IPS

Suku Anak Dalam: Adat Istiadat – Kepercayaan dan Kehidupannya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Indonesia merupakan negara kepulauan. Tidak hanya dua atau tiga pulau yang menghiasi wilayah negara dengan sebutan Ibu Pertiwi tersebut.

Tak cukup dengan pulau-pulau yang ada, Indonesia pun memiliki suku-suku di tiap-tiap wilayahnya. Salah satu suku yang masih eksis hingga saat ini yaitu Suku Anak Dalam. Berikut pembahasannya.

Mengenal Suku Anak Dalam

Indonesia adalah negara dengan pulau-pulau di dalamnya. Indonesia dikenal pula dengan negara seribu pulau di kalangan telinga mancanegara. Tak heran, Indonesia dilirik menjadi salah satu bucket list liburan.

Tidak hanya menampilkan hamparan laut dan daratan dengan hiasan pulau-pulau semata, negara dengan ibukota Jakarta ini juga menyajikan pemandangan daripada adat serta budaya yang tersimpan di dalamnya. Berbicara mengenai adat dan budaya, Indonesia juga memiliki berbagai macam suku di dalamnya. Suku Anak Dalam menjadi salah satu suku yang mendiami wilayah Indonesia.

Suku dapat dimaknai sebagai sekumpulan orang-orang dengan keturunan sama dan mendiami satu wilayah. Selain itu, suku pula merupakan bagian dari bangsa yang besar serta menjadi kesatuan dari bangsa tersebut.

Di Indonesia sendiri, salah satu suku dengan eksistensi hingga sekarang yaitu suku Anak Dalam. Suku Anak Dalam mendiami wilayah Sumatera, tepatnya di Jambi. Masyarakat di bagian Sumatera memanggil suku ini pula dengan sebuatan Suku Kubu.

Suku Anak Dalam sendiri memegang arti yakni sekumpulan orang-orang dengan kehidupan di tengah hutan. Mereka yang dikenal sebagai Suku Anak Dalam hidup dengan menjalani hari-hari jauh dari kata city vibes. Dapat diartikan bahwa Suku Anak Dalam merupakan sekumpulan dan atau orang-orang seketurunan yang menjalani kehidupan di tengah hutan.

Asal Suku Anak Dalam

Suku Anak Dalam menjadi salah satu bagian daripada suku yang mendiami wilayah Indonesia. Suku dengan panggilan akrab Suku Kubu ini menunjukkan eksistesninya di wilayah Sumatera. Jambi dan atau Sumatera bagian selatan menjadi tempat dimana suku ini berdiam.

Suku Anak Dalam adalah sekumpulan orang-orang dan atau masyarakat yang menjalani kehidupannya di tengah hutan. Latar belakang kehidupan salah satu suku ini sangat berbeda dengan kehidupan jaman now. Suku Anak Dalam sudah hadir sejak jaman dahulu.

Dapat dikatakan, salah satu suku yang ada di wilayah Jambi ini muncul karena orang-orang atau masyarakat jaman dahulu terbiasa dengan menelusuri hutan. Hutan menjadi tempat aman untuk melundungi diri. Selain itu, hutan pula memberikan ketersediaan akan bahan makanan, baik hewan dan atau tumbuhan.

Dilansir dari penelitian lisan yang hinggap di kedua telinga Muchlas, terdapat tiga keturunan yang menghiasi Suku Anak Dalam. Tiga keturunannya diantaranya yaitu Keturunan Minangkabau, Keturunan Sumatera Selatan, dan Keturunan Jambi.

Adat Istiadat Suku Anak Dalam

Tiap bangsa tentunya memegang adat istiadat di dalamnya. Indonesia tidak absen apabila berbicara mengenai adat istiadat. Indonesia dengan pulau-pulau indahnya juga menampilkan adat istiadatnya masing-masing. Tidak hanya tiap-tiap pulau, masing-masing suku di Indonesia pula memegang adat istiadat yang berbeda satu dengan lainnya.

Berbicara mengenai suku di Indonesia, Suku Anak Dalam menjadi salah satu bagian di deretan suku-suku di Indonesia. Memegang makna sebagai orang-orang dan atau sekelompak masyarakat yang menghabiskan hidupnya di tengah hutan, Suku Anak Dalam memiliki aturannya sendiri. Di dalam tata kehidupan yang dijalani, masyarakat Suku Anak Dalam memegang teguh prinsip matrilineal.

