8 Negara yang Tidak Pernah Malam

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Pada umumnya, setiap negara akan mengalami siang dan malam. Namun, terdapat negara yang tidak mengalami malam. Artinya, negara ini hanya mengalami siang dengan matahari yang terus bersinar. Fenomena ini dinamakan dengan Midnight sun atau matahari tengah malam.

Hal ini dikarenakan kemiringan pada sumbu rotasinya sehingga mengakibatkan matahari tetap berada di atas horizon selama waktu tertentu. Sekalipun matahari tidak benar-benar tenggelam, intensitas cahaya matahari tetap saja tinggi. Oleh karena itu, wilayah tersebut hanya merasakan malam dengan waktu yang singkat. Namun, hal ini tidak semua dirasakan oleh negara.

Biasanya hanya beberapa negara yang berada di lingkaran arktik yang mengalami fenomena ini. Fenomena midnight sun umumnya terjadi saat musim panas tiba. Selain itu, periode midnight sun setiap negara juga berbeda. Ada yang mengalami selama berbulan-bulan namun ada pula yang hanya hitungan jam saja.

Berikut ini negara yang tidak pernah mengalami malam.

1. Norwegia

Norwegia merupakan salah satu negara yang merasakan midnight sun atau matahari tengah malam. Terdapat dua kota yang merasakan fenomena ini yakni Hammerfest dan Svalbard. Hammerfest adalah kota yang terletak di ujung utara dunia. Hal ini mengakibatkan, kota di Norwegia ini merasakan fenomena midnight sun atau kota tanpa malam.

Selain itu, Hammerfest merupakan negara yang paling tua di Norwegia Utara. Di kota ini matahari akan tenggelam pada pukul 12.43 kemudian selang 40 menit matahari akan muncul kembali. Hal ini membuat kota Hammerfest hanya merasakan malam selama beberapa menit saja. Selebihnya kota ini merasakan siang hari karena matahari yang bersinar.

Selain Hammerfest, terdapat Svalbard yang diberi julukan negeri beruang kutub. Berbeda dari Hammerfest, fenomena hari tanpa malam di Svalbard berlangsung lebih lama yakni selama 4 bulan. Selama 4 bulan di kota Svalbard, matahari tidak pernah tenggelam.

Fenomena ini berlangsung pada bulan April sampai dengan pertengahan Juli. Tidak hanya kedua kota itu, Tromso juga mengalami fenomena Midnight Sun. Bahkan banyan turis yang datang hanya untuk menyaksikan fenomena ini di Tromso.

Salah satu Universitas di Tromso bahkan menjadi pusat penelitian midnight sun terkemuka. Fenomena midnight sun biasa terjadi sekitar bulan Mei hingga juli setiap tahunnya. Selama bulan itu, masyarakat Tromso akan menikmati waktu tanpa adanya malam.

2. Islandia

Setelah Inggris, Islandia merupakan salah satu pulau terbesar yang ada di benua Eropa. Uniknya, di Islandia nyamuk tidak akan berkeliaran sepanjang hari. Ketika musim panas datang, malam hari di Islandia akan terasa seperti siang hari. Hal ini dikarenakan di Islandia terjadi fenomena midnight sun.

Fenomena midnight sun di Islandia biasa terjadi pada pertengahan tahun yakni bulan juni. Di bulan ini matahari tidak akan tenggelam. Terdapat beberapa tempat yang biasa dijadikan spot untuk menikmati midnight sun yakni Pulau Grimsey dan Akureyri.

Islandia mengalami fenomena midnight sun hampir dua puluh empat jam. Matahari akan tenggelam hanya dalam hitungan jam saja. Meskipun begitu, saat matahari tenggelam, langit di Islandia akan tetap terlihat cerah. Saat fenomena midnight sun, durasi matahari tenggelam hanya berlangsung selama tiga hingga 4 jam. Selebihnya matahari akan kembali bersinar.

Fenomena midnight sun di Islandia tidak terjadi secara sekaligus melainkan bertahap. Semakin memasuki pertengah tahun, maka lamanya fenomena midnight sun akan semakin lama. Fenomena ini dimulai pada bulan mei dengan durasi 20 jam. Pada bulan berikutnya, fenomena midnight sun akan berlangsung selama 21 jam. Di bulan berikutnya, durasi berlangsungnya fenomena midnight sun akan mengalami pengurangan.

3. Greenland

Negara selanjutnya yang tidak pernah merasakan malam hari adalah Greenland. Di Greenland terdapat kota yang merasakan fenomena midnight sun yakni Qaanaaq. Kota ini berada di paling ujung sisis utara dari Greenland.Qaanaaq tidak merasakan malam hari selama hampir dua bulan lamanya.

Selama fenomena ini, orang-orang harus tidur dengan menggunakan penutup mata atau tirai yang berwarna hitam agar dapat tidur dengan nyenyak. Meskipun hal ini membuat tidur terganggu, namun fenomena midnight sun begitu indah.

Greenland termasuk negara yang memiliki suhu dan cuaca dingin yang tergolong ekstrim. Negara ini memiliki jam siang yang sangat panjang yakni sekitar 21 jam. Durasi ini jauh lebih panjang dibandingkan dari negara-negara lain.

Bahkan negara ini menjadi negara pertama yang merasakan fenomena Midnight sun. Waktu malam di Greenland hanya berlangsung selama 4 jam saja. Dikarenakan memiliki cuaca yang ekstrim membuat negara ini tidak banyak dihuni oleh penduduk. Sebab, sekitar 80% wilayahnya merupakan wilayah yang tertutup oleh lapisan es.

