4 Perbedaan Omzet dan Profit

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

1. Berdasarkan Pengertian

Menurut KBBI, omzet adalah jumlah uang yang dihasilkan dari penjualan barang atau jasa tertentu selama suatu periode penjualan.

Penghasilan yang didapatkan tersebut belum dikurangi dengan biaya-biaya lainnya. Bisa dibilang omzet adalah laba kotor dari sebuah usaha.

Profit adalah keuntungan atau nilai jual dari sebuah produk. Profit merupakan pendapatan bersih perusahaan atau jumlah uang yang dihasilkan dari penjualan dalam periode tertentu yang sudah dikurangi dengan biaya-biaya lainnya.

Walaupun omzet dan profit merupakan keuntungan namun memiliki perbedaan. Omzet juga bisa berasal operasi bisnis maupun non-bisnis.

Pendapatan non-operasional merupakan uang yang diambil dari sumber lain termasuk penjualan peralatan yang sudah usang atau dari bunga.

Sesuai dengan definisi dari omzet dan profit. Omzet adalah pendapatan kotor atau sama dengan bruto, sedangkan profit adalah pendapatan bersih atau sama dengan netto.

Dalam perusahaan retail, biaya barang dagang yang dibeli yang kemudian dijual kembali adalah harga pokok penjualan.

2. Berdasarkan Cara Menghitungnya

  • Omzet

Berikut ini cara menghitung omzet :

TR = P x Q

Keterangan :

  • TR = Omzet
  • P = Harga Jual
  • Q = Kuantitas jual
  • Profit

Sedangkan, berikut ini cara menghitung profit :

MP = (P x Q) - C

Keterangan :

  • MP = Profit
  • (P x Q) = Omzet
  • C = Biaya

3. Berdasarkan Peran dalam Bisnis

  • Omzet

Dalam bisnis omzet dan profit ini memiliki peran mereka masing-masing. Besar omzet dari perusahaan mempengaruhi keberhasilan penjualan dalam sebuah perusahaan terutama dalam bidang marketing.

  • Profit

Sementara profit merupakan hasil akhir dari omzet yang telah dikurangi semua biaya perusahaan.

Keberhasilan perusahaan secara keseluruhan ini banyak dipengaruhi oleh profit yang didapatkan perusahaan.

4. Berdasarkan Posisi dalam Neraca Keuangan

  • Omzet

Omzet dikategorikan sebagai uang murni karena dalam omzet tercantum piutang.

Misalkan dalam sebuah perusahaan memiliki omzet sebesar 200 juta, bisa jadi jumlah tersebut tidak dibayar secara cash melainkan berbentuk piutang.

  • Profit

Sedangkan, profit dalam neraca keuangan berada di daftar paling bawah setelah semua biaya-biaya lain di perusahaan.

fbWhatsappTwitterLinkedIn