3 Wujud Kebudayaan Menurut J.J. Hoenigman yang Perlu diketahui

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Indonesia merupakan bangsa yang memiliki beragama kebudayaan, kesenian, dan adat istiadat. Banyak sekali hasil kebudayaan dari zaman nenek moyang yang masih ada dan dapat dinikmati hingga sekarang. Kebudayaan tidak hanya berwujud benda atau alat saja, tapi juga bisa berupa ide, pemikiran, tarian, musik dan seni bela diri seperti pencak silat.

Menurut Koentjaraningrat, kebudayaan merupakan keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Sementara itu, menurut Selo Seomardjan dan Soeleman Soemardi kebudayaan merupakan semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. Hasil karya tersebut dapat berupa teknologi atau alat yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.

J.J. Hoenigman berpendapat bahwa kebudayaan memiliki tiga wujud, yaitu gagasan (ideas), aktivitas (activities), dan artefak (artifact). Berikut adalah penjelasan ketiga wujud kebudayaan tersebut.

1. Gagasan (Ideal)

Kebudayaan dapat memiliki wujud berupa sekumpulan ide, gagasan, pendapat, paradigma, nilai, norma, dan aturan. Wujud kebudayaan ini bersifat abstrak, artinya tidak dapat dilihat, diraba, dan disentuh. Hal tersebut dikarenakan bentuk kebudayaan berada di dalam akal atau pikiran manusia.

Saat ini, kumpulan ide atau gagasan tidak hanya tersimpan di dalam memori otak manusia saja, tetapi sudah dapat dinyatakan dalam berbagai bentuk, seperti tulisan, buku, undang-undang, dan peraturan pemerintah.

2. Aktivitas (Activities)

Aktivitas atau tindakan merupakan wujud kebudayaan yang disebut juga dengan sistem sosial. Sistem sosial merupakan suatu sistem yang di dalamnya terdapat berbagai macam tindakan dan tata kelakuan.

Terbentuknya sistem sosial dikarenakan adanya interaksi dan interdependensi antaranggota masyarakat. Interaksi yang terjadi secara terus menerus membentuk suatu pola dan sistem yang saling terikat dan terhubung satu sama lain.

Contoh wujud kebudayaan aktivitas adalah gotong royong, upacara adat, dan musyawarah.

3. Artefak (Artifact)

Artefak merupakan wujud kebudayaan yang memiliki bentuk fisik yang konkret, artinya dapat dilihat, disentuh, dan didokumentasikan. Artefak merupakan hasil dari aktivitas, tindakan, perilaku, dan karya manusia yang berwujud benda. Candi, patung, senjata tradisioanl, dan prasati merupakan contoh artefak yang masih ada dan dijaga keberadaannya hingga sekarang.

fbWhatsappTwitterLinkedIn