Ragam Hias Flora: Pengertian – Cara Menggambar dan Contohnya

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Indonesia terkenal dengan kekayaan budayanya. Baik itu yang berupa karya seni dua dimensi maupun tiga dimensi. Salah satu jenis karya seni yakni ragam hias. Ragam hias terdiri dari berbagai jenis, salah satunya ragam hias flora. Apa itu ragam flora dan bagaimana jenis-jenisnya? Simak berikut ini.

Pengertian Ragam Hias Flora

ragam hias flora

Menurut KBBI, ragam hias atau ornamen memiliki makna sebagai hiasan dalam seni arsitektur dan kerajinan tangan. Secara bahasa, ragam hias berasal dari bahasa Yunani yakni Oranere yang memiliki arti hiasan atau menghias. Sementara itu, menurut KBBI, flora diartikan sebagai keseluruhan jenis tumbuh-tumbuhan suatu habitat, daerah, atau geologi tertentu. Jadi, ragam hias flora adalah aneka macam hias ataupun motif yang mempunyai bentuk atau objek berupa tumbuh-tumbuhan. 

Sedangkan secara umum, ragam hias flora diartikan sebagai salah satu jenis ragam hias yang menggunakan tumbuhan sebagai objeknya. Sementara itu, menurut Susanto, istilah ragam hias diartikan sebagai pola hias yang mendukung kualitas suatu benda.

Tujuan Ragam Hias Flora

Segala sesuatu yang dibuat pasti memiliki maksud dan tujuan tersendiri. Entah itu tujuan untuk komersial maupun non komersial. Begitupun dengan tujuan pembuatan ragam hias flora yang di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Membuat karya jauh lebih indah dan menarik.
    Dengan menggunakan motif pada sebuah karya terutama motif berupa tumbuh-tumbuhan tentunya akan membuat sebuah karya seperti batik terlihat lebih indah dan menarik. Motif yang dituangkan dalam sebuah karya, akan membuat karya itu jauh lebih indah di bandingkan dengan tidak menggunakan motif.
  • Mengisi kekosongan
    Penggunaan motif flora pada sebuah karya seni bertujuan untuk mengisi ruang-ruang kosong pada permukaan karya seni tersebut. Pengisian ini bertujuan agar karya tersebut terlihat lebih menarik dan enak dipandang.
  • Menambah nilai jual
    Pemberian motif pada ragam hias selain menambah keindahan, ternyata bisa menaikkan harga jual dari karya tersebut. Semakin karya tersebut indah dan menarik, maka akan semakin banyak pengunjung yang tertarik. Tentunya juga akan semakin menaikkan nilai jual dari karya tersebut.

Selain beberapa tujuan di atas, penerapan ragam hias flora juga bertujuan untuk melestarikan warisan yang telah ada pada masa nenek moyang. Sebagai generasi penerus, tentunya kita berkewajiban melestarikan apa yang telah para pendahulu kita lakukan agar tetap ada sampai anak cucu kita nanti. Salah satunya yakni ragam hias flora yang tertuang dalam berbagai karya seni rupa.

Media Ragam Hias Flora

Media adalah sesuatu yang menjadi perantara. Dalam menggambar ragam hias flora, tentunya kita membutuhkan sebuah media. Ada beberapa media yang dapat digunakan untuk menggambar ragam hias flora, di antaranya pada kain batik, kain tenun, kain songket, ukiran kayu, guci atau pot bunga, dan pahatan batu. Media tersebut menjadi sarana untuk menuangkan ragam hias flora.

Cara Menggambar Ragam Hias Flora

Menggambar adalah kegiatan yang menyenangkan dan biasa dilakukan oleh anak-anak. Namun, kegiatan ini bagi sebagian orang dianggap sulit. Lalu, bagaimana cara menggambar ragam hias flora? Menggambar ragam hias flora bisa dikatakan gampang-gampang susah. Kenapa dikatakan demikian? Sebab, ketika kita ingin menggambar ragam hias flora, kita tak perlu susah-susah mencari objek gambar. Cukup amati lingkungan sekitar kita. Pasti ada banyak tanamana yang tumbuh dan bisa dijadikan objek gambar ragam hias flora.

