hiperbola berasal dari kata dalam bahasa Yunani yang berarti Over Casting atau diucapkan secara berlebihan, adalah sebuah ungkapan dalam perkataan yang melibatkan ide yang berlebihan untuk memberikan tekanan tertentu.

4. Writingexplained.com

Hiperbola adalah kata – kata berlebihan yang digunakan dalam bahasa tulisan untuk mendapatkan sebuah efek. Hiperbola adalah sejenis bahasa kiasan, karena itu tidak dimaksudkan untuk diartikan secara literal.

Hiperbola adalah pernyataan berlebihan yang membesar – besarkan kondisi tekanan tertentu.

5. Yourdictionary.com

Hiperbola berasal dari kata Yunani yang berarti berlebihan, adalah suatu ungkapan yang menggunakan kata – kata berlebihan untuk menunjukkan suatu maksud atau tekanan tertentu.

Hiperbola berlawanan dengan pernyataan yang merendahkan atau understatement.

Hiperbola bukanlah perbandungan seperti simile dan metafora tetapi lebih luar biasa dan bahkan terkadang pernyataannya tidak masuk akal dan tidak dimaksudkan untuk diartikan secara literal.

Dalam literatur, hiperbola terkadang digunakan untuk menunjukkan perbedaan yang kontras atau menarik perhatian pembacanya.

6. Literaryterms.net

Hiperbola adalah suatu ungkapan yang disengaja oleh pengarang atau pembicara dan sudah jelas ditujukan untuk melebih – lebihkan hingga kepada hal yang ekstrim. Digunakan untuk menekankan sesuatu atau untuk membuat suatu deskripsi menjadi lebih kreatif dan humoris.

7. Grammar-monster.com

Hiperbola adalah suatu hal yang sengaja dibesar – besarkan untuk menghasilkan tekanan atau humor tertentu.

8. Masterclass.com

Hiperbola adalah teknik yang sederhana dan langsung yang bisa digunakan untuk mendapatkan efek yang besar oleh para penulis dan pembicara.

Mempelajari bagaimana menggunakan hiperbola dapat membantu meningkatkan kualitas tulisan dan membuat para pembaca lebih terhubung.

Hiperbola merupakan teknik retorikal dan sastra dimana seorang pengarang atau pembicara secara sengaja menggunakan kata – kata berlebihan dan pernyataan berlebihan untuk satu tujuan dan efek tertentu.

Ciri – ciri

Ada beberapa ciri khusus pada gaya bahasa hiperbola yang turut mempengaruhi pengertian hiperbola menurut para ahli yaitu:

  • Menerangkan atau menjelaskan suatu hal dengan berlebihan sehingga terkesan lebih besar daripada kenyataan aslinya.
  • Menggunakan kata – kata atau kalimat yang dramatis dalam penyampaian pesan.
  • Apa yang akan disampaikan cenderung tidak masuk di akal dan sulit dimengerti.
  • Memiliki pengaruh yang kuat terhadap pendengar atau pembaca.

Contoh Kalimat

  • Satu ton beban pikiran terangkat dari kepalanya ketika masalah yang dialaminya selesai.
  • Sudah berabad – abad kita tidak bertemu, kemana saja kau?
  • Matahari sangat panas hari ini, kulitku rasanya terbakar.
  • Persahabatan kita lebih dalam daripada laut dan lebih manis daripada madu.
  • Ayahku adalah pengusaha yang sangat sibuk sehingga dapat menerima sejuta panggilan telepon dalam satu waktu.
  • Kakekku lebih tua dari Himalaya.
  • Si bodoh itu sepertinya memiliki otak sebesar kacang polong.
  • Tasku ini sangat penuh buku hingga beratnya serasa satu ton.
  • Aku sangat lapar, rasanya sanggup memakan seekor kuda.
  • Kau lucu sekali, aku sampai mati ketawa.
  • Sudah jutaan kali ibu menyuruh untuk membersihkan kamarmu.

Beberapa contoh majas hiperbola dan penjelasan diatas cukup memberikan gambaran mengenai kegunaan hiperbola.

Dalam percakapan sehari – hari, kita menggunakan hiperbola untuk menciptakan efek yang lucu atau untuk memperbesar arti ucapan. Namun, dalam dunia literatur hiperbola memiliki implikasi yang sangat serius.

Dengan menggunakan hiperbola, seorang pengarang membuat perasaan manusia yang biasa menjadi lebih intens dan luar biasa hingga kepada titik dimana tidak lagi terasa asli.

Dalam literatur, penggunaan hiperbola akan mengembangkan suatu kontras yang mencolok antara dua hal yang berguna untuk menarik perhatian pembaca.

fbWhatsappTwitterLinkedIn