Institusi Sosial: Pengertian – Jenis dan Contohnya

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Dalam sebuah kelompok tentunya ada lembaga yang dibentuk untuk menjadi wadahnya. Lembaga tersebut seringkali disebut dengan institusi sosial. Pembentukan institusi sosial seringkali dilatarbelakangi dengan adanya persamaan tujuan.

Sehingga dengan dibentuknya institusi ini diharapkan dapat menjadi wadah yang mendorong terwujudnya tujuan bersama. Institusi bukan semata mata perkumpulan antar kelompok yang tidak terikat apapun. Melainkan, institusi merupakan suatu lembaga terstruktur dan terikat oleh aturan dalam pelaksanaannya.

Lalu, apa saja ciri ciri yang dimiliki oleh institusi sosial? Apa saja contoh dari institusi sosial? Berikut merupakan pemaparan mendetail mengenai institusi sosial.

Pengertian Institusi Sosial

Pengertian Secara Umum

Institusi sosial merupakan suatu lembaga yan menghubungan kepentingan antar anggotanya, yang mana memiliki persamaan kepentingan dan tujuan. Dalam institusi sosial ini dibentuk serangkaian aturan dan tujuan terstruktur yang mempermudah institusi untuk mencapai tujuannya. Dalam pelaksanaannya, institusi sangat mementingkan loyalitas dari setiap anggotanya.

Hal itu dilakukan untuk menjamin berjalanya institusi untuk kedepannya. Banyak sekali aturan dan norma yang sengaja dibentuk oleh pihak institusi sosial. Hal ini dilakukan tidak lain dan tidak bukan untuk mengatur segala bentuk interaksi, tindakan dan juga pelaksanaan kewajiban dari setiap anggotanya.

Pengertian Menurut Para Ahli

Untuk menambah pengetahuan kita mengenai institusi sosial. Berikut ada beberapa pemaparan mengenai pengertian institusi sosial yang dikemukakan oleh para ahli.

  • Menurut Judson R. Landis, institusi sosial diartikan sebagai norma, aturan, dan pola organisasi yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan atau masalah pokok yang terkait dengan pengalaman masyarakat.
  • Menurut Soerjono Soekanto, Institusi sosial merupakan himpunan norma dan nilai dari segala bentuk tindakan sosial yang dilakukan. Hal ini bertujuan untuk pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.
  • Menurut Harton, institusi sosial merupakan suatu sistem relasi sosial dalam masyarakat yang mendukung berbagai nilai dan prosedur tertentu dalam rangka memenugi kebutuhan sosial.
  • Menurut Peter L. Berger, institusi sosial diartikan sebagi serangkaian prosedur yang menyebabkan perbuatan manusia ditekan dan dipaksa oleh pola tertentu. Prosedur itu menekan manusia untuk bergerak melalui jalan yang dianggap sesuai dengan keinginan dan tujuan yang telah disepakati.

Ciri-ciri Institusi Sosial

Adapun beberapa karakteristik yang menggambarkan makna dari institusi sosial. Karakteristik ini mempermudah kita untuk lebih dapat mengklasifikasikan permasalahan yang berkaitan dengan institusi sosial. Berikut merupakan ciri ciri yang dimiliki institusi sosial.

  • Pembentukan institusi sosial dilatarbelakangi dengan adanya persamaan tujuan.
  • Semua yang ada dalam institusi telah diatur dan terikat oleh norma dan kebijakan yang telah disepakati bersama.
  • Segala bentuk pola pikir, penyelesaian masalah dan juga pembentukan kebijakan disesuaikan denga kebutuhan kemasyarakatan.
  • Memiliki tingkat formalitas yag tinggi. Hal ini dikarenakan semua tindakan dan pola interaksi sangat terikat oleh aturan.
  • Dalam melaksanakan tugasnya, sebuah institusi telah dilengkapi oleh sarana dan prasarana yang lengkap dan mewadahi.
  • Memiliki aturan dan norma yang tertulis dan tidak tertulis.
  • Institusi yang didirikan secara simbolis menggambarkan tujuan dan fungsi terbentuknya.
  • Keberlangsungan dari organisasi relatif berjalan tetap.
  • Memiliki struktur keorganisasian yang jelas.

Tujuan Institusi Sosial

Suatu institusi sosial tidak akan dibentuk tanpa adanya tujuan utama yang melatarbelakanginya. Secara umum, institusi sosial dibentuk dengan tujuan untuk menaungi segala kebutuhan kemasyarakatan.

Berikut ini beberapa tujuan lain dari institusi sosial.

  • Memberikan rasa aman, nyaman, dan damai dalam segala aspek dari kehidupan masyarakat.
  • Meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat.
  • Menyebarluaskan dan memaparkan segala bentuk norma, nilai sosial dan juga kebijakan yang baru saja dibentuk dan disepakati bersama.
  • Meningkatkan kesadaran masyarakat akan norma dan nilai nilai sosial yang sudah berkembang dalam kehidupan masyarakat.
  • Menciptakan kondisi yang tertib dan kondusif.
  • Memfasilitasi masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya.
  • Mempermudah masyarakat untuk menyelesaikan dan mengatasi segala permasalahan yang muncul dari salah satu bidang kemasyarakatan.
  • Senantiasa mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi kebijakan, norma dan nilai sosial yang ada.
  • Meminimalisir adanya pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).
  • Memberikan ilmu serta pengarahan yang berkaitan dengan pengendalian sosial.
  • Membentuk program program tertentu yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat saat itu.

