Artikel Ilmiah: Sistematika – Jenis dan Contohnya

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Masih membahas pelajaran bahasa indonesia, dan kali ini kita akan mempelajari mengenai apa itu artikel ilmiah.

Dari pengertian, ciri ciri, fungsi, tujuan, jenis, syarat dan lai lain. Yuk simak pembahasan berikut ini.

Pengertian Artikel Ilmiah

Artikel ilmiah merupakan suatu tulisan ilmiah yang dapat berbentuk artikel ulasan (review article) maupun artikel penelitian (research article) dari laporan hasil penelitian yang ditulis kembali oleh para penulisnya untuk dipublikasikan dalam jurnal bereputasi.

Sedangkan menurut para ahli:

  • Menurut Suyitno (2011) artikel ilmiah ialah karya tulis yang didesain untuk dimuat dibuku kumpulan artikel atau Jurnal, ditulis dengan tata cara penulisan ilmiah yang disesuaikan dengan konvensi ilmiah yang berlaku.
  • Menurut Jones, karya ilmiah merupakan karangan ilmiah yang ditujukan untuk masyarakat tertentu ataupun profesional yang biasanya bersifat karya ilmiah tinggi.
  • Menurut Hery Firman, karya ilmiah merupakan laporan berupa tulisan yang dipublikasikan ataupun dipaparkan dari hasil pengkajian ataupun penelitian yang telah dilakukan, yang dalam penulisannya memperhatikan kaidah dan etika keilmuan yang berlaku di masyarakat keilmuan.

Ciri-ciri Artikel Ilmiah

Adapun ciri ciri yang dimiliki artikel ilmiah sebagai berikut:

  • Kritis karena berfunsi sebagai wahana menyampaikan kritik timbal balik terhadap sesuatu yang dipersoalkan.
  • Reserved (menahan diri, hati-hati dan tidak overclaiming), jujur, lugas dan tidak menyertakan motif-motif pribadi dan kepentingan tertentu.
  • Artikel ilmiah memiliki gaya bahasa yang formal sehingga hanya fokus ke dalam ilmu saja dan tidak ada gaya bahasa yang santai.
  • Pengutipan sumber disertai dengan identits sumber yang jelas.

Fungsi Artikel Ilmiah

Berikut adalah beberapa fungsi dari artike; ilmiah sebagai berikut:

  • Menyampaikan ide
  • Memenuhi tugas dalam studi
  • Untuk mendiskusikan gagasan dalam suatu rapat atau pertemuan
  • Sebagai bagian dalam lomba
  • Untuk menyebarkan ilmu / hasil penelitian.

Tujuan Artikel Ilmiah

Tujuan penulisan karya ilmiah menjadi salah satu wahana untuk melatih ide tersurat atau hasil penelitian dalam bentuk karya ilmiah yang sistematis dan metodologis.

Selain itu makalah ilmiah telah ditulis diharapkan menjadi wahana transformasi pengetahuan antara sekolah dan masyarakat.

Ada beberapa lainnya tujuan dari artikel ilmiah:

  • Memberikan Bahasan Pokok Permasalahan
  • Memberikan Deskripsi
  • Untuk menyampaikan gagasan
  • Memenuhi tugas dalam studi.

Syarat Penulisan Artikel Ilmiah

Syarat-syarat dalam penulisan artikel diantaranya yaitu sebagai berikut;

  • Bahasa yang digunakan dalam artikel disesuaikan dengan model artikel: popular, ilmiah, dan ilmiah popular.
  • Tulisan harus orisinal bukan jiplakan dari karya orang lain.
  • Topik tulisan bersifat respons dari sebuah peristiwa.
  • Ide artikel adalah murni dari ide penulis dan mengambil sebagian dari sumber  referensi: studi pustaka, buku, dan lain sebaginya.
  • Penulisan artikel tidak terikat oleh waktu, bentuk berita, gaya bahasa, dan  teknik penulisan lainnya.
  • Aktualitas.

Sistematika Artikel Ilmiah

Namun secara umum sistematika penulisan artikel ilmiah hampir mempunyai kesamaan satu sama lain. Variasi antara satu dengan lain selalu ditemukan misalnya dalam susunan bab.

Tapi petunjuk dan cara penulisan acuan dll bisa berbeda. Untuk itu setiap penulis artikel harus menyesuaikan diri agar artikel yang dikirimnya bisa diterima.

Secara umum sistematika penulisan karya ilmiah merupakan urutan sebagaimana disampaikan di bawah ini.

  • Judul
  • Abstrak atau ringkasan
  • Pendahuluan
  • Metode
  • Hasil penelitian
  • Diskusi
  • Kesimpulan dan saran
  • Ucapan terima kasih (jika ada)
  • Daftar pustaka.

Jenis Artikel Ilmiah

Berikut adalah jenis dari artiekl ilmiah,:

  • Artikel eksploratif, adalah jenis yang mengungkapkan fakta berdasarkan kajian penulisannya
  • Artikel eksplanatif, adalah artikel yang berisi keterangan tentang sesuatu untuk dapat dipahami pembaca.
  • Artikel deskriptif, adalah artikel yang menggambarkan tentang suatu pokok permasalahan yang tengah terjadi di masyarakat. Contoh : kejadian kerusuhan antar mahasiswa.
  • Artikel prediktif, adalah artikel berisi perhitungan atau peramalan tentang sesuatu yang akan terjadi berdasarkan perhitungan penulis. Contoh : akibat dari peralihan suku bunga BI ke luar negeri.
  • Artikel preskriptif, adalah artikel ini memberikan tuntunan kepada pembaca agar tidak mengalami kesalahan atau kekeliruan. Contoh : cara mengurus paspor.

Contoh Artikel Ilmiah

Berikut adalah contoh dari artikel ilmiah.

Bahaya Internet Bagi Remaja

BAB I

Pendahuluan

1. Latar belakang faktor masalah

Internet saat ini sudah sangat melekat dalam kehidupan sehari-hari, terutama didunia remaja. internet memang sangat membantu dalam menyelesaikan banyak pekerjaan.

Akan tetapi ternyata internet pun tidak terlepas dari hal-hal yang negatif yang berdampak buruk . apalagi usia remaja merupakan saat labil-abilnya, sehingga masih sering terseret arus. untukitu penelitian mengenai bahaya internet agi remaja penting untuk dilakukan.

2. Rumusan masalah

Bagaimana bahaya internet untuk remaja?3. Tujuan penelitianDapat menjelaskan bahaya internet untuk remaja.

BAB II

Pembahasan

Bahaya internet untuk remaja

Di kalangan remaja saat ini internet nampaknya sudah menjadi kebutuhan pokok. Akan tetapi tidak semua remaja memanfaatkan internet dengan baik dan benar.

Ada banyak remaja yang salah menggunakan internet sehingga berdampak buruk bagi dirinya dan lingkungannya.Berdasarkan riset yang mendalam terdapat beberapa bahaya dari salah penggunaan internet di kalangan remaja, yaitu sebagai berikut:

  • Mudahnya mengakses konten pornografi yang berakibat perilaku kejahatan seksual
  • Maraknya kasus penculikan di kalangan remaja setelah berkenalan melalui media sosial.

BAB III

Penutup

Kesimpulan

Internet memang sangat membantu dalam kehidupan, akan tetapi ia tetap mempunyai kekurangan.

Oleh karena itu orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam mengawasi anak-anaknya. Sehingga para remaja dapat membentangi siri dari hal-hal negatif dalam penggunaan internet.

fbWhatsappTwitterLinkedIn