10 Perusahaan Makanan Terbesar di Dunia yang Perlu diketahui

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Perusahaan-perusahaan raksasa di dunia tak hanya dikuasai oleh perusahaan-perusahaan teknologi, perusahaan teknologi memang merajai di era modern, namun jauh sebelumnya perusahaan-perusahaan makanan sudah terlebih dulu besar.

Pangan menjadi kebutuhan primer manusia, industri makanan berawal sejak zaman revolusi industri, berbagai perusahaan makanan bermunculan di wilayah Amerika dan Eropa. Teknologi di dalam perindustrian memicu pertumbuhan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang pangan.

Kebanyakan perusahaan makanan terbesar d dunia lahir di Amerika, bahkan hingga saat ini beberapa perusahaan makanan tersebut masih menguasai pasar dunia. Berikut adalah perusahaan-perusahaan makanan raksasa di dunia.

1. Nestle

Perusahaan makanan terbesar yag pertama adalah Nestle, perusahaan Swiss ini didirikan di tahun 1866 oleh Henri Nestle, di awal berdirinya perusahaan tersebut bernama Anglo-Swiss Condensed Milk Company.

Dimulai dengan memproduksi produk makanan bayi di tahun 1867, di tahun 1882 mengembangkan usahanya ke Amerika. Nestle mulai memproduksi coklat susu di tahun 1875. Nestle kemudian menjangkau banyak negara di dunia, di Indonesia sendiri susu Dancow mulai diproduksi di tahun 1976 dan di tahun 1978 Nestle Indonesia mulai memproduksi kopi Nescafe.

Di tahun 2021, Nestle tercatat sebagai perusahaan makanan dan minuman terbesat di dunia, Nestle bertahan karena keunggulannya di industri makanan beku seperti Hot Pockets dan Stouffers.

2. Archer Daniels Midland

Archer Daniels Midland atau ADM merupakan perusahaan multi-nasional yang bergerak di bidang pengolahan makanan, berpusat di Amerika yaitu di Chicago dan menguasai juga wilayah Amerika Utara, Selatan, Eropa, Timur Tengah, Afrika dan Asia.

Perusahan ADM berdiri di tahun 1902, di tahun 1923 membentuk perusahaan baru yaitu Archer Daniels Midland Company dan menjadi produsen besar minyak biji rami. Di tahun 1990-an, perusahaan ini untuk pertama kalinya terjun produk makanan konsumen yang berbahan dasar kedelai dan memiliki merek Harvest Burger.

Di tahun 2020 perusahaan ini berada di daftar perusahaan besar di urutan ke 168, karena menghadapi banyak tantangan di tahun-tahun sebelumnya.

3. Cargill

Cargill adalah perusahaan pangan yang berasal dari Amerika Serikat dan beroperasi di 70 negara di wilayah Amerika Utara, Timur Tengah, Eropa, Asia dan Afrika. Perusahaan ini bergerak di bidang pangan dan bio-industri, nutrisi hewan, protein dan juga garam.

Cargill juga menyediakan rantai pasokan pertanian, seperti pengadaan, perdagangan, pengolahan dan distribusi biji-bijian dan minyak. Perusahaan ini mengolah daging sapi dan unggas sehingga memiliki nilai tambah.

Perusahaan ini telah mengembangkan sayap industrinya ke Cina dan Asia Tenggara. Di masa pandemi Covid-19, di tahun 2020 perusahaan Cargill bahkan tercatat mengalami peningkatan permintaan dari berbagai negara di Asia.

4. Sysco Corporation

Satu lagi perusahaan makanan terbesar di dunia yang berasal dari Amerika Serikat, Sysco Corporation adalah perusahaan pangan yang berasal dari Houston, Texas. Perusahaan ini resmi menjadi perusahaan publik di tahun 1970.

Di masa tahun 1970-an, perusahaan ini membangung banyak fasilitas yang mendukung ekspansinya yang berjalan cepat, dengan menambah penyimpanan, freezer dan armada truk perusahaan ini dapat menyimpan dan mendistribusikan daging beku olahan serta hasil bumi lainnya dengan aman dan cepat.

Di tahun 2019, Sysco Corporation masih menghasilkan pendapatan yang tinggi dari daging segar, produk makanan kaleng, buah-buahan beku, sayuran, roti dan sebagaianya. Konsumen perusahaan ini paling banyak di tahun 2019 adalah restoran-restoran, yang memberikan 62% dari penjualan bersih.

5. JBS

JBS adalah singkatan dari José Batista Sobrinho, yaitu perusahaan raksasa di dunia yang bergelut di bidang pengolahan daging. Perusahaan JBS memiliki pusat penjualannya di Brasil, perusahaan ini memproses berbagai macam daging merah dan daging ayam.

JBS memiliki pekerja yang jumlahnya lebih dari 240 ribu dan memiliki konsumen di seluruh benua di dunia dengan lebih dari 80 negara. Di tahun 2020 JBS berada di peringkat 213 dengan pendapatan total hingga 51,85 miliar dolar amerika.

6. George Weston

Perusahaan ini lebih kerap disebut Weston, yaitu perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan dan distribusi makanan di Kanada. Didirikan oleh Goerge Weston dan akhirnya hingga saat ini perusahaan ini menjadi perusahaan turun-temurun yang dijalankan oleh keluarga Weston.

