Metode Pembelajaran: Pengertian – Fungsi dan Macamnya

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Sebuah proses pembelajaran yang diberikan tentu tidak bisa dilakukan dengan sembarangan atau asal-asalan.

Pembelajaran akan berjalan efektif dan efisien apabila disertai dengan langkah-langkah atau strategi yang sesuai dengan materi dan juga kondisi penerima pembelajaran tersebut.

Kekeliruan dalam strategi pembelajaran hanya akan menjadikan proses pembelajaran berjalan tidak efektif atau bahkan tanpa hasil yang diharapkan.

Oleh karena itu, sebuah pembelajaran juga memerlukan metode-metode yang harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada.

Pengertian Metode Pembelajaran

Pengertian Secara Umum

Secara umum, metode pembelajaran adalah langkah-langkah dalam kegiatan pembelajaran yang meliputi cara, teknik atau strategi yang teratur dan sistematis dalam memberikan materi pelajaran.

Sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berjalan efektif dan efisien serta mampu mencapai target sebagaimana yang diharapkan.

Pengertian Menurut KBBI

Metode pembelajaran adalah gabungan dari dua  kata dasar, yakni metode dan pembelajaran.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia disebutkan makna dari metode dan pembelajaran itu adalah sebagai berikut:

Metode atau metoda adalah cara teratur yang digunakan untuk melaksanakan suatu pekerjaan agar tercapai sesuai dengan yang dikehendaki; cara kerja yang bersistem untuk memudahkan pelaksanaan suatu kegiatan guna mencapai tujuan yang ditentukan

Sedangkan pembelajaran adalah proses, cara, perbuatan menjadikan belajar.

Pengertian Menurut Para Ahli

Beberapa ahli mendefinisikan metode pembelajaran sebagai berikut:

  • Abdurrahman Ginting
    Metode pembelajaran adalah cara atau pola yang khas dalam memanfaatkan berbagai prinsip dasar pendidikan serta berbagai teknik dan sumber daya terkait lainnya supaya terjadi proses pembelajaran pada diri siswa.
  • Hasby Ashydiqih
    Metode pembelajaran adalah seperangkat cara yang dilakukan guna mencapai tujuan tertentu dalam proses pembelajaran.
  • Nana Sudjana
    Metode pembelajaran adalah cara yang dipergunakan guru dalam mengadakan hubungan dengan siswa pada saat berlangsungnya proses belajar dan mengajar.
  • Ahmadi
    Metode pembelajaran adalah suatu pengetahuan tentang beberapa cara mengajar yang dipergunakan oleh guru atau instruktur.
  • Sobri Sutikno
    Metode pembelajaran adalah cara-cara dalam menyajikan materi pelajaran yang diberikan kepada murid agar terjadi proses pembelajaran pada diri siswa dalam upaya untuk mencapai tujuan.
  • Gerlach dan Elly ( 1980: 14) 
    Metode pembelajaran dapat  diartikan  sebagai rencana  yang sistematis untuk menyampaikan informasi 
  • WJS. Poerwadarminta
    Metode adalah adalah cara yang teratur dan terpikir baik- baik untuk mencapai maksud. 

Fungsi Metode Pembelajaran

Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain menjelaskan ada  beberapa fungsi metode belajar, yakni sebagai berikut:

1. Sebagai Alat Motivasi Ekstrinsik

Sebuah metode pembelajaran yang tepat dapat menjadi motivasi tersendiri bagi siswa atau anak didik untuk mau mengikuti proses pembelajaran dengan baik dan penuh semangat.

Motivasi ini merupakan salah satu faktor penting bagi keberhasilan kegiatan belajar mengajar.

Dengan adanya motivasi, siswa akan terpacu untuk lebih menaruh perhatian terhadap materi yang diberikan dan membantu untuk lebih memahami materi tersebut dengan baik

2. Sebagai Strategi Pembelajaran

Strategi pembelajaran adalah sesuatu yang mutlak diperlukan dalam proses belajar mengajar.

