5 Peran Ekonomi Kreatif dalam Pertumbuhan Ekonomi

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Konsep perekonomian di Indonesia sudah mengalami perkembangan yang signifikan. Berbagai cara ditempuh pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian negara. Salah satu sistem dan konsep yang diterapkan ialah dengan menggunakan ekonomi kreatif.

Ekonomi kreatif merupakan sektor ekonomi baru yang berfokus pada kreativitas manusia untuk menciptakan sebuah produk atau layanan dengan inovasi baru dalam pertumbuhan ekonomi. Penggunaan konsep ekonomi kreatif ini biasanya bergantung pada ide, pengetahuan, keterampilan, teknologi dan lain sebagainya.

Berikut, Peran Ekonomi Kreatif dalam Pertumbuhan Ekonomi.

1. Menghasilkan Pendapatan

Ekonomi kreatif berperan dalam perekonomian suatu bangsa terutama dalam menghasilkan pendapatan. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan ekonomi kreatif bergerak di berbagai sub sektor yang memiliki potensi penghasilan yang cukup besar. Sebagai contoh, pengembangan ekonomi kreatif dalam sub sektor game developer atau desain komunikasi visual.

Dalam kedua sub sektor ini, jika seseorang atau sekelompok masyarakat mulai menekuninya kemungkinan keberhasilan yang diperoleh terbilang tinggi. Tak hanya itu saja, penghasilan pendapatan dari proyek desain komunikasi visual dan game developer bisa mencapai angka 2 digit.

2. Menciptakan Produk dan Inovasi Baru

Pera ekonomi kreatif dalam pertumbuhan ekonomi yang selanjutnya adalah menciptakan produk dan inovasi baru. Dengan memanfaatkan kreativitas sumber daya manusia, perekonomian Indonesia tentu akan mengalami perkembangan karena mampu menciptakan produk dengan ide-ide baru maupun layanan dengan inovasi yang lebih baru dari sebelumnya.

Apabila pengusaha ataupun pekerja berhasil menemukan ide baru untuk produk atau layanan yang dimilikinya, hal ini akan menarik minat masyarakat untuk membeli dan mulai mengonsumsi produk dalam negeri. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi negara akan menunjukkan kenaikan.

3. Menciptakan Lapangan Kerja (job creation)

Dalam konteks ekonomi, peran ekonomi kreatif dapat menciptakan lapangan kerja. Dimana permasalahan angka pengangguran di Indonesia juga terbilang cukup tinggi sehingga penerapan konsep ekonomi ini sangat membantu menurunkannya.

Sebagaimana dalam langkah awal memulai sebuah usaha,  masyarakat yang mau memulai ekonomi kreatif harus menentukan ide dengan mengembangkan ide-ide kreatifnya dalam menciptakan produk baru atau inovasi baru kemungkinan dapat mengembangkan bisnisnya. Apabila bisnis sudah berkembang dan menjadi lebih besar, tentu membutuhkan karyawan untuk menjalankannya

4. Meningkatkan Penerimaan Hasil Ekspor (export earning)

Sub sektor ekonomi kreatif yang termasuk dalam industri ekspor ialah seni rupa, kriya, fashion dan kuliner. Dalam hal ini, masyarakat berkesempatan meraup keuntungan yang besar ketika menjalankan bisnis produk yang dapat diekspor keluar negeri.

Bagi kamu yang memiliki kreativitas dalam membuat karya seni baik seni rupa murni maupun kriya, cobalah untuk memasukkan unsur kekinian dan budaya untuk menarik minat para pecinta seni mancanegara.

Ketika produk-produk yang kamu hasilkan mendapat pesanan dari luar negeri, secara otomatis kamu akan mengekspor hasil karyamu. Dengan demikian, kegiatan ini dapat meningkatkan penerimaan hasil ekspor negara. 

5. Meningkatkan Teknologi (technology development)

Dalam penerapan ekonomi kreatif, salah satu sub sektornya ialah dengan penggunaan film animasi dan video. Banyak  perguruan tinggi yang membuka jurusan teknik untuk mencetak lulusan yang mampu menggunakan, menciptakan dan mengembangkan industri teknologi.

Hal tersebut mampu meningkatkan teknologi yang bersangkutan dengan proses ekonomi seperti pemasaran atau promosi suatu produk atau bagi mereka yang mencoba peruntungan dalam ide bisnis digital.

fbWhatsappTwitterLinkedIn