Fungsi Institusi Sosial

Adapun beberapa fungsi dari dibentuknya institusi sosial.

  • Mengadakan sosialisasi yang berkaitan dengan isu dan permasalahan yang sedang hangat diperbicarakan.
  • Menyebarluaskan mengenai kebijakan dan informasi terbaru yang berkaitan dengan bidang yang dinaungi oleh institusi.
  • Melakukan pengawasan dan juga pengotrolan terhadap perilaku masyarakat.
  • Mengupayakan penegakan aturan dan kebijakan di lingkungan masyarakat.
  • Memberikan teguran dan juga peringatan terhadap masyarakat yang lalai dalam menjalankan aturan yang sudah ditetapkan.
  • Menyelesaikan segala bentuk permasalahan dan konflik yang terjadi di bidang institusi tertentu.

Jenis Institusi Sosial

Dalam perkembangannya, institusi sosial telah dibagi menjadi beberapa jenis. Pengklasifikasian tersebut didasarkan pada lingkungan yang dinaunginya.

Institusi Kekeluargaan

Sebuah institusi atau tatanan sosial yang terbentuk atas sekelompok orang yang memiliki keterikatan hubungan kekeluargaan satu sama lain. Yang cakupan keanggotaannya juga tidak akan jauh jauh dari keturunan keluarga tersebut.

Institusi Pendidikan

Sebuah institusi atau kelembagaan yang bergerak dibidang pendidikan. Institusi ini dibentuk dengan tujuan untuk menyebarluaskan dan memberikan ilmu pengetahuan terhadap masyarakat umum tanpa terkecuali. Perkembangan institusi ini sangat berkaitan dengan aturan dan norma sosial yang sudah diciptakan.

Sebab, segala kebijakan, aturan, norma sosial lebih mempermudah terciptanya kondisi pembelajaran yang lebih kondusif.

Institusi Ekonomi

Lembaga ini lebih ditekankan pada penyelesaian berbagai hal yang erat kaitannya dengan kehidupan perekonomian masyarakat. Yang dapat dimulai dari cara pemenuhan kebutuhan, cara mengembangkan industri pangan, dan lain sebagainya. Pembentukan institusi ekonomi ini lebih diorientasikan untuk peningkatan kesejahteraan perekonomian masyarakat.

Institusi Politik

Pembentukan dari institusi politik ini lebih diorientasikan untuk menciptakan kondisi lingkungan yang aman dan tentram. Dalam pelaksanaannya, institusi ini terus berupaya untuk melakukan penegakan kebijakan, dan juga aturan yang ada. Selain itu, juga bertujuan untuk meminimalisir adanya berbagai tindakan kriminal dan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

Institusi Agama

Institusi agama merupakan lembaga yang dibentuk dengan tujuan untuk mendorong manusia dan masyarakat lebih mendekatkan diri pada tuhan. Institusi ini lebih berorientasi pada pengimplementasian segala pedoman keagamaan dalam kehidupan masyarakat.

Institusi Hiburan

Pembentukan instasi yang ditujukan untuk memenuhi kesenangan dari masyarakat. Terlebih sangat direkomendasikan kepada masyarakat yang dipusingkan oleh pekerjaan dan kehidupannya. Tentunya hal ini akan lebih berperan untuk meningkatkan kesehatan mental masyarakat (mental health).

Institusi Kesehatan

Pembentukan suatu lembaga yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat dalam bidang kesehatan. Lembaga ini sangat berorientasi pada kesehatan masyarakat di seluruh wilayah dengan segala sarana dan prasarana yang lengkap.

Institusi Keuangan

Institusi ini bertugas untuk menyelesaikan permasalahan keuangan yang sedang dialami oleh masyarakat. Institusi ini juga bertanggung jawab dengan hal yang berkaitan dengan peredaran mata uang negara.

Institusi Kemasyarakatan

Institusi yang ditugaskan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan kemasyarakatan yang marak terjadi dalam lingkungan masyarakat. Dengan adanya institusi ini diharapkan masyakat dapat menjalin hubungan yang harmonis satu sama lain.

Contoh Institusi Sosial

Berikut ini merupakan contoh dari institusi sosial yang telah berkembang di dalam kehidupan masyarakat.

  • Koperasi
  • Sekolah
  • Partai Politik
  • Bawanslu
  • Majelis Ulama Indonesia (MUI)
  • Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWGI)
  • Bank
  • Rukun Tetangga  (RT)
  • Rukun Warga (RW)
  • Pengadilan
  • Puskesmas.
fbWhatsappTwitterLinkedIn