Surat Pengunduran Diri: Pengertian – Format dan Contohnya

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Pasti kita pernah mendengar istilah pengunduran diri dari suatu perusahaan atau tempat kerja. Pengunduran diri tidak boleh dilakukan seenaknya, harus sesuai dengan peraturan, tata cara yang sopan dan baik agar keberadaan kita juga berkesan untuk perusahaan.

Caranya yaitu dengan membuat surat pengunduran diri. Surat pengunduran diri ada yang diketik dan ada juga yang ditulis menggunakan tangan. Namun, biasanya surat pengunduran diri menggunakan yang ditulis menggunakan tangan merupakan hal yang baik dan sopan.

Pengertian Surat Pengunduran Diri

Surat pengunduran diri adalah salah satu jenis surat yang sangat penting jika ingin memutuskan untuk keluar dari sebuah pekerjaan saat ini atau istilah lainnya yaitu surat resign. Mengundurkan diri dari suatu pekerjaan adalah hak dari setiap pekerja atau pegawai.

Jika membuat surat pengunduran diri harus diusahakan agar berisi alasan yang masuk akal dan logis agar perusahaan bisa menerimanya dengan baik. Ada banyak sekali alasan seseorang ingin melakukan pengunduran diri dari tempat kerjanya.

Alasan Melakukan Pengunduran Diri

Ada beberapa alasan yang dilakukan seseorang ketika ingin mengundurkam diri dari suatu pekerjaan atau dari perusahaan, diantaranya yaitu:

  • Lingkungan tempat kerja tidak nyaman.
  • Ingin meneruskan pendidikan yang jauh lebih tinggi untuk menunjang karir kedepannya.
  • Ingin melakukan usaha sendiri.
  • Kondisi fisik atau tubuh yang menuntut untuk mengundurkan diri pada tempat kerja.
  • Gaji yang jauh dari standar.
  • Jobdesk yang tidak sesuai dari yang awalnya disepakati.
  • Waktu jam kerja yang melebihi jam kerja pada umumnya.
  • Persaingan di tempat kerja yang tidak sportif.
  • Memiliki anak yang tidak bisa ditinggalkan.
  • Ada beberapa aturan dari perusahaan yang merugikan para karyawannya.

Fungsi Surat Pengunduran Diri

  • Memberikan kesempatan bagi perusahaan tempat kita bekerja untuk -mencari pengganti kita.
  • Menunjukkan pada perusahaan bahwa kita adalah seorang yang profesional, memiliki etika dan sopan santun.
  • Surat pengunduran diri memiliki fungsi untuk menentukan jelas atau tidaknya status seseorang dalam sebuah instansi.
  • Mengakhiri proses dalam bekerja.
  • Sebagai sarana secara resmi dalam rangka pengunduran diri dari perusahaan.

Manfaat Surat Pengunduran Diri

  • Terlihat Profesional dan Serius
    Setiap keputusan yang dibuat harus disertai dengan kesopanan, terutama di dunia kerja dan bisnis. Jika ingin secara resmi mengundurkan diri dari pekerjaan dengan cara yang baik yaitu mengajukan surat pengunduran diri. Dengan cara tersebut maka perusahaan juga akan menilai kita sebagai orang yang baik, bertanggung jawab dan memiliki perilaku yang baik.
  • Perusahaan Memiliki kesempatan untuk Mengisi Posisi Kita
    Surat pengunduran diri biasanya diajukan sebelum tangaal pengunduran diri kita. Misalnya kita ingin mengundurkan diri pada awal Oktober, maka kita harus mengirim surat pengunduran diri sebelum awal Oktober.

Format Surat Pengunduran Diri

Format atau bentuk dari surat pengunduran diri sangat sederhana dan semakin sederhana semakin baik. Namun, tetap harus memperhatikan etika yang baik, dikarenakan pengunduran diri merupakan hal yang kurang disukai oleh perusahaan manapun.

Berikut ini format dari penulisan surat pengunduran diri yang baik dan benar yaitu:

  • Nama Kota dan Tanggal
    Penulisan dari nama kota dan tanggal ini biasanya diletakkan pada bagian pojok kanan atas. Di dalam penulisannya harus diawali dengan huruf kapital, pemisah nama kota dan tanggal yaitu koma dan diakhiri tanpa menggunakan titik. Contoh: Malang, 28 September 2020 atau Malang, 28-09-2020
  • Nama dan Alamat yang dituju
    Biasanya surat pengunduran diri ditujukan kepada bagian HRD atau bisa juga lngsung kepada kepala perusahaan. Apabila ditujukan kepada kepala perusahaan harus ditulis dengan benar dan tepat. Selain itu juga harus menyertakan gelarnya.
    Contoh:
    Kepada Yth: Manager PT. (Nama Perusahaan)
    Dari: (Nama Kita)
    Jabatan: (Jabatan Kita)
    Departemen: (Nama Departemen)
    Hal: Pengunduran Diri
  • Salam Pembuka
    Surat pengunduran diri juga harus disertai dengan salam pembuka seperti surat surat pada umumnya. Contoh: Hormat Saya, Salam sejahtera, Assalamualaikum dan lainnya.
  • Alasan Pengunduran diri
    Alasan ingin mengajukan surat pengunduran diri hal ini harus disertakan, jika tidak disertakan biasanya perusahaan akan menolak pengunduran diri dari kita.
  • Menulis Tanggal Mengundurkan diri
    Tuliskan tanggal pada saat kita mengundurkan diri, hal ini dilakukan agar jika kita sudah benar benar keluar dari perusahaan maka perusahaan sudah mendapatkan gantinya.
  • Ucapan Terimakasih
    Di dalam surat pengunduran diri kita juga bisa mengucapkan ucapan terimakasih yang dimaksudkan untuk menyanjung kepala perusahaan. Atau bisa juga mengungkapkan terimakasih karena telah diperlakukan secara baik selama bekerja di perusahaan tersebut.
  • Permohonan Maaf
    Harus disertai dengan permohonan maaf, dikarenakan mungkin saja kita memiliki kesalahan yang tidak diketahui.
  • Salam Penutup
    Salam penutup ada baiknya digunakan sama dengan pada saat melakukan salam pembuka. Misalkan pada salam pembuka menggunaa Hormat saya maka salam penutup juga menggunakan Hormat saya.
  • Nama dan Tanda Tangan
    Karena surat pengunduran diri termasuk ke dalam salah satu surat resmi, maka harus dibubuhkan nama serta tanda tangan. Bahkan ada juga perusahaan yang meminta untuk menyertakan materai guna keperluan administrasi. Biasanya nama dan tanda tangan diletakkan pada bagian kanan bawah sesuai pada tanggal pembuatan surat pengunduran diri.

Contoh Surat Pengunduran Diri

Ada beberapa contoh dari surat pengunduran diri yang ditujukan untuk berhenti dari tempat kerja yang sekarang atau dari perusahaan, diantaranya yaitu:

contoh Surat Pengunduran Dir
contoh Surat Pengunduran Dir
contoh Surat Pengunduran Dir
fbWhatsappTwitterLinkedIn