Kesiapan Kerja: Pengertian – Karakteristik dan Faktor yang Mempengaruhinya

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Bagi seorang yang sudah lulus SMA atau lulus kuliah pasti nantinya akan memasuki ke dalam dunia kerja. Sebelum masuk ke dalam dunia kerja, ada yang dinamakan dengan kesiapan kerja yaitu suatu sikap dari individu sebelu memasuki dunia kerja.

Pada materi kali ini, kita akan membahas mengenai kesiapan kerja yang meliputi pengertian, karakteristik, aspek dan faktor yang mempengaruhi dalam kesiapan kerja.

Pengertian Kesiapan Kerja

Menurut Para Ahli

  • Makki, dkk (2015)
    Kesiapan kerja adalah keterampilan, pengetahuan dan sikap yang akan memungkinkan untuk membantu lulusan baru agar dapat berkontribusi secara produktif terhadap pencapaian tujuan organisasi yang terdapat di tempat individu tersebut bekerja.
  • Sofyan (1991)
    Kesiapan kerja adalah suatu kemampuan seseorang untuk menyelesaikan suatu pekerjaan sesuai dengan ketentuan tanpa mengalami kesulitan dan hambatan dengan hasil maksimal dengan target yang telah ditentukan.
  • Fitriyanto (2006)
    Kesiapan kerja adalah kondisi yang menunjukkan adanya keserasian antara kematangan fisik, mental serta pengalaman sehingga individu mempunyai kemampuan untuk melaksanakan suatu kegiatan tertentu dalam hubungannya dengan pekerjaan.
  • Sugihartono (1991)
    Kesiapan kerja adalah kondisi yang menunjukkan adanya keserasian antara kematangan fisik, kematangan mental serta pengalaman belajar sehingga individu mempunyai kemampuan untuk melaksanakan suatu kegiatan atau tingkah laku tertentu dalam hubungan dengan pekerjaan.

Secara Umum

Kesiapan kerja merupakan sikap, kemampuan dan pengetahuan dari individu agar dapat mempersiapkan dirinya menghadapi dunia kerja, sehingga nantinya pada saat sudah bekerja dapat melaksanakan kegiatan sesuai dengan targetnya.

Karakteristik Kesiapan Kerja

  • Pengalaman
    Pengalaman adalah salah satu faktor yang menjadi suatu penentu kesiapan karena dapat menciptakan lingkungan yang dapat dipengaruhi oleh perkembangan dari kesiapan seseorang dalam masuk ke dunia kerja.
  • Tingkat Kematangan
    Tingkat kematangan ini berkaitan dengan perkembangan dan pertumbuhan dari individu itu sendiri yang siap untuk digunakan.
  • Keadaan Mental dan Emosi
    Keadaan mental dan emosi dari individu yang memiliki kesiapan di dalam bekerja harus serasi. Misalnya kemauan untuk bekerja dengan orang lain, memiliki pertimbangan yang logis, sikap yang dewasa dan kemauan untuk maju mengembangkan kemampuan yang dimilikinya.
  • Memiliki motivasi
    Motivasi adalah pendorong yang dibutuhkan oleh individu agar ia bisa maju untuk mencapai tujuannya. Motivasi di dalam bekerja juga dapat mendorong semangat bagi individu.
  • Memiliki Kedisiplinan
    Disiplin merupakan sikap untuk selalu tertib terhadap suatu kebijakan. Untuk memasuki dunia kerja harus memiliki sikap yang disiplin, dikarenakan disiplin diperlukan untuk meningkatkan prestasi di dalam bekerja.
  • Memiliki Keterampilan
    Untuk memasuki dunia bekerja seorang individu harus memiliki keahlian atau keterampilan yang sesuai dengan pekerjaan yang akan dipilihnya..
  • Memiliki Kesungguhan
    Kesungguhan di dalam bekerja akan menentukan keberhasilan individu di dalam dunia kerja. kesungguhan juga diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan yang sedang dikerjakan.

Aspek Kesiapan Kerja

Di dalam kesiapan kerja terdapat 8 aspek yaitu tanggung jawab, kemauan, fleksibilitas, kemampuan, komunikasi, keterampilan, pandangan diri dan kesehatan. Berikut ini penjelasan dari 8 aspek kesiapan kerja yaitu:

  • Tanggung Jawab
    Tanggung jawab adalah bentuk perilaku dan juga kesadaran yang dimiliki individu agar dapat menyelesaikan apa yang menjadi tanggung jawabnya (tugas). Di dalam tanggung jawab ini melibatkan kejujuran, kepercayaan dan integritas.
  • Kemauan
    Kemauan adalah sikap yang sering dikaitkan dengan tanggung jawab, motivasi, komitmen, integritas agar dapat melakukan tugas dari pekerjaan yang ada.
  • Fleksibilitas
    Fleksibilitas ini merupakan kemampuan seorang individu di dalam penyesuaian diri dengan lingkungan kerja, tuntutan kerja dan perubahan di dalam dunia kerjanya. Seseorang yang mempunyai aspek fleksibilitas dapat mengatasi perubahan di dalam dunia kerjanya.
  • Kemampuan
    Kemampuan merupakan sesuatu yang dimiliki oleh individu misalnya keahlian, keterampilan agar dapat menyelesaikan suatu tugas atau tanggung jawab yang ada pada tempat kerjanya.
  • Komunikasi
    Komunikasi menjadi suatu aspek yang penting juga di dalam kesiapan kerja, sebab orang yang memiliki komunikasi baik dengan orang yang bekerja di tempat kerja dapat dengan mudah berinteraksi dan beradaptasi dengan lingkungan kerjanya.
  • Keterampilan
    Individu yang siap di dalam bekerja harus memiliki keterampilan atau keahlian untuk dapat dibawa ke dalam dunia kerja. Individu akan menggunakan keterampilannya di dalam dunia kerja untuk menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya.
  • Pandangan Diri
    Pandangan diri merupakan pemahaman bagaimana seseorang memandang dirinya sendiri di dalam dunia kerja. Individu menyadari kemampuan yang dimilikinya, rasa percaya diri yang ada di dalam dirinya dan lainnya.
  • Kesehatan
    Individu yang siap untuk bekerja dapat menjaga kebersihan dan merawat dirinya, baik itu secara fisik dan mental.

Faktor yang Mempengaruhi Kesiapan Kerja

Di dalam mempengaruhi kesiapan kerja ada 2 faktor yaitu faktor yang berasal dari individu dan faktor sosial. Berikut ini penjelasan dari kedua faktor tersebut yaitu:

  • Faktor yang Berasal dari Individu
    Faktor yang berasal dari individu ini meliputi bakat, dorongan, kelakuan, budi pekerti, hasil prestasi, menggunakan waktu luang, aspirasi, pengetahuan sekolah, pengetahuan mengenai dunia kerja, pengalaman kerja dan kemampuan yang dimiliki.
  • Faktor Sosial
    Faktor sosial disini meliputi keadaan dari teman sepantaran, bimbingan dari orang tua dan keadaan masyarakat yang berada di sekitar kita.
fbWhatsappTwitterLinkedIn