Lari Jarak Menengah: Manfaat, Teknik dan Peraturannya

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Lari jarak menengah merupakan salah satu cabang olahraga atletik nomor lari. Berikut ini pembahasan mengenai lari jarak menengah.

Pengertian Lari Jarak Menengah

Lari jarak menengah adalah cabang olahraga atletik nomor lari yang menempuh jarak 800 meter sampai 3000 meter. Lari jarak menengah ini berbeda dengan lari jarak pendek, salah satu perbedaannya yaitu mengenai posisi startnya dimana lari jarak menengah menggunakan awalan berdiri bukan jongkok.

Pada olimpiade tingkat internasional, lari jarak menengah memiliki nomor 800 meter, 1500 meter dan 3000 meter. Dalam lari jarak menengah, faktor utama yang harus dimiliki oleh pelari yaitu daya tahan tubuh, stamina, kecepatan dan pernapasan.

Sejarah Lari Jarak Menengah

Pada abad sekitar ke-5 SM, lomba lari jarak menengah dan jauh mulai bersaing di Yunani Kuno. Asal mula jarak menengah dan jauh yaitu ada seorang tentara dari Yunani yang berlari sekitar 40 kilometer dari Persia untuk menyampaikan pesan kemenangan Yunani dalam perang Persia.

Namun, prajurit tersebut meninggal beberapa jam setelah menyampaikan pesan tersebut kepada raja. Lalu Raja Yunani mengadakan perlombaan jarak menengah untuk menunjukkan rasa hormat atas pelayanan para prajurit.

Seiring berjalannya waktu, kompetisi lari menjadi hal yang lumrah dan semakin populer di berbagai negara. Hingga pada tahun 1912, Asosiasi Federasi Atletik Internasional kemudian di dirikan dan bermarkas di Monaco.

Manfaat Lari Jarak Menengah

Adapun manfaat lari jarak menengah yang baik bagi kesehatan, diantaranya:

1. Menjaga Kondisi Kesehatan Tubuh

Lari jarak menengah memiliki manfaat yang baik untuk tubuh. Salah satunya yaitu membantu dalam menjalani pola hidup yang sehat dengan menjaga kondisi kesehatan seseorang pelari.

2. Meningkatkan Stamina

Lari jarak menengah harus memiliki stamina tubuh yang kuat. Pengaturan stamina dibutuhkan untuk membantu supaya ketika lari dapat berlangsung secara konsisten.

Dengan banyak latihan mengatur stamina maka akan membantu seseorang mempunyai kondisi stamina yang baik. Sehingga kondisi stamina yang baik tersebut dapat membantu tubuh menjadi sehat.

3. Melatih Pengaturan Napas

Melakukan lari jarak menengah dengan konsisten membantu melatih pengaturan napas karena dalam berlari membutuhkan pengaturan napas yang baik.  

4. Membantu Mencegah Stres dan Depresi

Manfaat yang dapat diperoleh dari aktivitas lari jarak menengah yaitu dapat membantu mencegah stres dan depresi. Dengan melakukan lari jarak menengah akan membantu memberikan hal positif bagi otak dan membantu menyegarkan tubuh sehingga beban pikiran menjadi lebih ringan.

5. Memperlancar Aliran Darah

Manfaat lain dari berlari jarak menengah yaitu membantu memperlancar aliran darah. Apabila aliran darah lancar maka tubuh akan berproses secara normal dan lebih baik lagi.

Teknik Lari Jarak Menengah

Berikut ini teknik lari jarak menengah yang perlu kamu ketahui, di antaranya:

1. Teknik Start Lari Jarak Menengah

Cara melakukan teknik start ini, yaitu:

  • Apabila sudah aba-aba “mau”, maka maju dengan sikap yang tenang dan percaya diri, kemudian berdiri di belakang garis start.
  • Pada aba -aba “Siap”. Postur tubuh dengan kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang. Jangan menginjak garis start, lalu condongkan tubuh ke depan.
  • Kemudian pada aba-aba “Yes”. Kecepatan awal hukan kecepatan maksimum, namun setengah atau tiga perempat kecepatan maksimum.

