Perbedaan Kerangka Teori dan Kerangka Berpikir yang Perlu dipahami

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Sehubungan dengan pembahasan kerangka berpikir dan kerangka teori yang terdapat di dalam usulan penelitian. Pertama perlu dijelaskan terlebih dahulu apa kerangka berpikir itu.

Kerangka berpikir adalah sebuah kerangka yang mengggambarkan hubungan antara konsep-konsep berpikir atau pola pikir secara khusus yang akan diteliti.

Kerangka Teori

  • Semua variabel penelitian ditulis (yang diukur maupun yang tidak diukur oleh peneliti).
  • Dasar pembuatan dari tinjauan pustaka.
  • Dibuat dalam bentuk diagram yang lebih kompleks dibandingkan kerangka konsep.
  • Merupakan dasar pembuatan kerangka konsep.
  • Kerangka teoritis dapat dibangun saat peneliti telah melakukan survei literatur.
  • Merupakan sebuah kumpulan teori inti dan teori pendukung yang relevan dengan judul penelitian
  • Sebuah landasan pemikiran yang membantu arah penelitian, arah konsep, dan pemilihan hipotesa
  • Teori pada dasamyamerupakan pernyataan tentanghubungal dua variabel atau Iebih yang telah diuji kebenarannya

Kerangka Berpikir

  • Hanya variabel variabel yang diukur yang ditulis.
  • Dasar pembuatan dari kerangka teori.
  • Umumnya telah menjelaskan kedudukan variabel yang akan diukur sebagai variabel terikat, variabel bebas, variabel perancu, dan variabel antara
  • Lebih ringkas dibandingkan kerangka teori.
  • Dibuat setelah membaca buku-buku penelitian
  • Mendeskripsikan teori serta hasil penelitian
  • Menganalisis teori dan juga hasil penelitian secara kritis
  • Menganalisis komparatif tentang teori dan hasil penelitian
  • Kerangka tersebut dibuat untuk bisa menjelaskan intruksi dari aliran logika itu dengan secara sistematis.
fbWhatsappTwitterLinkedIn