Hal ini dikarenakan adanya perbedaan tingkat intelegensia dan juga kemampuan pemahaman yang berbeda antar anak didik.

Selain itu, tipe atau gaya belajar yang berbeda-beda juga akan mempengaruhi kondisi penerimaan terhadap materi yang tidak sama antar anak satu dengan yang lainnya.

Disini kemudian diperlukan sebuah metode pembelajaran sebagai strategi yang disesuaikan dengan kondisi setiap kelas atau siswa yang dihadapi.

3. Sebagai Alat untuk Mencapai Tujuan

Metode pembelajaran adalah alat atau cara yang dilakukan untuk mencapai tujuan dari kegiatan belajar mengajar itu sendiri.

Dengan metode pembelajaran yang tepat, diharapkan tujuan dari proses pembelajaran itu akan tercapai dengan baik.

Tujuan Metode Pembelajaran

Tujuan disusunnya metode pembelajaran adalah sebagai berikut:

  • Untuk membantu guru dalam kegiatan mengajar dan pemberian materi pendidikan agar sesuai dengan kebutuhan siswa atau anak didiknya.
  • Memudahkan proses belajar mengajar sehingga target atau tujuan yang telah ditetapkan bisa diraih dengan maksimal
  • Untuk membantu siswa dalam mengembangkan kemampuan atau potensinya
  • Untuk menciptakan situasi pembelajaran yang kondusif dan ideal bagi guru maupun siswa
  • Untuk menumbuhkan motivasi dan minat belajar siswa.
  • Untuk membantu menemukan, mengumpulkan, dan menguji data yang dibutuhkan dalam upaya pengembangan disiplin suatu ilmu pengetahuan.

Manfaat Metode Pembelajaran

Beberapa manfaat dari adanya metode pembelajaran antara lain:

  • Semakin beragamnya metode pembelajaran yang diketahui seorang guru, akan semakin mengasah kreatifitas dan inovasi guru dalam mengajar.
  • Adanya metode pembelajaran akan membantu guru untuk menyajikan materi dengan baik sehingga bisa diserap secara maksimal oleh anak didiknya
  • Membantu guru dalam masalah manajemen kelas
  • Memperluas wawasan guru berkenaan dengan teknik pembelajaran
  • Menumbuhkan minat dan motivasi siswa dalam kegiatan belajar
  • Menciptakan suasana kelas yang kondusif sehingga menunjang keberhasilan kegiatan belajar mengajar.

Syarat Metode Pembelajaran

Beberapa persyaratan dari sebuah metode pembelajaran yaitu:

  • Metode pembelajaran yang disusun harus bisa menumbuhkan motivasi atau minat belajar pada diri siswa
  • Metode pembelajaran mampu membantu dalam pengembangan kepribadian positif siswa  dalam belajar 
  • Metode pembelajaran mendorong siswa untuk mau melanjutkan proses belajar ke jenjang-jenjang selanjutnya.
  • Metode pembelajaran harus memacu kreatifitas siswa, memberikan kesempatan pada siswa untuk berkarya mewujudkan  hasil karyanya.
  • Metode pembelajaran yang disusun dapat membantu dalam penanaman nilai-nilai pada diri siswa yang akan diterapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
  • Metode pembelajaran pada akhirnya bisa menuntun siswa dalam menemukan potensi dirinya dan mengembangkan kemampuan belajarnya secara mandiri.

Faktor yang Mempengaruhi Metode Pembelajaran

Penyusunan dan penentuan sebuah metode pembelajaran dipengaruhi oleh 5 faktor utama, yaitu:

1. Faktor siswa

Penyusunan sebuah metode pembelajaran dipengaruhi oleh kondisi siswa yang akan diberikan pembelajaran tersebut, baik itu terkait jenis kelamin, tingkat intelegensia dan kemampuan kognitifnya, latar belakang ekonomi, sosial dan budayanya, dan lain sebagainya.  

2. Faktor tujuan

Tujuan yang ingin dicapai dalam sebuah proses pembelajaran sangat mempengaruhi bagaimana sebuah metode pembelajaran akan disusun.