2. Teknik Gerakan Lari Jarak Menengah

  • Jangan letakkan kepala dan tubuh terlalu miring, posturnya seperti postur pelari.
  • Sudut lengan antara 100-110 derajat.
  • Mendarat di tumit dan menekan jari kaki.
  • Ayunkan lutut ke depan alih-alih setinggi pinggul.
  • Jangan gerakkan betis terlalu tinggi dari belakang ke depan.

3. Teknik Lari Jarak Menengah Ketika Di Tikungan

Cara melakukan teknik ini yaitu:

  • Coba untuk sedekat mungkin pada jalur kiri.
  • Lalu putar bahu ke kiri dan miringkan kepala ke kiri.
  • Usahakan supaya sudut lengan kanan lebih besar dari sudut lengan kiri .

4. Teknik Memasuki Garis Finis

  • Berlarilah tanpa mengubah postur tubuh berlari.
  • Dada ke depan dan lengan lurus.
  • Gerakkan satu bahu ke depan.
  • Kemudian turunkan kepala dan ayunkan lengan ke belakang.

Peraturan Lari Jarak Menengah

Adapun peraturan dalam lari jarak menengah, yaitu:

  • Pelari dengan jarak menengah  nomor 800 meter dan 1500 meter dapat memilih lintasannya setelah melakukan start.
  • Pelari harus berada tetap dalam jarak lintasan yang sudah ditentukan dan tidak boleh berlari melintasi jalur lainnya, kecuali pelari dengan jarak 800 meter dan 1500 meter
  • Pelari tidak boleh menginjak garis putih yang digunakan sebagai pembatas antar jalur lintasan.
  • Sebelum aba-aba ‘bersedia’ maka atlet tidak diperbolehkan menyentuh garis start dengan tangan ataupun kaki.
  • Para pelari tidak boleh saling menghalangi ketika sedang berlari. Apabila seorang atlet dihalangi oleh atlet lainnya, wasit dapat memulai ulang perlombaan atau meminta atlet tersebut mengikuti babak berikutnya.
  • Pelari tidak boleh meninggalkan lintasan sebelum perlombaan berakhir. Apabila melakukannya, maka akan didiskualifikasi.
  • Pelari dengan lari jarak menengah nomor 3000 meter, diperbolehkan melewati rintangan dengan cara. Namun, atlet tidak boleh melangkah menyamping untuk melewati rintangan, karena atlet akan didiskualifikasi

Nomor Lari Jarak Menengah

Nomor lari jarak menengah yaitu 800 meter, 1500 meter dan 3000 meter. Namun yang dilombakan dalam olimpiade hanya nomor 809 meter dengan 1500 meter. Tidak hanya itu, lari dengan jarak 2,4 km merupakan nomor lari jarak menengah.

Kesalahan Lari Jarak Menengah

Simak pembahasan berikut ini mengenai beberapa kesalahan dalam lari jarak menengah:

  • Memasuki lintasan pelari lain.
  • Melakukan kesalahan start lebih dari 3 kali.
  • Mengganggu pelari lainnya.
  • Keluar dari lintasan.
  • Meninggalkan pertandingan sebelum perlombaan berakhir.
  • Berlari terlalu semangat di awal sehingga pada pertengahan atau memasuki akhir energi yang dimiliki menjadi sedikit dan menyebabkan berlari dengan lambat.

Kesimpulan

Dari pembahasan tersebut dapat disimpulkan bahwa lari jarak menengah adalah cabang olahraga atletik nomor lari dengan jarak 800 meter sampai 3000 meter dan start yang digunakan yaitu start berdiri.

Dalam lari jarak menengah, faktor utama yang harus dimiliki oleh pelari yaitu daya tahan tubuh, stamina, kecepatan dan pernapasan. Lari jarak menengah memiliki banyak kesehatan bagi tubuh, salah satunya yaitu mengatur pernapasan menjadi lebih baik.

Sebelum melakukan lari jarak menengah sebaiknya pelajari terlebih dahulu peraturan dan tekniknya supaya tidak melakukan kesalahan ketika sedang melakukan lari jarak menengah.

Sekian pembahasan artikel ini mengenai lari jarak menengah mulai dari pengertian hingga kesimpulan. Semoga artikel ini dapat membantu.

fbWhatsappTwitterLinkedIn