Matrilineal yaitu sebuah hubungan keturunan dengan mengikuti garis keturunan dari keluarga wanita. Adat istiadat Suku Anak  Dalam dengan memercayai prinsip matrilineal sama halnya dengan suku Minangkabau. Artinya, masyarakat Suku Anak Dalam mengikuti serta menghormati garis keturunan sang ibu atau saudara perempuan.

Suku Anak Dalam pula memiliki gaya hidup yang sederhana dan tidak terpengaruh oleh kemajuan jaman now. Selain memegang teguh prinsip matrilineal, beberapa adat istiadat Suku Anak Dalam diantaranya yaitu belangun, bebalai, serta Tari Elang.

  • Belangun: merupakan kebiasaan yang melekat dalam adat dan tradisi Suku Anak Dalam. Belangun sendiri merupakan kebiasaan berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Kebiasaan satu ini dilaksanakan ketika adanya duka dan atau kematian. Hal tersebut dilakukan untuk melupakan duka dan memberikan suasana kehidupan yang baru bagi orang-orang yang mengalami duka.
  • Bebalai: dikenal sebagai acara pernikahan Suku Anak Dalam. Bebalai dilaksanakan dengan relasi dekat dan tidak dibuka untuk relasi luar yang bukan keluarga.
  • Tari Elang: merupakan tarian yang tidak asing bagi Suku Anak Dalam. Tarian ini menjadi kebiasaan turun-temurun yang ditampilkan diberbagai acara adat Suku Anak Dalam. Tari Elang pula masuk dalam warisan bagi Orang Rimba/Suku Anak Dalam yang masih eksis.

Kepercayaan Suku Anak Dalam

Suku Anak Dalam menjadi salah satu suku yang eksis di Indonesia. Suku Anak Dalam mendiami wilayah Sumatera, tepatnya di Jambi. Kegiatan sehari-hari Suku Anak Dalam dihabiskan di tengah hutan, jauh dari jamahan kepalan asap ibukota.

Tak heran apabila kehidupan Suku Anak Dalam tak akrab dengan teknologi jaman sekarang dan masih primitif. Dengan tatanan kehidupan yang sederhana dan primitif, Suku Anak Dalam percaya akan adanya roh. Suku Anak Dalam memercayai adanya roh-roh yang tinggal di benda, seperti batu, dan atau pohon. Kepercayaan Suku Anak Dalam yaitu kepercayaan animisme.  

Kehidupan Suku Anak Dalam

Salah satu suku di Indonesia yaitu Suku Anak Dalam. Suku Anak Dalam menunjukkan eksistensinya di wilayah Sumatera, tepatnya di wilayah Jambi. Suku dengan nama lain Suku Kubu ini menjalani kehidupannya di dalam hutan dan terhindar dari hiruk-pikuk kehidupan jaman now.

Sesuai dengan kehidupan di dalam hutan, tata cara kehidupan yang dijalankan oleh Suku Anak Dalam masih sederhana. Masyarakat Suku Anak Dalam banyak menghabiskan waktunya melakukan perburuan untuk memenuhi kebutuhan makanan.

Selain itu, masyarakatnya pula memanfaatkan tumbuhan yang ada di hutan. Meski menjalani kehidupan di dalam hutan, Suku Anak Dalam dapat memanfaatkan alam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Selain kegiatan tersebut, Suku Anak Dalam pula melakukan cocok tanam. Cocok tanam dilakukan untuk pemenuhan kebutuhan.

Kesimpulan Pembahasan

Suku Anak Dalam menjadi salah satu suku yang mendiami wilayah Indonesia. Suku Anak Dalam mendiami wilayah Sumatera, tepatnya di Jambi. Masyarakat di bagian Sumatera memanggil suku ini pula dengan sebuatan Suku Kubu. Suku Anak Dalam sendiri memegang arti yakni sekumpulan orang-orang dengan kehidupan di tengah hutan.

Sesuai dengan kehidupan di dalam hutan, tata cara kehidupan yang dijalankan oleh Suku Anak Dalam masih sederhana. Masyarakat Suku Anak Dalam banyak menghabiskan waktunya melakukan perburuan untuk memenuhi kebutuhan makanan. Selain itu, masyarakatnya pula memanfaatkan tumbuhan yang ada di hutan. Cocok tanam pula dilakukan untuk pemenuhan kebutuhan.

Meski hidup di dalam hutan, Suku Anak Dalam memiliki adat istiadat serta kepercayaannya sendiri. Beberapa adat istiadat Suku Anak Dalam diantaranya yaitu prinsip matrilineal, belangun, bebalai, serta Tari Elang. Kepercayaan yang dianut oleh masyarakat Suku Anak Dalam yaitu kepercayaan terhadap roh-roh atau animisme.