Di tahun 1924 Garfield Weston mengembangkan bisnisnya dengan memproduksi biskuit dan roti dan di tahun 1928 perusahaan ini menjadi milik publik. Di tahun 1999 Weston membeli Fieldfresh Farms, yaitu sebuah perusahaan susu di Ontario.

Di tahun 2019 pendapatan bersih Weston meningkat sebanyak 3,2% yang didukung oleh ketiga segmen yaitu toko makanan, farmasi, properti dan Weston Foods.

7. Tyson Foods

Tyson Food, Inc merupakan perusahaan multinasional yang berasal dari Amerika Serikat dan berpusat di Arkansas. Perusahaan ini bergerak di bidang pengolahan dan pemasaran daging ayam, sapi dan babi. Tyson Food memiliki beberapa anak perusahaan seperti Jimmy Dean, Hillshire Farm, Ball Park, Wright Brand, Aidells, dan State Fair.

Perusahaan yang berdiri di tahun 1935 ini diawali oleh John Tyson seorang anak petani di Arkansas, pada mulanya ia menjual 50 ekor ayam dan dijual ke Chicago. John Tyson memulai perusahaannya di tahun 1947. Di tahun 1963 perusahaan ini semakin berkembang di bawah kendali Don Tyson, putra John Tyson, di tahun yang sama perusahaan ini go public.

Di tahun 1984 Tyson ekspansi hingga ke 5 negara bagian di Amerika dan di tahun 1990 perusahaan ini mulai memproduksi makanan laut dan mengakuisisi Arctic Alaska Fisheries Corp. Di tahun yang sama Tyson patungan dengan RRC dan membuka cabang di Meksiko hingga mengekspor produknya ke 43 negara di dunia.

Perusahaan ini juga merupakan penyedia ayam untuk restoran fast food terkenal seperti KFC, Taco Bell, Burger King, McDonald, Wal Mart dan lain-lain. Di tahun 2019 perusahaan ini telah menjual produknya ke 145 negara di dunia.

8. Danone

Danone adalah perusahaan makanan asal Eropa yang terbesar dan populer di Indonesia, perusahaan ini adalah perusahaan asal Perancis. Didirikan di tahun 1915 oleh Isaac Carasso.

Danone mengembangkan 4 segmen utama dalam bisnisnya yaitu produk susu segar, Nutrisi Awal Kehidupan (Early Life Nutrition), air mineral dan Gizi Medis (Medical Nutrician) di Indonesia. Produk air mineral yang tak asing di Indonesia adalah produk dari Danone.

Perusahaan ini memegang banyak brand air kemasan selain Aqua ada juga Evian dan Volvic. Danone memiliki pekerja sebanyak 102.449 orang dan menghasilkan penjualan mencapai € 28,3 miliar di tahun 2020, dengan produk yang dijual lebih dari 120 pasar. Danone mengkapitalisasi pasar dunia sebesar 45 miliar dolar amerika.

9. PepsiCo

PepsiCo adalah perusahaan raksasa yang berpusat di Amerika Serikat dan berkantor di kota New York, perusahaan ini menurut Fortune Global 500 berada di rangking ke 160 sebagai perusahaan raksasa dunia.

Didirikan di tahun 1898 oleh seorang apoteker bernama Caleb D Bradham, diawali dengan merger perusahaan Pepsi-Cola dan Frito-Lay, Inc dan menjadi nama PepsiCo di tahun 1965. Perusahaan ini tak hanya memproduksi minuman, namun juga memproduksi makanan ringan seperti Doritos, Fritos dan pretzel Rold Gold.

Perusahaan ini juga merambah ke industri restoran dengan membeli Taco Bell, Pizza Hut, Kentucky Fried Chicken, namun di tahun 1997 rantai perusahaan restoran dipisahkan dan menjadi perusahaan baru bernama Tricon Global Restaurants Inc. Produk PepsiCo telah dijual ke 200 negara di dunia.

10. Mondelez

Satu lagi perusahaan makanan terbesar di dunia yang berasal dari Amerika Serikat, Mondelez adalah perusahaan yang berpusat di Chicago. Di tahun 2012 secara resmi perusahaan ini membeli Kraft Foods dan saat ini menjadi produsen makanan terbesar ke-2 setelah Nestle.

Perusahaan Mondelez memproduksi makanan ringan, minuman dan makanan, produk selain keju dan olahan susu tetap dipegang oleh Kraft Foods Group. Mondelez menguasai hingga 160 negara di dunia.\

Perusahaan ini berawal dari gabungan beberapa perusahaan pengilah susu berskala kecil hingga di tahun 1930 perusahaan ini banyak mengakuisisi perusahaan-perusahaan sejenis. Di tahun 2011 Kraft Foods Inc membagi perusahaannya menjadi dua perusahaan publik, satu di bidang makanan ringan dan satu di bidang non-food.

Perusahaan ini beroperasi di 80 negara di dunia dan memiliki pabrik pengolahan di 44 negara termasuk di Indonesia. Di tahun 2019 perusahaan ini menghasilkan 74,4% pendapatan bersih diluar pendapatannya di Amerika Serikat. Produk Modelez yang banyak dikonsumsi masyarat Indonesia seperti Oreo, Ritz, Belvita dan Coklat Cadbury.

fbWhatsappTwitterLinkedIn