Namun, bagian tersulitnya adalah bagaimana cara menuangkan objek tersebut dalam media gambar. Inilah yang sering dialami oleh sebagian orang. Oleh karena itu, mari kita simak cara menggambar ragam hias flora sebagai berikut.

  • Perhatikan bentuk pola dari ragam hias flora yang ingin digambar.
    Ketika kita akan menggambar, hal yang perlu dilakukan pertama kali adalah memerhatikan objek yang akan digambar. Amati secara teliti bagaimana pola dari objek tersebut, bentuknya dan lain sebagainya. Agar nanti ketika menggambar kita tidak mengalami kesulitan.
  • Persiapkan alat dan media yang akan digunakan.
    Jika kita akan membuat sesuatu tentunya membutuhkan alat dan media yang akan digunakan. Begitupun dengan menggambar ragam hias flora. Maka dari itu, langkah selanjutnya adalah menyiapkan alat dan media yang akan digunakan. Jangan sampai ketika di tengah-tengah menggambar, ada alat yang habis atau justru tidak ada. Tentunya, itu akan membuat kamu kesulitan.
  • Menentukan ukuran pola yang akan dibuat.
    Pola adalah sesuatu hal yang sangat penting dalam dunia menggambar. Maka dari itu, tentukanlah terlebih dahulu berapa ukuran pola yang akan digunakan dalam menggambar ragam hias. Apakah akan memilih ukuran sedang, kecil, atau justru besar? Jangan sampai nantinya kamu salah membuat ukuran.
  • Membuat sketsa pada salah satu bidang.
    Penerapan sketsa bertujuan untuk memudahkan proses menggambar terutama bagi para pemula. Dengan sketsa akan membuat kita terhindar kesalahan saat menggambar.
  • Membuat bentuk yang diinginkan
    Tahap selanjutnya yakni mulai membuat bentuk ragam hias flora yang kamu inginjan. Jika kesulitan, kamu bisa menggunakan teknik menggambar dengan menjiplak.
  • Mewarnai gambar yang telah dibuat
    Tahapan terakhir adalah dengan mewarnai gambar yang telah dibuat. Warnailah gambar dengan warna yang kamu inginkan dan tentunya juga harus sesuai dengan media yang digunakan. Upaya mewarnai ini bertujuan untuk memperindah karya seni yang kamu buat. Usahakan ketika mewarnai sesuai dengan warna pada aslinya. Misalnya kita membuat daun, maka warna yang sesuai adalah warna hijau atau kuning.

Contoh Ragam Hias Flora

1. Ragam Hias Daun

Ragam Hias Daun

Ragam hias flora meliputi apa yang ada dalam tumbuhan. Baik itu daun, bunga ataupun yang lainnya. Itu semua bisa dijadikan objek gambar pada ragam hias flora. Salah satu ragam hias flora yang paling banyak diminati adalah motif daun. Motif ini sering kita lihat pada kain batik ataupun kain songket. Corak dedaunan dengan warna cerah memberikan kesan ceria dan bahagia. Oleh karena itu, banyak pakaian batik di acara nikahan memakai motif ini karena mampu menyalurkan kesan si pemakainya yakni bahagia.

2. Ragam Hias Bunga

Ragam Hias Bunga

Selain ragam hias motif daun, ada juga ragam hias bunga. Ragam hias motif ini juga banyak yang menyukainya. Hal ini dikarenakan motif bunga mampu memberikan kesan sejuk dan damai. Motif ini banyak kita jumpai pada pas bunga dan kain batik.

3. Ragam hias perpaduan bunga dan daun

Ragam hias perpaduan bunga dan daun

Ragam hias selanjutnya adalah ragam hias hasil kombinasi dari bunga dan daun. Perpaduan keduanya akan menimbulkan kesan yang elegan. Perpaduan keduanya sering kita jumpai pada kain batik. Di mana memakai motif bunga dan daun sekaligus.

