Hasil Belajar: Pengertian – Faktor yang Mempengaruhi dan Indikatornya

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Dalam proses pembelajaran, akan ada suatu hari dimana semua murid dibagikan hasil belajarnya. Lalu apa itu hasil belajar? Berikut pembahasan lengkapnya.

Pengertian Hasil Belajar

Pengertian Secara Umum

Belajar adalah berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu untuk merubah tingkah laku atau tanggapan yang di sebabkan pengalaman.

Secara umum hasil belajar adalah perubahan nyata yang diperoleh siswa atau siswa dalam usaha yang dilakukan, dalam percakapan, pemikiran maupun pengalaman yang diperoleh.

Berdasarkan pengertian diatas maka dapat diperoleh suatu pengertian bahwa hasil belajar adalah kemampuan yang dimiliki oleh siswa setelah belajar, yang wujudnya berupa kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotor yang disebabkan oleh pengalaman.

Pengertian Menurut KBBI

Sedangkan menurut KBBI hasil belajar adalah sesuatu yang diadakan dibuat atau dijadikan akibat usaha.

Pengertian Menurut Para Ahli

  • Suprijono (2013:7)
    Hasil belajar adalah perubahan perilaku secara keseluruhan bukan hanya salah satu aspek potensi kemanusiaan saja.
  • Jihad dan Haris (2012:14)
    Hasil belajar merupakan pencapaian bentuk perubahan perilaku yang cenderung menetap dari ranah kognitif, afektif, dan psikomotoris dari proses belajar yang dilakukan dalam waktu tertentu.
  • Dimyati dan Mudjiono (2013: 3)
    Hasil belajar merupakan hasil dari suatu interaksi tindak belajar dan tindak mengajar. Dari sisi guru, tindak mengajar diakhiri dengan proses evaluasi hasil belajar. Dari sisi siswa, hasil belajar merupakan berakhirnya penggal dan puncak proses belajar
  • Hamalik (2004: 49)
    Hasil belajar adalah sebagai tingkat penguasaan yang dicapai oleh pelajar dalam mengikuti proses belajar mengajar sesuai dengan tujuan pendidikan yang ditetapkan.
  • Winkel (2009) 
    Hasil belajar merupakan bukti keberhasilan yang telah dicapai oleh seseorang.

Fungsi Hasil Belajar

Berikut adalah beberapa fungsi dari hasil belajar:

  • Mengetahui kemajuan belajar siswa, baik sebagai individu maupun anggota kelompok atau kelas setelah ia mengikuti pendidikan dan pembelajaran dalam jangka waktu yang telah ditentukan.
  • Mengetahui tingkat efektivitas dan efisiensi berbagai komponen pembelajaran yang dipergunakan guru dalam jangka waktu tertentu. Komponen pembelajaran itu misalnya menyangkut perumusan materi pembelajaran, pemilihan metode pembelajaran, media, sumber belajar, dan rancangan sistem penilaian yang dipilih.
  • Menentukan tindak lanjut pembelajaran bagi siswa
  • Membantu siswa untuk memilih sekolah, pekerjaan, dan jabatan yang sesuai dengan bakat, minat, perhatian, potensi diri, dan kemampuannya.

Tujuan Hasil Belajar

Berikut adalah beberapa tujuan dari hasil belajar:

  • Untuk menggambarkan tentang kecakapan belajar pada siswa sehingga bisa diketahui kelebihan dan juga kekurangannya di dalam berbagai bidang studi atau bidang meta pelajaran yang dapat ditempuhnya.
  • Untuk dapat mengetahui tentang keberhasilan proses pendidikan dan juga pengajaran di sekolah yaitu seberapa jauhkah keefektifannya di dalam mengubah suatu tingkah laku pada siswa ke arah tujuan pendidikan yang sedang diharapkan.
  • Untuk menentukan sebuah tindak lanjut dari hasil penilaian yaitu melakukan suatu perbaikan dan juga penyempurnaan di dalam suatu hal program pendidikan dan program pengajaran serta pada sistem pelaksanaannya.
  • Untuk dapat memberikan sebuah pertanggungjawaban atau “accountability” dari suatu pihak sekolah kepada para pihak-pihak yang memiliki sebuah kepentingan.

Faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar

Siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor, berikut adalah faktor yang mempengaruhi hasil belajar:

1. Faktor Internal

Faktor internal merupakan faktor yang ada dalam diri individu yang sedang belajar yang mempengaruhi hasil belajar.

Faktor internal ini meliputi faktor jasmaniah dan faktor psikologis pada diri masing-masing siswa.

2. Faktor Eksternal

Faktor eksternal adalah faktor yang ada di luar individu yang turut mempengaruhi hasil belajar.

