Biologi

Ekosistem Air Tawar : Jenis dan Contohnya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Ekosistem air tawar adalah ekosistem yang berada di dalam perairan air tawar yang kaya akan mineral dengan kandungan pH air sekitar 6. Ekosistem air tawar dapat berubah-ubah, hal ini karena habitat di air tawar dapat mengering saat musim panas.

Dibandingkan dengan ekosistem lainnya, ekosistem air tawar lebih sedikit. Namun, ekosistem air tawar sangat penting bagi kehidupan manusia, salah satunya sebagai sumber air bagi kehidupan sehari-hari, seperti keperluan rumah tangga atau keperluan dalam irigasi pertanian.

Jenis-jenis Ekosistem Air Tawar

Ekosistem air tawar terbagi menjadi dua jenis yaitu perairan mengalir atau lotik, dan perairan menggenang atau lentik. Berikut ini penjelasannya:

  • Perairan Mengalir (Habitat Lotik)

Perairan mengalir atau biasa dikenal sebagai habitat lotik adalah jenis ekosistem air tawar yang memiliki arus sehingga air dapat terus bergerak.

Semua organisme yang tinggal di perairan mengalir harus menghadapi aliran air yang cukup deras, sehingga biota air harus berjuang lebih keras agar dapat bertahan hidup.

  • Perairan menggenang (Habitat Lentik)

Perairan menggenang atau Habitat Lentik adalah jenis ekosistem air tawar yang tidak memiliki arus, sehingga pergerakan arusnya cenderung tenang dan bergerak secara terus menerus.

Perairan mengenang dibagi menjadi 3 zona, yaitu:

  • Zona Litoral, yaitu daerah akuatik yang berada dekat dengan tepian, sehingga organisme mendapatkan banyak cahaya matahari. Biasanya, tempat ini terdapat banyak organisme yang tumbuh dan berkembang, contohnya tumbuhan air.
  • Zona Limnetik, yaitu daerah akuatik yang letaknya cukup dalam dari permukaan yang berada di bawah zona Litoral. Walaupun zona limnetik berada di bawah zona Litoral, namun zona ini masih mendapatkan cahaya matahari dengan intensitas cahaya remang-remang.
  • Zona Afotik, yaitu daerah akuatik yang lekatnya jauh dibawah zona Litoral atau dibawah zona limnetik, sehingga cahaya matahari tidak dapat menebus ke dalam zona tersebut.

Contoh Ekosistem Air Tawar

  • Sungai

Sungai adalah daerah perairan dimana aliran air berada di permukaan besar dan memanjang yang mengalir secara terus menerus. Sungai merupakan salah alah satu contoh Ekosistem air tawar yang termasuk ke dalam jenis perairan mengalir (Lotik). Sungai menjadi tempat mengalirnya air secara gravitasi menuju tempat yang lebih rendah.

  • Danau

Danau adalah daerah perairan yang terbentuk secara alami, berupa cekungan besar yang digenangi oleh air tawar ataupun asin, dan dikelilingi oleh daratan. Danau merupakan salah satu ekosistem air tawar yang termasuk kedalam jenis perairan menggenang (Lentik).

  • Laut

Laut adalah sebuah perairan asin yang besar dan luas, serta dikeliling secara menyeluruh ataupun sebagian oleh daratan. Laut sangat memengaruhi iklim di bumi dan berperan aktif dalam siklus karbon, siklus air maupun siklus nitrogen. Laut merupakan contoh dari ekosistem air tawar yang termasuk kedalam jenis perairan mengalir atau Habitat Lotik.

  • Rawa

Rawa adalah lahan yang secara alami tergenang air akibat drainase yang terhambat, baik secara periodik maupun terus menerus selama kurun waktu yang panjang dalam setahun. Rawa merupakan salah satu contoh ekosistem air tawar yang termasuk ke dalam jenis habitat lentik atau perairan menggenang.

  • Kolam Ikan

Kolam ikan adalah danau buatan atau perairan terkenal yang digunakan untuk memelihara beberapa ikan untuk kegiatan Budidaya ikan. Kolam ikan merupakan ekosistem air tawa yang termasuk ke dalam jenis perairan menggenang atau Habitat Lentik.