Sosiologi

Paguyuban: Pengertian – Ciri dan Contohnya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Setelah tadi membahas tentang Patembayan, sekarang kita akan membahas tentang Paguyuban.

Pengertian Paguyuban

Pengertian Secara Umum

Paguyuban (gemeinschaft) diartikan sebagai kelompok atau asosiasi. Gemeinschaft merupakan situasi yang berorientasi nilai, aspiratif dan kadang sebagai kebiasaan yang mendominasi kekuatan sosial.

Dan hal itu terlihat jelas bahwa paguyuban merupakan suatu kehidupan yang anggota-anggotanya diikat oleh hubungan batin yang erat. Oleh karena itu paguyuban biasanya terjadi di keluarga, kelompok maupun rukun tetangga yang memiliki hubungan kekeluargaan yang erat antara satu sama lainnya.

Pengertian Menurut KBBI

Pa·gu·yub·an (n) perkumpulan yang bersifat kekeluargaan, didirikan orang-orang yang sepaham (sedarah) untuk membina persatuan (kerukunan) di antara para anggotanya.

Pengertian Menurut Para Ahli

  • Upe, 2010
    Gemeinschaft lebih didominasi atas dasar kekeluargaan dan hubungan kerabat yang dekat.
  • Soekanto, 2007
    Adapun menurut Soekanto (2007), ia menjelaskan bahwa paguyuban adalah suatu bentuk kehidupan dimana anggotanya memiliki hubungan yang erat satu sama lain. Hal tersebut dikarenakan anggota- anggota yang diikat oleh ikatan hubungan batin yang murni dan bersifat alamiah, hubungan ini memiliki dasar rasa cinta dan rasa kesatuan batin yang memang telah dikodratkan. Paguyuban dapat dilihat dengan nyata di dalam suatu keluarga, kelompok kerabat, rukun tetangga dan lain sebagainya.
  • Tonnies
    Paguyuban memiliki beberapa ciri menurut Tonnies yaitu:
    • Intimate, yaitu hubungan menyeluruh yang mesra dan kekal.
    • Private, yaitu hubungan yang bersifat pribadi, dan hanya khusus untuk beberapa orang saja.
    • Exclusive, yaitu hubungan tersebut hanyalah untuk kita atau dituju pada orang-orang tertentu saja.

Ciri-ciri Paguyuban

  • Ikatan sosial bersifat personal.
  • Tipikal masyarakat rural.
  • Tipikal masyarakat tradisional.
  • Tipikal masyarakat petani.
  • Tradisi masih kuat.
  • Hubungan sosial bersifat tradisional.
  • Hubungan sosial didominasi oleh kerjasama.
  • Sistem kekeluargaan dan kekerabatan masih kuat.
  • Tindakan sosial berdasarkan keyakinan.
  • Mengedepankan prinsip berdasarkan nilai bersama.
  • Komposisi masyarakat bersifat homogen.
  • Tatanan sosial dibentuk oleh tradisi.
  • Interaksi sosial bersifat emosional.
  • Pembagian kerja sederhana.
  • Peran agama dominan dalam pengorganisasian sosial.

Contoh Paguyuban

Berdasarkan dari paguyuban tempat dalam lingkungan masyarakat dapat ditemukan pada masyarakat disekitar kita, yang mana membentuk RT (Rukun Tetangga) dan juga Rukun Warga (RW). Keterikatan yang mengikat masyarakat ini adalah karena adanya kesamaan tempat para anggotanya bermukim dalam suatu wilayah.

Contoh dari paguyuban yang terbentuk karena ideologi adalah partai politik, partai politik yang berdasarkan agama, serta lembaga sosial masyarakat yang terbentuk karena kesamaan ideologi dan juga tujuan yang dimiliki para anggotanya.

Yang terakhir contoh jenis paguyuban karena ikatan darah, yang mana memiliki bentuk seperti keluarga dan juga kelompok kekerabatan. Seperti paguyuban keluarga besar orang ternama, dan juga keluarga besar yang memiliki marga yang sama.