Edukasi

Perang: Pengertian – Penyebab dan Jenisnya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Ketika membahas sejarah erat kaitannya dengan sebuah peperangan. Namun apa itu peperangan dan mengapa bisa timbul peperangan dan apa saja jenisnya? simak pembahasannya berikut ini. 

Apa itu Perang?

Perang dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah suatu permusuhan yang dialami oleh dua negara, agama, bangsa, suku, dan lainnya. Di antara kedua negara tersebut saling adu senjata dan pasukan dalam skala besar.

Sedangkan berdasarkan Kusumaatmadja adalah keadaan dua negara atau lebih berada dalam konflik sengketa bersenjata yang disertai dengan pernyataan niat dari salah satu pihak.

Secara umum perang adalah sebuah tindakan atau aksi baik fisik maupun non-fisik yang terjadi antar manusia, suku, ras, negara, bangsa, atau kelompok dengan tujuan untuk mendominasi suatu wilayah yang diperebutkan. 

Perang di masa modern seperti saat ini memiliki maknanya sendiri yaitu merujuk kepada superioritas teknologi dan industri. 

Sejarah Peperangan 

Sejatinya manusia sejak dahulu kala sudah menunjukkan rasa ingin menguasai sesuatu baik benda, harta, tahta  maupun wilayah. Tak heran jika sebuah konflik hingga peperangan sudah terjadi sejak dahulu kala. 

Salah satu peperangan tertua yang tercatat dalam sejarah adalah perang Kadesh yang terjadi di Mesir. Perang ini terjadi pada tahun 1274  sebelum Masehi yang melibatkan antara Kekaisaran Mesir yang dipimpin oleh Firaun Ramses II dengan Kekaisaran Het yang dipimpin oleh Muwatalli II di Sungai Orontes, kota Kadesh atau saat ini lebih dikenal sebagai Republik Arab Suriah. 

Sedangkan perang terbesar sepanjang sejarah terjadi selama kurang lebih 6 tahun dimulai sejak  1 September 1939 hingga 2 September 1945 yang kita sebut sebagai perang dunia II. Dampak dari perang dunia II dirasakan oleh seluruh warga Bumi di hampir berbagai bidang kehidupan. 

Peperangan selalu terjadi di sepanjang peradaban manusia bahkan hingga saat ini. Menurut Jean Pictet yang merupakan ahli hukum dari swiss menyatakan bahwa dunia dalam catatan sejarah selama 3400 tahun hanya merasakan kedamaian selama 250 tahun. Selama 5600 tahun terakhir sudah terjadi 14.600 perang meski di setiap masanya memiliki situasi, derajat, dan penyebab yang berbeda dengan masa sekarang. 

Faktor Penyebab Perang 

Pecahnya sebuah perang terjadi karena beberapa hal yang kompleks dan luas. Namun secara umum dapat disebabkan oleh beberapa faktor penyebab seperti berikut ini. 

Perbedaan Ideologi 

Ideologi adalah sebuah gagasan atau ide yang menyeluruh dan sistematis dan berkaitan dengan berbagai aspek dan bidang kehidupan. Sebuah kelompok pada umumnya akan memiliki satu ideologi yang dipegang teguh. Namun dalam kelompok dapat terjadi sebuah perbedaan ideologi yang memicu timbulnya konflik hingga peperangan kecil hingga besar. 

Contoh dari perang yang terjadi akibat perbedaan ideologi adalah perang salib yang terjadi antar pemeluk agama di Asia Barat dan Eropa sekitar abad ke-11 sampai abad ke-17.

Di Indonesia juga pernah terjadi konflik akibat perbedaan ideologi yaitu peristiwa G30SPKI.  

Perbedaan Kepentingan

Setiap manusia merupakan makhluk sosial artinya saling membutuhkan dan berinteraksi satu sama lain. Namun tak jarang dalam hubungan antar manusia menemui sebuah konflik atau perselisihan yang tidak sejalan. Apabila perselisihan tersebut terjadi dalam skala besar maka akan memungkinkan terjadinya sebuah peperangan. 

