Bahasa Inggris

15 Phrasal Verb Tentang Sekolah Beserta Contoh dalam Kalimat

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Seperti yang kita ketahui, phrasal verb sangat sering digunakan dalam percakapan bahasa Inggris. Dalam mengartikan phrasal verb, kita harus melihat konteks dan juga menghafalkan artinya. Hal itu karena makna atau arti kata kerja ini terkadang berbeda dengan kata kerja dasar dari phrasal verb.

Di artikel ini, kita akan belajar tentang penggunaan phrasal verb yang terkait dengan aktivitas di sekolah. Berikut penjelasan dan contoh kalimatnya.

1. Write down

Phrasal verb ini mempunyai makna yaitu menulis sesuatu di kertas.

Contoh:

My mathematics teacher has written down some tricks to answer these questions. (Guru matematikaku telah menuliskan beberapa trik untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini.)

Don’t forget to write the answers down correctly this time. (Jangan lupa untuk menuliskan jawabannya dengan benar kali ini.)

My mom is writing down the cake recipe for us. (Ibuku sedang menuliskan resep kue untuk kita.)

2. Look up

Phrasal verb ini mempunyai makna yaitu mencari dan menemukan suatu informasi di suatu sumber.

Contoh:

We don’t know the meaning of these words so the teacher asks us to look them up in the dictionary. (Kami tidak tahu arti dari kata-kata ini sehingga guru meminta kami untuk mencarinya di kamus.)

I don’t know exactly where that restaurant is. Could you look up its address on the internet? (Aku tidak tahu persis di mana restoran itu. Bisakah kamu mencari alamatnya di internet?)

The teacher gave us asigntment to look up the history of America in the books at the library. (Guru memberi kami tugas untuk mencari sejarah Amerika di buku-buku di perpustakaan.)

3. Fall behind

Phrasal verb ini mempunyai makna yaitu seseorang yang tertinggal, terlambat atau tidak mengalami kemajuan secepat orang lain dalam hal pelajaran atau sejenisnya.

Contoh:

If you don’t practice seriously, you’ll regret if you fall behind from your friends. (Jika kamu tidak berlatih dengan serius, kamu akan menyesal jika kamu tertinggal dari teman-teman Anda.)

I’m afraid that I’ll fall behind from the others if I don’t study harder everyday. (Aku takut aku akan tertinggal dari yang lainnya jika aku tidak belajar lebih keras lagi setiap harinya.)

Our daughter is falling behind with her school work after she was absent for one week. (Putri kami ketinggalan dengan tugas sekolahnya setelah dia absen selama satu minggu.)

4. Catch up

Phrasal verb ini mempunyai makna yaitu melakukan sesuatu yang tidak dapat dilakukan atau diselesaikan sebelumnya karena tidak punya waktu.

Contoh:

I can’t go out tonight. I have to catch up on the project finalisation because it’s almost due. (Aku tidak bisa keluar malam ini. Aku harus mengejar penyelesaian proyek karena hampir jatuh tempo.)

We want to stay a bit longer at the library to catch up on our assignments. (Kami ingin tinggal sedikit lebih lama lagi di perpustakaan untuk menyelesaikan tugas kami.)

Can I borrow your note books? I really need to catch up after I didn’t go to school for one whole week. (Bisakah aku pinjam buku catatanmu? Aku benar-benar perlu mengejar ketinggalan setelah aku tidak pergi ke sekolah selama satu minggu penuh.)

5. Go over

Phrasal verb ini mempunyai makna yaitu  mengecek atau memeriksa sesuatu dengan penuh kehati-hatian atau ketelitian.

Contoh:

Before you send the document to your client, you should go over it one or two more times. (Sebelum kamu mengirimkan dokumen ke klienmu, kamu harus mengeceknya satu atau dua kali lagi.)

Can you go over this translation and revise it if you find any mistakes? (Dapatkah kamu memeriksa terjemahan ini dan merevisinya jika kamu menemukan ada kesalahan?)

Make sure you go over the spellings one more time before you upload it on your blog. (Pastikan kamu mengecek ejaannya sekali lagi sebelum mengunggahnya ke blog-mu.)

6. Leave out

Phrasal verb ini mempunyai makna yaitu meninggalkan atau tidak menyertakan atau tidak melibatkan sesuatu dalam suatu topik.

Contoh:

After the revision, I left out the confusing parts of my writing. (Setelah revisi, aku meninggalkan bagian yang membingungkan dari tulisanku.)

I left out the background information of event in my essay answer. (Aku tidak menyertakan informasi latar belakang peristiwa dalam jawaban esaiku.)

We decided to leave out the background information of event in our essay answer. (Kami memutuskan untuk tidak menyertakan informasi latar belakang acara dalam jawaban esai kami.)

7. Take in

Phrasal verb ini mempunyai makna yaitu menerima, mengerti, memahami makna, maksud atau kepentingan dari suatu hal dengan sepenuhnya.

Contoh:

We had to read this article two times before we could really take it in. (Kami harus membaca artikel ini dua kali sebelum kami benar-benar dapat menerimanya.)

Are you listening to me? You don’t seem to take in what I was talking about. (Apakah kamu mendengarkan aku? Kamu kelihatannya tidak memahami apa yang aku sedang bicarakan.)