4. Ragam Hias Batik Berakar

Ragam hias yang satu ini merupakan ragam hias yang tergolong cukup rumit. Namun, perpaduan keduanya kerap kali digemari oleh ibu-ibu. Biasanya motif ini dipadukan di atas kain yant berwarna hitam ataupun putih.

5. Ragam Hias Daun Paku

Ragam Hias Daun Paku

Contoh ragam hias selanjutnya adalah ragam hias daun paku. Bentuknya yang memanjang dengan garis-garis tegas memberikan kesan berwibawa. Maka tak heran, jika ragam hias yang satu ini bisa membuat Anda merogoh kocek dalam-dalam karena harganya yang tinggi.

6. Ragam Hias Bunga Mawar dan Kembang

Bunga mawar adalah salah satu bunga yang paling terkenal setelah melati. Semua orang pasti tahu apa itu bunga mawar. Begitupun dengan dunia ragam hias. Corak bunga mawar sering kita jumpai dalam berbagai media. Corak ini juga kerap dikombinasikan dengan kembang. Biasanya keduanya dibuat dengan pola yang teratur dan berulang.

7. Ragam Hias Tenun Kembang Mahkota

Ragam Hias Tenun Kembang Mahkota

Kita pasti pernah menjumpai di kain tenun pola bunga yang diujungnya diberi mahkota. Iya, itu dinamakan dengan ragam hias tenun kembang mahkota. Ragam hias jenis ini memiliki ciri khas pada ujung pola terdapat bagian mahkota. Selain terdapat di kain tenun, biasanya ragam hias jenis ini kita temui di media ukiran seperti ventilasi.

8. Ragam Hias Tenun Cemara

Ragam Hias Tenun Cemara

Siapa sih yang tidak tahu pohon cemara? Ternyata, pola pohon cemara juga merupakan salah satu contoh ragam hias yang sering digunakan pada karya seni. Khususnya pada kain tenun. Meskipun bentuk begitu saja, pola jenis ini tidak membuat bosan. Bahkan akan memberikan kesan yang elegan.

9. Ragam Hias Kekenangan

Ragam hias kekenangan ialah ragam hias yang dibuat mirip seperti objek aslinya. Biasanya juga si pembuat menambahkan bentuk-bentuk lain sebagai bahan kreasi. Objek yang biasanya dijadikan dalam ragam hias ini bukan cuma flora saja tetapi juga fauna. Contoh dari ragam hias ini adalah karang simbar dan karang bunga. Karang simbang sendiri merupakan tumbuhan yang daunnya menjuntai ke bawah dan mirip tanduk menjangan. Sedangkan karang bunga ialah bunga beserta kelopak dan daunnya.

10. Keketusan

Motif jenis ini merupakan sebuah motif yang meniru pada bagian-bagian yang terdapat di tumbuhan. Contoh yang biasa ditiru ialah bunga, sulur, dan juga daun. Biasanya diakhir juga ditambahkan bentuk lain sesuai kreativitas dari si pembuat. Motif jenis ini yang terkenal adalah keketusan wangga, keketusan bunga tuwung dan keketusan bun-bunan.

Itulah pemaparan mengenai ragam hias flora. Intinya ragam hias flora adalah salah satu jenis atau corak pada ragam hias yang menggunakan tumbuhan sebagai objeknya. Adapun tujuan pembuatannya ialah untuk menaikkan nilai jual dan juga memperindah karya seni. Ada banyak media yang bisa digunakan untuk menggambar ragam hias ini contohnya seperti batik dan vas bunga.

Suatu karya yang dihasilkan oleh seseorang tentunya membutuhkam proses panjang untuk membuatnya. Maka tak heran, jika karya tersebut dibandrol dengan nilai yang fantastis. Sebab, untuk membuatnya membutuhkan perjuangan.

Jika Anda mempunyai waktu luang, bukankah tidak ada salahnya untuk mencoba membuatnya? Selain untuk dipakai sendiri, bisa jadi ini adalah ladang usaha Anda ke depan. Bagaimana, tertarik mencobanya?

fbWhatsappTwitterLinkedIn