13 Negara yang Memiliki Senjata Nuklir

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Senjata nuklir adalah jenis senjata yang berasal dari hasil reaksi fisi nuklir, fusi nuklir, atau gabungan dari  keduanya yang tercipta setelah ledakan. Senjata ini juga dikenal dengan sebutan bom atom. Bom nuklir ini merupakan senjata paling berbahaya di muka Bumi. 

Beberapa negara menyiapkan senjata ini untuk kepentingan tertentu seperti negara-negara berikut ini.

1. Iran

Iran merupakan sebuah negara Timur Tengah yang berlokasi di Asia Barat Daya. Negara yang dulu dikenal sebagai Persia ini telah mengembangkan uraniumnya menjadi sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir. 

Iran menegaskan bahwa pembangunan nuklir yang sudah berlangsung sejak masa pemerintahan Dinasti Pahlavi pada tahun 1950 adalah murni untuk kepentingan rakyat dan tidak akan digunakan untuk menyerang negara lain. 

Namun pengembangan tersebut menuai kontroversi di beberapa negara seperti Israel, Amerika Serikat dan Uni Eropa. Negara-negara ini mencurigai Iran memiliki maksud lain yang dapat mengganggu perdamaian dunia. 

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti berapa jumlah total hulu nuklir yang dimiliki oleh Iran. Reaktor nuklir Iran berada di kota Arak.

2. Irak

Masih dari negeri Timur Tengah di Asia Barat Daya yang berdekatan dengan Iran yaitu Irak juga memiliki senjata nuklir. Irak membangun dan menggunakan nuklir secara aktif pada tahun 1962 hingga 1991. Senjata nuklir tersebut digunakan oleh Saddam Husein selama masa kampanye nya melawan Iran sekitar tahun 1980 an. 

Penggunaan nuklir Irak ini dianggap sebuah kejahatan sehingga dipaksa berhenti dan dibongkar dibawah pengawasan PBB pada tahun 1991. 

Namun pada tahun 2002 pemerintahan George W. Bush dan Tony Blair melaporkan bahwa Irak masih memproduksi nuklir dalam skala besar secara rahasia. 

3. Israel

Israel tidak pernah mengakui secara resmi bahwa negaranya memiliki senjata nuklir namun juga tidak pernah menyangkalnya. Negara di sebelah timur Laut Mediterania ini hanya mengakui Pusat Riset Nuklir Negev yang berada di Dimona hanya digunakan sebagai tempat penelitian.

Pengakuan Israel tersebut diragukan karena hingga saat ini belum pernah ada temuan apapun yang dilaporkan oleh tim peneliti Israel di Pusat Riset Nuklir Negev. Kekhawatiran dunia semakin bertambah dengan adanya tragedi pembantaian orang Yahudi oleh Nazi Jerman. Sehingga sebagian besar menyimpulkan bahwa Israel mengembangkan nuklir sebagai pertahanan terakhir kehidupan umat Yahudi. 

Diperkirakan senjata paket nuklir disimpan di dekat kota Gedera yang berlokasi sekitar 40 km selatan Tel Aviv.

4. Korea Utara

Korea Utara secara terbuka mengungkapkan bahwa negara yang dipimpin oleh Kim Jong Un ini telah mengembangkan nuklir. Korea Utara sudah berminat mengembangkan nuklir sejak tahun 1950 an namun terhalang karena terikat perjanjian dengan Nonproliferasi Nuklir. 

Pada tanggal 10 Januari 2003 Korea Utara resmi menarik diri dari perjanjian tersebut dan mulai aktif mengembangkan nuklir pada Februari 2005. Tujuan dari Korea Utara membangun nuklir adalah sebagai persenjataannya mengingat negara ini masih perang dingin dengan Korea Selatan. 

Sejak tahun 2006 Korea Utara telah melakukan uji coba nuklirnya sebanyak 6 kali pada tingkat  keahlian yang meningkat. Diketahui per tahun 2020 Korut telah memiliki 30-40 hulu ledak. 