Kepentingan-kepentingan yang dimaksud mencakup berbagai bidang kehidupan seperti ekonomi, politik, jabatan, tahta dan lainnya. 

Contoh dari perang akibat perbedaan kepentingan adalah perang perebutan tahta oleh raja-raja di pulau Jawa pada masa lalu. Sedangkan di masa modern lebih dikenal dengan adanya kudeta yakni perebutan kursi jabatan secara paksa seperti yang terjadi di Myanmar pada 1 Februari 2021. 

Keinginan Memperluas Wilayah

Pada zaman dahulu dunia didominasi oleh sistem pemerintahan monarki atau kerajaan. Hakikatnya sebuah kerajaan selalu menginginkan kekuasaan yang besar salah satunya adalah wilayah yang luas. 

Namun terkadang suatu wilayah yang diinginkan sudah dikuasai oleh kelompok atau kerajaan tertentu. Untuk merebut wilayah tersebut maka harus melalui sebuah peperangan agar salah satu pihak dapat ditaklukan atau bahkan di usir. 

Sebab perebutan wilayah ini lah yang paling banyak memicu pecahnya perang di masa lalu. Contohnya adalah perang antara Iran dan Irak pada tahun 1980 sampai 1988 yang memperebutkan Sungai Shatt Al Arab.

Perampasan Sumber Daya Alam

Tidak setiap bangsa atau negara memiliki kekayaan sumber daya yang melimpah. Padahal sumber daya alam ini yang mendorong kesejahteraan rakyat. Satu bangsa yang memiliki sumber daya yang berlimpah akan menarik bangsa lain yang tidak memiliki sumber daya alam. 

Hal tersebut akan memicu keinginan untuk merebut sumber daya alam dengan cara paksa atau peperangan. Contoh peperangan perebutan sumber daya alam terjadi di bangsa Asia termasuk Indonesia pada masa lampau oleh bangsa barat seperti Portugis, Belanda, Inggris bahkan dari sesama Asia yakni Jepang. 

Tingkat Perencanaan Perang 

Sebuah peperangan tidak bisa dilakukan begitu saja melainkan harus memikirkan berbagai banyak hal. Segala persiapan yang dilakukan sebelum perang disebut dengan tingkat perencanaan perang. Lalu apa saja tingkat perencanaan perang itu? berikut penjelasannya. 

  • Strategi Raya

Strategi raya dalam dunia internasional disebut dengan grand strategy yakni sebuah tingkat perencanaan yang paling tinggi dan paling besar. Strategi ini adalah yang digunakan oleh sebuah organisasi besar, bangsa, negara, konfederasi, atau aliansi internasional. 

  • Strategi Militer

Pada tingkat perencanaan perang yang kedua adalah strategi militer yaitu sebuah peraturan atau kebijakan yang dijalankan oleh organisasi militer untuk mendapatkan target dan sasaran yang diinginkan. Dengan kata lain strategi militer adalah tujuan yang telah ditetapkan oleh suatu kelompok, organisasi, politik yang dilakukan secara militer. 

  • Operasi Militer 

Operasi militer adalah sebuah aksi dari strategi militer atau sebuah tindakan dari  perencanaan dan pengaturan angkatan militer. Operasi militer dikenal juga sebagai tujuan operasional.

  • Taktik Perang

Taktik adalah sebuah tingkat perencanaan perang yang paling rendah yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu. Taktik perang adalah ilmu untuk menggunakan senjata agar dapat memenangkan pertempuran. 

Meski berada di tingkatan paling rendah namun namun taktik perang sangat berpengaruh terhadap hasil perang. 

Logistik perang adalah sebuah pengetahuan mengenai perencanaan dan pendanaan suatu gerakan dan memelihara kekuatan seperti transportasi dari materil, fasilitas dan jasa. 

Jenis Perang 

Perang secara umum dapat dibedakan ke dalam beberapa kelompok seperti berikut ini. 