3.  Faktor situasi

metode pembelajaran disusun dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi yang ada di lapangan.  

4. Faktor fasilitas

Hal yang juga mempengaruhi penyusunan metode pembelajaran adalah ketersediaan fasilitas belajar mengajar seperti kelas, alat peraga, buku,dan sebagainya

5. Faktor pendidik

Metode pembelajaran yang disusun juga dipengaruhi oleh latar belakang pendidik atau pengajar, baik itu latar belakang pendidikannya, sosial budaya, maupun ekonominya.

Macam-macam Metode Pembelajaran

Macam-macam metode atau teknik pembelajaran yang dikenal dan telah digunakan dalam berbagai proses pembelajaran yaitu:

1. Metode ceramah

Metode ceramah adalah metode paling dasar atau konvensional dalam proses pembelajaran.

Metode ini dilakukan dengan cara menyampaikan informasi atau pengetahuan kepada siswa secara lisan.

Metode ceramah adalah metode yang paling praktis dan ekonomis serta mudah dilakukan.

Kelebihan metode ceramah antara lain:

  • Kendali kelas sepenuhnya ada ditangan pengajar, sehingga kelas berjalan lebih tertib
  • Bisa melatih siswa untuk fokus menyimak materi yang disampaikan
  • Proses pembelajaran relatif mudah dilakukan dan tidak membutuhkan banyak biaya
  • Kegiatan pembelajaran bisa dilakukan dan diikuti oleh banyak peserta sekaligus.

Adapun kekurangannya antara lain:

  • Peserta didik menjadi kurang aktif terlibat karena hanya sebagai pendengar materi
  • Proses belajar cenderung jadi membosankan
  • Metode ceramah kurang cocok bagi siswa dengan tipe belajar visual dan kinestetik
  • Anak didik yang kurang fokus akan sulit memahami materi yang disampaikan.

2. Metode Diskusi

Metode diskusi adalah metode pembelajaran melalui pembentukan kelompok-kelompok diskusi antar siswa untuk membahas suatu materi atau menyelesaikan suatu masalah.

Kelebihan metode diskusi adalah:

  • Lebih mendorong siswa untuk aktif dan berpikir kritis
  • Melatih siswa untuk mau dan berani menyampaikan ide dan pendapatnya
  • Mendorong siswa untuk toleransi terhadap perbedaan pendapat dengan orang lain.
  • Menumbuhkan sikap menghargai dan berpikiran lebih terbuka.

Kekurangan metode diskusi adalah :

  • Adakalanya terjadi dominasi oleh satu atau beberapa orang siswa tertentu dalam proses diskusi
  • Hanya cocok diterapkan dalam kelompok belajar kecil
  • Siswa terkadang kesulitan menyampaikan pendapat secara formal.

3. Metode Demonstrasi

Metode demonstrasi adalah metode pembelajaran yang dilakukan melalui praktikum sehingga siswa dapat melihat dan mengamati secara langsung apa yang tengah dipelajari.

Kelebihan metode demonstrasi adalah:

  • Proses pembelajaran biasanya berlangsung menarik dan bisa membuat siswa lebih fokus
  • Informasi akan lebih mudah dimengerti karena dilakukan dengan praktik langsung
  • Dengan melihat dan mengamati secara langsung biasanya membuat ilmu yang diterima lebih kuat melekat dalam ingatan siswa.

Sementara itu, kekurangan dari metode demonstrasi adalah :

  • Hanya bisa diterapkan untuk sebagian disiplin ilmu dan materi
  • Hanya efektif dilakukan apabila jumlah siswa tidak terlalu banyak
  • Pengajar perlu menguasai benar materi praktikum yang diberikan
  • Terkadang membutuhkan alat bantu yang tidak murah.

4. Metode Ceramah Plus

Metode ceramah plus adalah pengembangan dari metode ceramah. Sama seperti metode ceramah, dalam metode ini informasi atau pengetahuan disampaikan kepada siswa secara lisan, hanya saja disertai dengan metode lain dalam penyampaiannya seperti : Tanya jawab, tugas diskusi, atau praktikum.