5. Afrika Selatan 

Mungkin kita mengetahui bahwa negara di Afrika mayoritas merupakan negara yang tertinggal baik dari segi ekonomi maupun teknologi. Namun ternyata Afrika Selatan pernah berhasil membangun senjata nuklir nya

Afrika Selatan membuat senjata nuklir nya pada awal tahun 1980 an sebanyak 6 buah. Senjata nuklir yang sudah dibuat tersebut dibongkar oleh Afrika Selatan sendiri pada awal 1990 an. Alasannya adalah pemerintah Afrika Selatan khawatir jika senjata paling berbahaya tersebut jatuh ke. Partai oposisi dan juga Afrika Selatan telah menandatangani perjanjian anti nuklir bersama dengan PBB. 

Afrika Selatan menjadi satu-satunya negara yang membuat nuklir namun kemudian dibongkar sendiri. 

6. Pakistan

Pakistan pada saat berada di bawah kepemimpinan  Perdana Menteri Zulfikar Ali Bhutto mulai mengembangkan senjata nuklirnya atau tepatnya pada Januari 1972 secara rahasia.. Sejak awal Pakistan memang tidak pernah bergabung dengan Perjanjian Nonproliferasi Nuklir. 

Perdana Menteri Zulfikar Ali Bhutto menunjuk Abdul Qadeer Khan sebagai pemimpin pembuatan nuklir Pakistan. Reaktor nuklir pertama dibangun dekat dengan Karachi sedangkan fasilitas-fasilitasnya berada di Islamabad. 

Pakistan pertama kali melakukan uji coba nuklirnya pada 30 Mei 1998 di Chagai Hills. Hingga tahun 2019 Negeri Seribu Cahaya ini memiliki 150-160 hulu ledakan dengan total uji coba sebanyak 6 kali. 

7. India

Serupa dengan Pakistan, India juga tidak pernah menandatangani Perjanjian Nonproliferasi Nuklir. Sejak tahun 1954-1959 yaitu ketika berada di bawah kepemimpinan Presiden Rajendra Prasad, India mulai mengembangkan senjata nuklir secara serius. 

Dalam pembangunan reaktor nuklirnya India dibantu oleh beberapa negara dari barat. 

India diduga telah menyimpan 800 kg plutonium tingkat reaktor yang terpisah pada tahun 1999, serta 8.300 kg plutonium sipi yang cukup untuk  menghasilkan sekitar 1.000 senjata nuklir. Sementara itu hingga tahun 2019 India telah berhasil membangun 130 hulu ledak dengan percobaan pertamanya pada 18 Mei 1974 di Gurun Thar. Suara ledakan uji coba tersebut bahkan menghebohkan dunia karena suaranya sangat keras. 

8. China

China mempelajari pembuatan senjata pemusnah massal ini dari Uni Soviet namun sempat berhenti setelah Sino-Soviet pecah. China membuat senjata ini untuk keperluan pembakit listrik dan juga sebagai senjata. 

Pada tahun 16 Oktober 1964 China menguji coba nuklirnya untuk pertama kali sedangkan pada tahun 1967 China menguji coba bom hidrogen pertamanya. Negara Tirai Bambu ini juga telah memiliki reaktor nuklir generasi ketiga yang diberi nama Hualong One. 

Reaktor nuklir ini dikelola oleh Perusahaan Nuklir Nasional China (CNNC) yaitu sebagai pembangkit listrik dan telah beroperasi sejak 2019. Menurut China, reaktor yang berada di provinsi Fujian ini mampu memenuhi kebutuhan 1 juta penduduk selama 60 tahun. 

Saat ini China memiliki total 320 total hulu ledak.

