Geografi

5 Negara yang Memiliki Musim Gugur yang Perlu diketahui

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Musim gugur merupakan salah satu dari empat musim yang dialami oleh negara-negara beriklim subtropis. Musim ini berlangsung sejak akhir bulan September hingga akhir Desember  untuk negara-negara di belahan bumi utara dan mulai akhir Maret hingga Juni di belahan bumi selatan.

Autumn atau musim gugur sendiri merupakan peralihan antara musim panas dengan musim dingin. Biasanya di rentang waku ini matahari tidak bersinar terlalu lama dan cuaca cenderung gelap. Adakalanya hujan deras turun atau bahkan muncul kabut di pagi hari. Hal yang paling menonjol dari musim gugur adalah layu dan bergugurannya dedaunan. Bagi beberapa jenis binatang, musim gugur merupakan waktu untuk mulai bermigrasi ke wilayah yang hangat sebelum datangnya musim dingin.

Lantas, negara mana sajakah yang memiliki musim gugur ini?. Pada umumnya, setiap negara yang terletak pada wilayah iklim subtropis akan mengalami musim gugur. Berikut beberapa diantaranya.

1. Kanada

Sebagaimana diketahui negara Kanada memiliki bendera dengan gambar daun mapel di bagian tengahnya yang melambangkan warna daun mapel tatkala musim gugur tiba. Ketika memasuki musim gugur, maka daun-daun mapel secara perlahan akan berubah warna menjadi kuning, merah, dan keemasan hingga kemudian gugur dari tangkainya.

Di Kanada bagian tengah dan timur, suhu musim gugur biasanya lebih dingin pada bulan September. Ada beberapa pilihan kegiatan rekreatif yang bisa dilakukan pada saat musim gugur di Kanada. Diantaranya adalah

  • Menikmati pemandangan musim gugur yang indah di sepanjang Johnston’s Canyon dan Tunnel Mountain.
  • Mendaki di Gunung Brokeback
  • Bersepeda atau naik mobil kap terbuka di  Niagara Parkway
  • Berjalan-jalan di Taman Algonquin sambil menyaksikan daun-daun aneka warna yang berguguran, dan sebagainya.

2. Inggris

­Inggris merupakan salah satu negara Eropa dengan musim gugur yang menawan. Biasanya musim gugur di Inggris mulai datang sejak menjelang akhir September dan berlangsung hingga bulan November. Pada saat memasuki musim gugur udara di negeri ini sangat sejuk namun masih cukup hangat. Daun-daun mulai berubah warna mulai dari kekuningan, keemasan, kemerahan, hingga coklat.

Salah satu tempat paling menarik saat musim gugur di negara ini adalah Westonbirt Arboretum, sebuah kebun botani terbaik di negara Inggris. Disini terdapat 18.000 pohon yang ditanam di area seluas 2,4 kilometer persegi.

Saat musim gugur tiba, maka pohon-pohon di taman ini akan meranggas dan mulai berubah warna. Biasanya yang paling awal berubah warna adalah pohon spesies lokal seperti dogwood dan spindle, kemudian dilanjutkan dengan jenis pohon lainnya, seperti maple, rowan, dan ironwood.

3. China

China merupakan negara luas yang terletak di kawasan Asia Timur. Berada di area iklim subtropis membuat negara yang berjuluk tirai bambu ini juga mengalami musim gugur yang indah. 

Musim gugur di China berlangsung sejak bulan September hingga Oktober. Ketika musim gugur, daun-daun akan berubah warna dan berguguran hingga menyisakan ranting pohon. Udara musim gugur di China juga cenderung dingin.

Di China ada perayaan atau festival yang biasanya diadakan saat memasuki musim gugur, yaitu Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Festival ini biasanya digelar pada pertengahan musim gugur, yakni antara akhir bulan September hingga awal Oktober. Festival pertengahan musim gugur ini sebenarnya berawal dari upacara pemujaan yang dilakukan sejak sekitar 3000 tahun silam pada masa Dinasti Zhou.

Salah satu tempat paling menarik di China pada saat musim gugur adalah Lembah Jiuzhaigou. Lembah ini merupakan kawasan konservasi dan taman Nasional yang juga telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai salah satu Situs Warisan Dunia sejak 1992.

Di lembah ini bisa disaksikan air terjun, danau, karst, serta aneka pepohonan dengan warna daun yang berubah menjadi  jingga, merah, dan kuning keemasan pada saat musim gugur, sehingga menghasilkan perpaduan kontras yang menarik.

4. Italia

Di Benus Eropa bagian selatan, terdapat negara Italia yang masih termasuk ke dalam wilayah iklim subtropis sehingga mengalami juga musim gugur tiap tahunnya. Saat  memasuki musim gugur, suhu udara menjadi lebih hangat terutama di sepanjang pesisir pantainya. Bulan Oktober biasanya udara sangat sejuk dan banyak hari yang cerah. Memasuki bulan November, musim gugur di Italia banyak diwarnai hujan.

Diantara daya tarik musim gugur di Italia adalah digelarnya berbagai perayaan dan festival. Misalnya All Saint Day, Festival musik, festival makanan seperti truffle, chestnut, jamur, anggur, cokelat, dan bahkan torrone.

Diantara tempat yang menarik untuk dikunjungi saat musim gugur di Italia adalah ladang anggur di Umbria. Biasanya pada awal bulan November, anggur-anggur telah selesai dipanen dan daun-daun pohon anggur akan mulai berubah warna menjadi keemasan hingga merah.

5. Korea Selatan

Korea Selatan merupakan negara yang terletak di semenanjung Korea di bagian timur benua Asia. Negara yang terkenal dengan budaya Korean Waves ini merupakan salah satu negara di kawasan Asia yang mengalami musim gugur.

Di Korea Selatan, musim gugur mulai datang pada bulan September dan akan berakhir pada bulan November. Memasuki musim gugur, yaitu pada bulan September, sisa udara panas masih terasa di siang hari dan akan menjadi sejuk atau dingin saat sore dan malam hari. Pada bulan Oktober, biasanya akan turun hujan sehingga tingkat kelembaban udara juga menurun.

Keindahan musim semi di Korea Selatan sebagaimana halnya dengan musim semi di berbagai wilayah lainnya adalah jatuh bergugurannya dedaunan yang telah berubah warna. Dalam bahasa Korea, istilah musim gugur disebut dengan Cheon-go-mabi yang artinya langit tinggi dan kuda yang menjadi gemuk.