5. Metode Resitasi

Yaitu sebuah metode pembelajaran yang mewajibkan siswa untuk membuat ringkasan atau resume dari materi yang telah diberikan dengan menggunakan kalimat atau kata-kata sendiri.

Metode ini dimaksudkan untuk mengukur sejauh mana daya penerimaan siswa terhadap materi yang diberikan.

Kelebihan metode ini antara lain:

  • Mendorong siswa untuk fokus dan memperhatikan materi yang disampaikan
  • Melatih siswa untuk menulis ilmiah dengan baik dan benar
  • Melatih siswa untuk bertanggung jawab dengan tugasnya
  • Materi cenderung lebih mudah diingat karena ada proses mendengar, membaca dan menuliskan ulang materi tersebut.

6. Metode Eksperimen

Metode eksperimen adalah metode pembelajaran melalui percobaan di laboratorium dan dilakukan secara langsung oleh siswa.

Kelebihan metode ini adalah:

  • Materi mudah diterima karena siswa melihat dan mengamati secara langsung
  • Siswa dilatih untuk bereksplorasi dan mengembangkan materi inti yang dipelajari
  • Melatih sikap ilmiah siswa, bahwa ilmu harus diuji kebenarannya
  • Membentuk rasa ingin tahu dan jiwa peneliti dalam diri siswa.

Adapun kekurangan dari metode ini adalah:

  • Dibutuhkan fasilitas berupa tempat dan alat-alat percobaan
  • Hanya bisa dilakukan untuk materi-materi tertentu saja
  • Waktu untuk melakukan percobaan yang terbatas.

7. Metode Karya Wisata

Metode karya wisata adalah metode pembelajaran dengan terjun langsung dan mengamati lingkungan atau tempat-tempat yang bisa menjadi sumber ilmu bagi siswa.

Kelebihan metode ini yaitu :

  • Pembelajaran menjadi sangat menyenangkan
  • Melatih siswa untuk menghargai lingkungan dan sumber ilmu yang ditemuinya di lapangan
  • Memperkenalkan siswa terhadap potensi yang ada di lingkungannya

Sedangkan kekurangan metode karya wisata ini adalah:

  • Membutuhkan biaya yang cukup banyak
  • Harus dilakukan dengan perencanaan yang matang
  • Perlu pendampingan ekstra dari para guru atau pembimbing
  • Adakalanya siswa hanya fokus pada karya wisatanya dan bukan pada proses pembelajarannya.

8. Metode Latihan

Metode latihan dilakukan dengan cara memberikan keterampilan pada siswa dengan cara merancang, membuat, atau memanfaatkan sesuatu untuk menciptakan hal baru yang bermanfaat.

Beberapa kelebihan metode latihan adalah:

  • Dapat melatih kemampuan kognitif dan motorik siswa
  • Menumbuhkan kreativitas dan keterampilan siswa
  • Melatih konsentrasi, ketelitian, dan kecepatan siswa

Kekurangan metode latihan adalah:

  • Tidak semua siswa memiliki minat dan bakat sehingga mereka kadang sulit beradaptasi
  • Bisa menimbulkan kejenuhan karena diperlukan proses dan kesabaran dalam melaksanakannya

9. Metode Perancangan

Metode perancangan adalah metode pembelajaran yang mendorong siswa untuk merancang sebuah proyek untuk kemudian dilakukan penelitian terhadapnya.

Kelebihan metode perancangan adalah:

  • Melatih sikap ilmiah dan rasa ingin tahu siswa
  • Merangsang siswa untuk berpikir kritis dan sistematis
  • Membantu siswa untuk dapat mengintegrasikan antara ilmu dan pengetahuan yang dimilikinya serta keterampilannya secara terpadu.

Kekurangan metode perancangan adalah:

  • Hanya bisa diterapkan pada event-event tertentu
  • Membutuhkan bimbingan dan arahan khusus secara kontinu
  • Butuh fasilitas dan dana yang tidak sedikit
  • Membutuhkan waktu dan proses yang lama.