9. Inggris

Inggris telah menjadi negara ketiga yang berhasil menguji coba bom nuklirnya setelah Amerika Serikat dan Uni Soviet. Pada tahun 1952 Britania Raya berhasil meledakan bom yang di beri nama “Hurricane” di Kepulauan Montebello di Australia bagian barat. Senjata tersebut sudah dikembangkan sejak tahun 1947. 

Sepanjang tahun 1952 hingga 1957 Inggris telah menguji coba bom atomnya sebanyak 12 kali di Kepulauan Montebello, Maralinga dan Emu Field. Selain itu Inggris juga memiliki kapal selam rudal balistik bertenaga nuklir kelas Vanguard Trident sebanyak 4 buah. 

Total hulu ledak yang dimiliki oleh Inggris hingga saat ini berjumlah 215 buah. Nuklir tersebut diciptakan untuk melawan Soviet. 

10. Bosnia

Bosnia adalah sebuah negara yang berada di semenanjung Balkan di selatan Eropa. Negara ini memiliki senjata nuklir yang telah diuji coba pertama kali pada tahun 1960 dan bom hidrogen pada tahun 1958. Senjata tersebut memiliki kekuatan sebesar 100 megaton.

Bosnia juga memiliki bunker anti nuklir yang dibangun di bawah tanah di gunung yang berada di Kota Konjic. Bunker ini memiliki luas 6000 meter persegi dan mampu menahan serangan nuklir sebesar 20 kiloton yang artinya lebih kuat dari bom atom Hiroshima dan Nagasaki. 

11. Rusia

Rusia adalah negara kedua yang berhasil menguji coba senjata nuklirnya tepatnya pada tahun 1949 yang diberi nama “Joe-1”. Tujuan Rusia menciptakan senjata nuklir adalah untuk menyeimbangkan kekuatannya selama perang dingin dengan Amerika Serikat dan Inggris. 

Rusia menjadi negara yang pertama yang pernah meledakan bom atom terkuat di dunia yaitu berkekuatan 100 megaton. 

Negeri Beruang Putih bau-baru ini telah menciptakan 2 buah senjata yang disebut paling berbahaya hingga membuat Amerika Serikat khawatir. Kedua senjata tersebut adalah Burevestnik dan Poseidon. 

Saat ini Rusia memiliki 6.375 unit senjata nuklir, 2.060 senjata pensiun, 4.351 senjata cadangan, dan 1.326 masih dalam tahap pengembangan strategis serta 5.830 hulu ledak. 

12. Amerika Serikat 

Negeri Super Power ini telah mengembangkan senjata nuklirnya sejak Perang Dunia II. Artinya Amerika Serikat adalah negara yang pertama kali menciptakan senjata pemusnah massal ini. Senjata ini diciptakan AS ketika perang melawan Nazi Jerman. Selain menjadi negara yang berhasil menciptakan senjata nuklir AS juga merupakan negara pertama yang membuat bom hidrogen. 

Bom Hidrogen Amerika diuji coba untuk pertama kali pada tahun 1952 yang diberi nama “Ivy Mike”. Amerika Serikat telah mengkonfirmasi jumlah nuklir yang dimilikinya ada 5.800 senjata nuklir, 2.000 buah senjata pensiun, 3.800 senjata cadangan, 1.373 senjata dalam tahap pengembangan strategis, serta 3.750 hulu ledak nuklir. 

13. Perancis

Perancis merupakan salah satu negara dengan kekuatan nuklir terbesar di dunia. Jumlah to9tal hulu ledakan yang dimiliki Perancis ada 290 buah. Perancis bahkan memiliki senjata Triad yakni senjata yang dapat diluncurkan dari udara, darat dan laut. L

Namun Perancis kini telah menonaktifkan semua senjata nuklir daratnya. Terakhir kali negara Menara Eiffel ini melakukan uji coba senjatanya pada tahun 1996. Setelah itu Perancis bergabung dengan perjanjian Perjanjian Nonproliferasi Nuklir. 

fbWhatsappTwitterLinkedIn