The teacher had to repeat her explanation from the start until the whole class took it in. (Guru harus mengulang penjelasannya dari awal sampai seluruh kelas menerima maksud penjelasannya.)

8. Drop out

Phrasal verb ini mempunyai makna yaitu meninggalkan, tidak melanjutkan dan tidak menyelesaikan atau berhenti dan keluar dari sekolah maupun pendidikan sebelum lulus.

Contoh:

My brother’s friend dropped out of university last year. (Teman saudara laki-lakiku keluar dari universitas tahun lalu.)

If your discipline points exceed the tolerance limit, you will be dropped out of school. (Jika poin kedisiplinanmu melebihi batas toleransi, kamu akan dikeluarkan dari sekolah.)

My friend told me that he wanted to drop out of college because of economic problems. (Temanku mengatakan kepadaku bahwa dia ingin keluar dari kuliah karena masalah ekonomi.)

9. Hand out

Phrasal verb ini mempunyai makna yaitu memberikan atau membagikan sesuatu ke orang lain atau dari guru ke murid.

Contoh:

Sam, could you hand out these question sheetsto your friends? (Sam, bisakah kamu membagikan lembar pertanyaan ini kepada teman-temanmu?)

The teacher hands out some empty papers so the students can write their answers down. (Guru membagikan beberapa kertas kosong agar siswa dapat menuliskan jawaban mereka.)

I have hand out the class journal to the class representative. (Aku sudah memberikan materi jurnal kelas ke perwakilan kelas.)

10. Hand in

Phrasal verb ini mempunyai makna yaitu mengumpulkan, menyerahkan atau memberikan hasil kerja ke guru.

Contoh:

When the last day should we hand in our essay to Mr. John? (Kapan hari terakhir kita harus menyerahkan esai kita ke Pak John?)

You will get a point deduction if you are late to hand in the assignment. (Kamu akan mendapatkan pengurangan poin jika terlambat menyerahkan tugas.)

The students hand in the report to their teacher. (Para siswa menyerahkan laporan tersebut kepada guru mereka.)

11. Read up on

Phrasal verb ini mempunyai makna yaitu mempelajari sesuatu dengan cara membaca dan memahaminya.

Contoh:

I still dont undertand about this topic so I need to read up on it again before test. (Aku masih belum mengerti tentang topik ini jadi aku perlu membacanya lagi sebelum tes.)

The teacher tells us to read up on historical literature for the exam next week. (Guru memberi tahu kami untuk mempelajari literatur sejarah untuk ujian minggu depan.)

Don’t forget to read up on the World War II before the quiz. (Jangan lupa untuk membaca Perang Dunia II sebelum kuis.)

12. Sign up

Phrasal verb ini mempunyai makna yaitu setuju untuk melakukan, mengikuti, mendaftar, berpartisipasi atau bergabung dalam sesuatu kegiatan, misalnya kelas, suatu acara, kegiatan klub dan lainnya.

Contoh:

Have you sign up any extracurricular clubs yet? (Apakah kamu sudah mendaftar untuk klub ekstrakurikuler?)

Both of us sign up to be the volunteers at charity event. (Kami berdua bergabung menjadi relawan di acara amal.)

The new students signed up to help the seniors graduation event. (Para siswa baru berpartisipasi untuk membantu acara wisuda senior.)

13. Turn over

Phrasal verb ini mempunyai makna yaitu membalikkan posisi atau permukaan suatu benda.

Contoh:

You are not allowed to turn over the papers before you are told to do so. (Kalian tidak diperbolehkan untuk membalik kertasnya sebelum kalian disuruh melakukannya.)

Turn over the papers, you may begin the test. (Balik kertasnya, kalian dapat memulai tesnya.)

If you finish your works, turn over your answer sheets and you may leave the class. (Jika kalian menyelesaikan pekerjaan kalian, balik lembar jawaban kalian dan kalian dapat meninggalkan kelas.)

14. Show up/Turn up

Phrasal verb ini mempunyai makna yaitu seseorang yang masuk, datang, hadir atau muncul kembali di kelas.

Contoh:

Where have you been not showing up in past three days? (Dari mana saja kamu tidak muncul dalam tiga hari terakhir?)

Finally, you show up to the club again. (Akhirnya, kamu datang lagi ke klub.)

It’s a good day because you turn up to the class again and we can gather after a long time. (Ini hari yang baik karena kamu masuk kembali ke kelas dan kita bisa berkumpul setelah waktu yang lama.)

15. Make up

Phrasal verb ini mempunyai makna yaitu menyelesaikan, memperbaiki, mengikuti, mengganti atau mengerjakan ulang kegiatan karena keterlambatan, ketidakikutsertaan, atau kekurangan dalam mencapai target sebelumnya, misalnya nilai tes.

Contoh:

The teacher still gives me one more chance to make up my English grade. (Guru masih memberiku satu kesempatan lagi untuk memperbaiki nilai bahasa Inggrisku.)

I was absent yesterday so tomorrow I have to make up my mathematics test. (Aku absen kemarin jadi besok aku harus mengerjakan tes matematikaku.)

My biology test result is below the passing grade so I have to join the other five students to make up our grades tomorrow after school. (Hasil tes biologiku di bawah nilai kelulusan jadi aku harus bergabung dengan lima siswa lainnya untuk memperbaiki nilai kami besok setelah pulang sekolah.)