Kata Ganti Orang dalam Bahasa Korea yang Perlu dipahami

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Kali ini akan dibahas mengenai kata ganti orang dalam bahasa Korea, atau 인칭대명사 (/incingdaemyeongsa/). Kata ganti orang adalah jenis kata yang digunakan untuk menggantikan orang yang tidak disebutkan secara langsung.

Kata ganti orang dalam bahasa Korea bisa dikatakan memiliki bentuk yang lebih sederhana apabila dibandingkan dengan bahasa Inggris. Mari perhatikan tabel di bawah ini.

Kata Ganti SubjekKata Ganti ObjekKata Sifat KepunyaanKata Ganti KepunyaanKata Ganti Refleksif
Pihak pertama tunggal
저 – honorifik
(Saya)
(I)
+ 을/를
(me)
나의 / 내
저의
(my)
내 것
저의 것
(mine)
내 자신
저 자신
(myself)
Pihak kedua tunggal너 / 자네 / 그대
당신 – honorifik
(Kamu/Anda)
(You)
+ 을/를
(you)
너의
당신의
(your)
네 것
당신의 것
(yours)
+ 자신
(yourself)
Pihak ketiga tunggal, laki-laki그 / 쟤 / 걔
그분 – honorifik
(Dia/Beliau)
(He)
+ 을/를
(him)
+ 의
(his)
+ 의 것
(his)
+ 자신
(himself)
Pihak ketiga tunggal, perempuan그녀 / 그여자 / 쟤 / 걔
그분 – honorifik
(Dia/Beliau)
(She)
+ 을/를
(her)
+ 의
(her)
+ 의 것
(hers)
+ 자신
(herself)
Pihak pertama jamak우리
저희 – honorifik
(Kami/Kita)
(We)
+ 을/를
(us)
+ 의
(our)
+ 의 것
(ours)
+ 자신
(ourselves)
Pihak kedua jamak너희 / 여러분
당신들 – honorifik
(Kalian)
(You)
+ 을/를
(you)
+ 의
(your)
+ 의 것
(yours)
+ 자신
(yourselves)
Pihak ketiga jamak그들
그분들 – honorifik
(Mereka)
(They)
+ 을/를
(them)
+ 의
(their)
+ 의 것
(theirs)
+ 자신
(themselves)

Tabel di atas merupakan macam-macam kata ganti orang dalam bahasa Korea. Tabel dibuat disertai dengan kata ganti orang dalam bahasa Inggris agar mudah mencerminkan makna dari kata yang ada. Di sisi lain, bahasa Inggris memiliki macam kata ganti yang lebih beragam.

Kata Ganti Orang sebagai Subjek

Kata ganti orang dalam posisi subjek ini adalah kata ganti kunci. Sehingga pada dasarnya, kata ganti orang dalam bahasa Korea mengacu pada bagian ini.

Pada tabel tersedia pula kata ganti honorifik, yakni kata ganti yang ditujukan untuk orang-orang penting, berpangkat tinggi, atau setidaknya digunakan untuk kepentingan resmi/formal.

Misalnya seperti mengucapkan “saya”, dalam bahasa Korea adalah “나” (/na/). Namun ketika berbicara dengan orang yang dihormati atau berada pada situasi formal, “나” (/na/) bisa diganti dengan “저” (/jeo/).

Sebenarnya, bahasa Korea tidak begitu mempermasalahkan tentang jumlah, apakah orang/benda yang dimaksud hanya ada satu atau banyak. Namun jika ingin ditegaskan bahwa ada beberapa orang atau lebih dari satu objek maka bahasa Korea menggunakan -들 (/deul/).

-들 (/deul/) bisa digunakan untuk orang dan benda. Sehingga untuk kata ganti orang yang sifatnya jamak, hanya tinggal menambah “들” (/deul/).

Seperti pihak kedua jamak, yang berasal dari “당신” (/dangsin/) yang berarti “anda”, ditambahkan -들 (/deul/) menjadi “당신들” (/dangsindeul/) yang berarti “anda sekalian” (berarti jamak).

Dan juga kata ganti pihak ketiga, yang jika tunggal menggunakan “그” (/geu/) atau “그분” (/geubun/) sehingga berarti “dia”. Jika jamak menggunakan “그들” atau “그분들” yang berarti “mereka”.

Dalam kalimat, posisi subjek memiliki ciri tersendiri yakni dengan diikuti dengan partikel -이 (/i/), -가 (/ga/), atau partikel topik -은/-는 (/eun/ atau /neun/).

Catatan : “saya” sebagai subjek menjadi “내가” (/naega/) bukan “나가” (/naga/).

“kamu” sebagai subjek menjadi “네가” (dibaca /niga/ bukan /nega/), bukan “너가” (/neoga/).

Kata Ganti Orang sebagai Objek

Selanjutnya adalah kata ganti orang saat menjadi objek. Untuk menjelaskan posisi ini, kata ganti orang yang telah diketahui ditambahkan partikel objek saja yakni -을/-를 (/eul/ atau /reul/).

Misalnya seperti kata ganti pihak ketiga tunggal perempuan yakni “그녀” (/geunyeo/). Apabila ia menjadi objek pembahasan maka menjadi “그녀를” (/geunyeoreul/), karena “그녀” diakhiri dengan huruf vokal.

Apabila pihak ketiga jamak honorifik yang menjadi objek yakni “그분”, maka diikuti -을 karena diakhiri dengan huruf konsonan. Sehingga kata ganti menjadi “그분을” (/geubuneul/).

Kata Ganti Sifat Kepunyaan

Kata ganti ini menunjukkan sifat bahwa sesuatu hal adalah milik orang terkait. Dalam bahasa Korea, sifat kepunyaan ditunjukkan dengan menambah -의 (/wi/ atau /i/) setelah kata ganti.

Misalnya, “bukuku” dalam bahasa Korea adalah “나의 책” (dibaca /naye chaek/ bukan /nai chaek/). Atau bisa juga menjadi “내 책” (/nae chaek/).

“Rumah beliau” dalam bahasa Korea menjadi “그분의 집” (/geubuni jib/), dengan “집” adalah “rumah”.

Kata Ganti Kepunyaan

Kata ganti kepunyaan memiliki fungsi yang sama dengan kata ganti sifat kepunyaan. Namun bedanya, kata ganti ini tidak diikuti dengan benda yang dimaksud. Sehingga makna kata hanya terbatas “milikku”, “milikmu”, “milik mereka”, dan sebagainya.

Untuk menggambarkan fungsi ini, dalam bahasa Korea kata ganti dasar diikuti dengan -의 것 (/wi geot/). Misalnya, “miliknya (perempuan)” menjadi “그녀의 것” (/geunyeoi geot/).

Kata Ganti Refleksif

Kemudian kata ganti refleksif yakni kata ganti yang mengacu pada orang secara pribadi sehingga dalam bahasa Inggris diikuti dengan “self“.

Dalam bahasa Korea, kata ganti ini ditandai dengan penggunaan -자신 (/jasin/) setelah kata ganti orang.

fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

share pendapat, pengalaman, dan info anda mengenai topik ini, baca policy kami.