10. Metode Debat

Metode debat adalah metode pembelajaran yang mirip dengan metode diskusi.

Akan tetapi dalam metode debat siswa dituntut bisa saling mengadu argumen atau pendapat ilmiah mereka untuk kemudian dicari titik temunya dalam membahas suatu materi atau menyelesaikan masalah.

Kelebihan metode ini yaitu:

  • Melatih siswa untuk berani mengemukakan argumennya
  • Mendorong siswa untuk secara aktif mencari sumber informasi guna memperkuat argumennya
  • Menumbuhkan sikap kritis dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum tentu teruji kebenarannya
  • Menumbuhkan rasa percaya diri dalam diri siswa
  • Melatih kemampuan public speaking siswa

Kekurangan dari metode debat yaitu:

  • Terkadang debat berjalan alot dan tidak berujung pada penyelesaian yang diharapkan
  • Biasanya ada dominasi dari siswa tertentu dalam proses debat
  • Tidak semua siswa memiliki kemampuan untuk aktif dalam perdebatan.

11. Metode Skrip Kooperatif

Metode skrip kooperatif adalah metode pembelajaran yang mengharuskan siswa untuk bisa menyampaikan kembali ringkasan atau pokok-pokok materi yang didapat secara lisan.

Kelebihan metode ini adalah:

  • Melatih siswa untuk fokus dalam menyimak materi
  • Melatih siswa untuk mampu mengambil kesimpulan atau intisari dari materi yang diberikan
  • Menumbuhkan sikap percaya diri siswa
  • Melatih kemampuan public speaking siswa.

Kekurangan metode ini adalah :

  • Tidak bisa diterapkan pada semua bidang studi.

12. Metode Mind Maping

Metode mind maping  adalah metode pembelajaran dengan membuat peta pikiran dari materi yang diberikan.

Kelebihan metode ini antara lain:

  • Pembelajaran bisa berjalan efektif dan efisien
  • Melatih cara berpikir yang kritis, runut, dan sistematis
  • Meningkatkan kemampuan analisa siswa
  • Mind maping yang dibuat menarik akan memudahkan siswa untuk memahami materi.

Kekurangan dari metode ini antara lain:

  • Harus mengetahui atau membaca materi secara utuh dan menyeluruh sebelum membuat mind maping
  • Tidak menyajikan informasi materi secara mendetail, tetapi hanya poin-poin pentingnya saja.

13. Metode Inquiry

Metode inquiry adalah  metode pembelajaran yang  mendorong siswa untuk merenungi dan memahami apa yang telah mereka peroleh selama proses belajar.

14. Metode Discovery

Metode discovery adalah metode pembelajaran yang mengembangkan cara belajar siswa aktif dan mandiri, sehingga siswa akan memiliki pemahaman yang lebih baik.

Kelebihan metode discovery adalah:

  • Melatih kemampuan kognitif siswa
  • Mengembangkan kemampuan untuk berpikir kritis dan berpandangan luas
  • Menumbuhkan motivasi dan rasa percaya diri siswa
  • Melatih kemampuan untuk belajar secara mandiri kepada siswa.

Kekurangan metode ini adalah:

  • Hanya cocok diterapkan pada kelas-kelas kecil
  • Dibutuhkan kesiapan mental yang kuat
  • Tidak setiap penemuan bisa memecahkan masalah.

15. Metode Berbagi Peran (Role Playing)

Metode pembejaran berbagi peran adalah metode pembelajaran yang melibatkan siswa dengan memerankan suatu karakter tertentu atau melakukan simulasi pada suatu keadaan tertentu.  

Kelebihan metode ini adalah:

  • Siswa mempraktikkan materi secara langsung sehingga diharapkan akan lebih memahami materi tersebut
  • Melatih rasa percaya diri dan kemampuan komunikasi siswa
  • Menumbuhkan empati dalam diri siswa.

Kekurangan metode ini adalah:

  • Tidak disukai oleh semua siswa, terutama siswa yang memiliki karakter introvert
  • Membutuhkan fasilitas dan alat bantu tertentu.
fbWhatsappTwitterLinkedIn