Perang Terbatas

Perang terbatas adalah perang yang tidak banyak melibatkan banyak pihak. Dapat dikatakan hanya ada dua negara atau kelompok saja dalam peperangan ini. Berikut adalah yang termasuk perang terbatas.

  • Perang Saudara

Perang saudara adalah sebuah peperangan yang terjadi dengan melibatkan antar kubu di dalam satu kelompok itu sendiri. Adanya perang saudara menjadi tanda awal dari disintegrasi kelompok tersebut. Contoh perang saudara adalah Perang Sipil China pada 1945-1949, Perang Korea Selatan dan Korea Utara sejak 1950, Perang Saudara Amerika pada tahun 1861–1865, Perang Saudara Vietnam pada 1955-1975 dan masih banyak lagi.

  • Perang Suku

Perang suku adalah suatu peperangan yang melibatkan dua pihak yang saling bersekutu ataupun tidak dengan pihak lain yang dilatarbelakangi atas dasar nilai-nilai kesukuan. Perang jenis ini banyak terjadi di Indonesia seperti yang terjadi antara suku Dayak dengan suku Sampit di Sampit, konflik antar suku di Papua, konflik antar suku Lampung dan suku Bali di Lampung.

  • Perang antar Negara

Perang antar negara mirip dengan perang suku namun dalam skala lebih luas yakni melibatkan dua negara. Contoh dari perang antar negara adalah Konflik Ethiopia-Sudan, konflik Iran dan Irak, Perang Israel dan Palestina. 

  • Perang Ekspansi

Perang ekspansi adalah suatu peperangan yang dilakukan untuk memperluas wilayah kekuasaannya. Contohnya adalah Jepang yang melakukan ekspansi di kawasan Asia Tenggara pada masa perang dunia II. 

Perang Umum 

Perang umum adalah sebuah konflik yang melibatkan berbagai pihak yang lebih luas dan tujuan yang lebih besar dengan mengerahkan seluruh kemampuan pihak tersebut. Perang umum biasanya melibatkan pihak-pihak di seluruh dunia. Adapun yang termasuk perang umum adalah sebagai berikut.

  • Perang Dunia

Perang dunia adalah perang yang terjadi dengan melibatkan berbagai negara di dunia dalam jangkauan antar benua bahkan persekutuan militer. Dalam sejarahnya perang dunia pernah terjadi sebanyak dua kali yakni perang dunia I pada  28 Juli 1914 sampai 11 November 1918 dan perang dunia II yang terjadi pada 1 September 1939 – 2 September 1945. 

  • Perang Ekonomi

Perang ekonomi adalah perang yang dilakukan oleh berbagai negara dengan tidak menggunakan senjata melainkan saling menghancur ekonomi negara musuhnya. Contoh dari negara yang terlibat perang ekonomi adalah Amerika Serikat dengan China saat ini. 

  • Perang Agama 

Sesuai dengan namanya, perang agama adalah peran yang melibatkan antar agama satu dengan agama lainnya yang berbeda. Contohnya adalah Konflik Poso, Konflik Ambon, Konflik Aceh, perang salib dan lainnya.

  • Perang Nuklir

Perang nuklir adalah sebuah konflik yang melibatkan nuklir sebagai senjatanya. Hanya ada satu contoh perang nuklir di dunia yaitu dalam tragedi Hiroshima dan Nagasaki oleh Amerika Serikat pada Agustus 1945.

Perang Dingin

Istilah perang dingin tentu sudah sangat sering kita dengar. Sebutan ini digunakan untuk menggambarkan keadaan dunia setelah perang dunia II berakhir.  Perang ini melibatkan antara Amerika Serikat sebagai blok barat dengan Uni Soviet sebagai blok timur. 

Meski dikatakan perang namun kedua negara tersebut tidak pernah terlibat langsung dalam baku militer. Persaingan dilakukan dengan cara meningkatkan kekuatan militer, teknologi nuklir, dan pengiriman ekspedisi luar angkasa