Faktor eksternal ini meliputi faktor keluarga, faktor sekolah dan faktor masyarakat.

Manfaat Hasil Belajar

Manfaat dari hasil belajar sangatlah banyak, namun yang lebih terlihat adalah:

  • Menambah ilmu pengetahuan
  • Lebih memahami sesuatu yang belum dipahami sebelumnya
  • Lebih mengembangkan keterampilan
  • Memiliki pandangan yang baru atas sesuatu hal
  • Lebih menghargai sesuatu daripada sebelumnya. Dapat disimpulkan bahwa istilah hasil belajar merupakan perubahan dari siswa sehingga terdapat perubahan dari segi pengetahuan, sikap, dan keterampilan.

Indikator Hasil Belajar

1. Kematangan Jasmani dan Rohani

Salah satu indikator utama belajara adalah harus mencapai kematangan jasmani dan rohani sesuai dengan tingkatan yang dipelajarinya.

Kematangan jasmani yaitu setelah sampai pada batas minimal umur serta kondisi fisiknya telah kuat untuk melakukan kegiatan belajar.

Sedangkan kematangan rohani artinya telah memiliki kemampuan secara psikologis untuk melakukan kegiatan belajar.

2. Memiliki Kesiapan

Setiap orang yang hendak belajar harus memiliki kesiapan yakni dengan kemampuan yang cukup, baik fisik, mental maupun perlengkapan belajar.

3. Memahami Tujuan

Setiap orang yang belajar harus memahami tujuannya, kemana arah tujuan itu dan apa manfaat bagi dirinya.

Prinsip ini sangat penting dimiliki oleh orang belajar agar proses yang dilakukannya dapat selesai dan berhasil

4. Memiliki Kesungguhan

Orang yang belajar harus memiliki kesungguhan untuk melaksanakannya. Belajar tanpa kesungguhan akan memperoleh hasil yang kurang memuaskan.

5. Ulangan dan Latihan

Prinsip yang tidak kalah pentingnya adalah ulangan dan latihan. Sesuatu yang dipelajari perlu diulang agar meresap dalam otak, sehingga dikuasai sepenuhnya dan sukar dilupakan.

Jenis-jenis Hasil Belajar

Berikut adalah beberapa dari jenis hasil belajar:

1. Informasi Verbal

Kemampuan mengungkapkan pengetahuan dalam bentuk bahasa, baik lisan maupun tulisan.

Kemampuan secara spesfik terhadap rangsangan spesifik, kemampuan tersebut tidak memerlukan manipulasi simbol, pemecahan masalah maupun penerapan aturan.

2. Keterampilan Intelektual

Kemampuan mempresentasikan konsep dan lambang. Keterampilan intelektual terdiri dari kemampuan mengategorisasi, kemampuan
analitis-sintesis fakta-konsep dan mengembangkan prinsip-prinsip keilmuan.

Keterampilan intelektual merupakan kemampuan melakukan aktivitas kognitif yang bersifat khas.

3. Strategi Kognitif

Kecakapan menyalurkan dan mengarahkan aktivitas kognitifnya sendiri, kemampuan ini meliputi penggunaan konsep dan kaidah dalam memecahkan masalah.

4. Keterampilan Motorik

Kemampuan melakukan serangkaian gerak jasmani dalam urusan dan koordinasi.

5. Sikap

Kemampuan menerima atau menolak objek berdasarkan penilaian terhadap objek tersebut.

Sikap berupa kemampuan internalisasi dan eksternalisasi nilai-nilai. Sikap merupakan kemampuan menjadikan nilai-nilai sebagai standar perilaku.

Contoh Hasil Belajar

Berikut adalah beberapa contoh dari hasil belajar:

  • Menghitung besar dan arah medan magnet yang dibuat dengan memindahkan muatan listrik (Fisika).
  • Menunjukkan keterampilan teknis dalam pengumpulan dan analisis data geologi dan menerapkan pengetahuan dan keterampilan geologis ke berbagai masalah yang dihadapi oleh dunia bisnis, industri, pemerintah (Geologi).
  • Menerapkan pengetahuan matematika, probabilitas dan statistik, ilmu pengetahuan, teknik, dan rekayasa ekonomi, serta mengidentifikasi, merumuskan, dan memecahkan masalah rekayasa yang melibatkan parameter fisik, manusia, dan ekonomi (Rekayasa dan Manajemen industri).
  • Memahami perbedaan individu baik dalam konteks biologis dan budaya, serta memahami prinsip-prinsip etika untuk psikolog (Psikologi).
  • Mempersiapkan pekerjaan komunikasi yang memiliki kualitas profesional sebagaimana dievaluasi melalui Komunikator Pertanian (Komunikasi Pertanian).
fbWhatsappTwitterLinkedIn