4. Alaska

Alaska menjadi negara selanjutnya yang tidak mengalami malam. Lebih tepatnya, fenomena ini terjadi di salah satu kota di Alaska yakni Borrow. Borrow merupakan kota yang kecil yang berada di bawah titik beku.

Hal ini membuat saat musim dingin tiba, cuaca di kota ini akan terasa sangat dingin. Fenomena midnight sun yang berlangsung di Borrow terjadi selama 3 bulan lamanya. Biasanya fenomena ini terjadi pada akhir bula Mei sampai akhir bulan Juli.

Namun, uniknya dari kota ini adalah saat menjelang akhir tahun, matahari tidak akan terbit di kota Borrow. Hal ini akan mengakibatkan fenomena Polar Night. Akibatnya, Borrow mengalami dua fenomena sekaligus yakni hari tanpa siang dan malam. Fenomena midnight sun berlangsung ketika musim panas tiba. Sebaliknya saat musim dingin tiba, akan timbul fenomena polar night.

5. Swedia

Di Swedia terdapat kota yang mengalami fenomena midnight sun atau matahari tengah malam. Kota ini berada di paling utara Swedia yakni Kiruna. Selama 100 hari, matahari tidak akan tenggelam di kota Kiruna. Biasanya fenomena ini berlangsung pada bulan Mei sampai Agustus.

Fenomena midnight sun terjadi di Swedia pada pertengahan tahun yakni dari bulan Mei sampai bulan Agustus. Pada saat bulan-bulan ini, matahari akan kembali terbit pada pukul 4 subuh. Ketika fenomena ini berlangsung, masyarakat Swedia akan melakukan kegiatan seperti memancing untuk menghabiskan waktu panjang.

Selain Kiruna, terdapat daerah Lapand yang mengalami fenomena matahari tengah malam. Biasanya fenomena tanpa malam hari ini akan berlangsung selama dua bulan atau 60 hari. Midnight sun akan berlangsung pada akhir bulan Mei hingga pertengahan Juli.

Selama masa ini orang-orang lebih banyak melakukan kegiatan dibandingkan tidur. Hal ini dikarenakan mereka kesulitan untuk tidur. Ada pula daerah lain yang cocok untuk menikmati Midnight Sun di Swedia yakni Abisko dan Jokkmokk.

6. Kanada

Negara selanjutnya yang tidak mengalami malam adalah Kanada. Di negara ini terdapat dua kota yang mengalami fenomena midnight sun. Kota pertama adalah Yukon yang mengalami midnight sun selama 50 hari. Biasanya fenomena ini terjadi saat musim panas tiba di wilayah barat laut.

Kota kedua adalah Nunavut yang terletak di sebelah barat laut Kanada. Selama dua bulan penuh, kota ini terus disinari oleh matahari. Hal ini berlangsung saat musim tiba. Namun, Nunavut juga mengalami fenomena polar night. Di mana saat musim dingin kota ini akan diliputi kegelapan atau matahari tidak akan terbit.

7. Finlandia

Negara ini terkenal dengan banyaknya danau dan pulau. Lebih dari 73 hari, matahari terus bersinar di Finlandia. Hal inilah yang mengakibatkan adanya fenomena midnight sun atau matahari tengah malam. Biasanya fenomena ini berlangsung ketika musim panas tiba dan mengakibatkan masyarakat Finlandia kurang tidur.

Sebaliknya saat musim dingin, mereka akan lebih banyak tidur. Hal ini disebabkan oleh adanya fenomena polar night atau matahari tidak muncul sehingga hari terasa seperti malam. Fenomena ini di manfaatkan untuk melakukan istirahat dan tidur.

Hampir seluruh wilayah di Finlandia akan mengalami midnight sun. Namun, semua itu berbeda intensitasnya. Daerah yang memiliki intensitas midnight sun lebih tinggi adalah daerah di bagian utara Finlandia.

Helsinki merupakan kota di Finlandia yang menjadi tempat untuk menikmati fenomena midnight sun. Di kota ini juga mempunyai mitos yang berkaitan dengan fenomena ini. Mereka meyakini bahwa jika seorang perempuan Finlandia menyimpan 7 buah bunga diletakkan di bawah bantal, maka ia akan merasakan mimpi bertemu dengan calon tunangannya.

8. Rusia

Rusia memiliki kota yang mengalami midnight sun yakni Saint Petersburg. Saint Petersburg menjadi salah satu kota yang berada di paling utara dunia. Midnight sun biasanya terjadi pada pertengahan bulan Mei sampai akhir bulan Juni.

Saat terjadinya fenomena ini, akan digelar parade pelayaran yang dinamakan dengan The Scarlet Sails. Biasanya malam parade pelayaran ini menandakan berakhirnya tahun ajaran baru. Tradisi ini sudah ada sejak berakhirnya Perang Dunia II.

The Scarlet Sails biasa digelar pukul 01.00 dini hari, namun suasana akan terlihat seperti siang hari karena adanya fenomena midnight sun. Ketika pagelaran dimulai, jembatan yang melintasi sungai Neva akan diangkat seperti jembatan Troitskiy. Hal ini agar kapal-kapal dapat berlayar melewati sungai Neva.

Selain itu, akan digelar drama di atas air. Di mana perahu-perahu ini akan memainkan sejenis drama seperti adegan melawan kapal bajak laut. Pertunjukan kemudian diakhiri dengan kedatangan kapal tiang tinggi. Di sepanjang bantaran sungai Neva, langit dihiasi dengan sinar laser dan nyala kembang api.

fbWhatsappTwitterLinkedIn