Struktur Tanah: Pengertian – Jenis dan Fungsi

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Saat sedang berlibur ke daerah pedesaan, kita bisa menikmati hamparan padi yang indah atau perkebunan sayur di sepanjang perjalanan. Pemandangan yang tak bisa kita lihat ketika kita di kota, selain suhu udara, tanah di daerah pedesaan terutama di wilayah pegunungan dikenal subur, tak heran lokasi pertanian dan perkebunan banyak di wilayah tersebut.

Tanah yang subur dipengaruhi oleh beberapa faktor kandungan mineral di dalamnya, sifat kimia tanah dan sifat fisika. Sifat fisika tanah merupakan sifat-sifat pada tanah yang didapatkan dari bahan-bahan penyusunnya. Sifat fisika tanah antara lain tekstur, struktur, porositas serta warna tanah.

Sifat fisik tanah yang mudah dikenali seperti tanah yang gembur, padat atau sulit diolah disebut juga kondisi struktur tanah. Struktur tanah ditentukan oleh bentuk, kelas dan kekuatan kohesi.

Pengertian Struktur Tanah

Struktur tanah merupakan susunan di dalam partikel tanah yang berada di paling bawah hingga yang ada di permukaan. Partikel tersebut terdiri dari debu, pasir, kerikil, batuan padat, tanah liat dan terbentuk secara alami.

Kesemua bahan organik yang ada di dalam tanah tersebut saling berkaitan satu dengan yang lain, tetapi susunan partikelnya dibedakan di tiap tingkat. Kondisi ini membuat adanya perbedaan bentuk, sifat, ukuran dan komponen yang berbeda pada tiap kedalaman lapisan tanah.

Jenis Struktur Tanah

Ada beberapa struktur tanah yang dibedakan berdasarkan bentuknya, berikut penjelasannya.

  • Struktur Tanah Granular

Struktur tanah granular bentuknya adalah butiran, memiliki banyak sisi dan gumpalannya tidak memiliki pori. Tanah yang memiliki struktur tanah granular sifatnya tidak terlalu kering.

  • Struktur Tanah Remah

Struktur tanah remah memiliki struktur yang jauh berbeda dengan tanah granular. Tanah remah selain sifatnya kering juga memiliki gumpalan tanah berpori. Tanah remah biasanya ditemukan di wilayah dengan cutah hujan rendah.

  • Struktur Tanah Gumpal Bersudut

Struktur tanah gumpal bersudut ini terbentuk dari gumpalan tanah yang membulat dan nampak jelas terlihat. Ada juga struktur tanah gumpal dengan rusuk bersegi yang tajam.

  • Struktur Tanah Lempeng

Struktur tanah lempeng disebut juga Platy, memiliki sumbu vertikal tanah lebih pendek daripada sumbu horizontal, tetapi terlihat seperti lempengan tanah.

  • Struktur Tanah Tiang

Struktur tanah tiang atau columnar merupakan kebalikan tanah lempeng, struktur tanah tiang mempunyai sumbu vertikal lebih panjang daripada sumbu horizontalnya. Kenampakannya terlihat sedikit bulat.

  • Struktur Tanah Prismatik

Sumbu vertikal tanah pada tanah prismatik lebih panjang dibandingkan dengan sumbu horizontalnya dan jika dilihat bentuknya tidak membulat.

Fungsi Struktur Tanah

Struktur tanah memiliki fungsi penting bagi tumbuhan, terutama untuk pertumbuhan tanaman yang dibudidayakan seperti pertanian dan perkebunan. Struktur tanah dapat memberi pengaruh aerasi, serapan, inflitrasi dan ketersediaan air.

Struktur tanah memiliki fungsi penting dalam kehidupan, tak hanya bagi tumbuhan namun juga bagi manusia.

  • Untuk Kepentingan Bercocok Tanam

Fungsi struktur tanah dapat digunakan untuk melihat kandungan organisme di dalamnya, yang erat kaitannya dengan kesuburan tanah. Misalnya saja tanah yang mengandung banyak cacing di dalamnya dapat dimanfaatkan untuk bercocok tanam.

Struktur tanah juga dapat menentukan apakah tanah tersebut mengandung atau tercemar bahan kimia tertentu. Hal ini bermanfaat tak hanya bagi pertanian namun juga dapat mengetahui ada atau tidaknya pencemaran lingkungan yang berbahaya bagi kehidupan manusia.

  • Mempelajari Perubahan Cuaca atau Iklim

Penelitian yang dilakukan pada struktur tanah dapat membantu peneliti untuk mempelajari perubahan cuaca atau iklim di suatu wilayah.

  • Memperkirakan Penyerapan Air

Penyerapan air berkaitan erat dengan tempat tinggal, proses pembangunan bangunan dan sebagainya. Sistem penyerapan air di sebuah bangunan membutuhkan struktur tanah dengan kandungan air yang tinggi untuk memudahkan proses penggalian serta aliran air.

Selain itu dengan mengetahui struktur tanah juga dapat dipakai untuk mencegah bencana seperti banjir atau longsor, hal ini berkaitan erat dengan penyerapan air.

  • Menentukan Kekuatan Bangunan

Sebelum membangun sebuah bangunan, mengenali struktur tanah penting untuk memastikan kekuatan bangunan atau jalan raya. Mengetahui struktur bangunan dapat membantu untuk membuat atau menentukan formula, bahan dan perhitungan yang tepat agar pondasi stabil dan bangunan tetap kokoh.

Tekstur Tanah

Selain struktur tanah, sifat fisika tanah juga termasuk tekstur tanah, berikut jenis tekstur tanah. Tekstur tanah juga berperan penting bagi kehidupan mahkluk hidup terutama bagi tumbuhan. Berikut jenis-jenis struktur tanah.

  • Tekstur Tanah Sedang

Ciri-ciri tekstur tanah sedang yaitu memiliki 50% unsur pasir, dipengaruhi oleh kondisi lingkungan yang cenderung kering. Semakin kering lingkungan maka jumlah pasit juga banyak serta tekstur pasirnya halus.

  • Tekstur Tanah Halus

Tekstur tanah halus memiliki kandungan tanah liat sebanyak 37,5%, tanah liat tersebut membentuk pori-pori yang kecil. Tanahnya padat dan lebih berat dibanding tekstur tanah sedang.

  • Tekstur Tanah Kasar dan Berpasir

Tanah kasar dan berpasir memiliki lebih banyak unsur pasir dibandingkan struktur tanah sedang, yaitu sebanyak 70%. Tekstur tanah ini banyak di wilayah yang memiliki curah hujan rendah atau di wilayah yang gersang.

fbWhatsappTwitterLinkedIn