Jenis – Jenis Klausa dan Contohnya

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Pengertian Klausa

Klausa merupakan gabungan kata yang terdiri dari subjek (S) dan predikat (P). Klausa berbeda dengan frasa karena klausa biasanya dilengkapi dengan objek dan keterangan.

Biasanya klausa digabungkan dengan kata hubung jika dalam sebuah kalimat terdapat dua klausa. Klausa belum menjadi sebuah kalimat karena tidak memiliki intonasi akhir

Pengertian Klausa Menurut Ahli

Selain pengertian di atas, klausa juga memiliki beberapa pengertian yang dirumuskan oleh berbagai ahli diantaranya :

  • Menurut Ramlan

Ramlan menafsirkan klausa sebagai satuan gramatik yang terdiri dari subjek, predikat, objek, dan kata keterangan. Namun, subjek kadang sering dihilangkan jika dipakai dalam kalimat luas misal penggabungan klausa atau kalimat jawaban

  • Menurut Chaer

Menurut Chaer klausa adalah satuan sintaksis yang memiliki sifat predikatif yang berarti dalam satuan atau konstruksi terdapat sebuah predikat. Jika dalam satuan kalimat tersebut tidak memiliki predikat maka itu bukan sebuah klausa.

  • Menurut Arifin

Klausa menurut Arifin adalah satuan gramatikal yang merupakan gabungan kata dengan minimal subjek dan predikat yang berpotensi menjadi sebuah kalimat.

  • Menurut Rusmaji

Menurut Rusmaji kaluasa adalah unsur kalimat, karena sebagian besar kalimat terdiri dari dua unsur klausa

Jenis Klausa Berdasarkan Strukturnya

Klausa bebas merupakan klausa yang memiliki unsur lengkap dan berpotensi menjadi sebuah kalimat utama yang memiliki subjek dan predikat. Kalimat klausa bebas dapat berdiri sendiri tanpa konjungsi.

Contoh : Andi menyapu, Ibu memasak, jangan bersuara, mobil melaju

Klausa terikat adalah klausa yang tidak bisa berdiri sendiri dan tidak dapat menjadi kalimat yang sempurna. Klausa ini tidak memiliki subjek maupun predikat karena merupakan anak kalimat. Klausa ini memiliki ciri adanya konjungsi dalam kalimat.

Contoh : Perpustakaan berada diantara dua sekolah, Andi sudah berangkat sejak kemarin, Aku berangkat sekolah dengan sepeda

Jenis Klausa Berdasarkan Kelengkapan

  • Klausa Lengkap

Klausa lengkap merupakan klausa yang memiliki unsur subjek dan predikat. Jika Subjek berada di awal dapat disebut klausa lengkap susun biasa, jika subjek berada di belakang predikat maka disebut klausa lengkap susun balik

Contoh ; Saya sedang belajar ( saya = subjek, sedang belajar = predikat), Andi bermain (Andi = subjek, bermain = predikat)

  • Klausa Tidak Lengkap

Klausa tidak lengkap memiliki unsur penyusun yang tidak lengkap pula. Klausa ini bisanya terdiri hanya dengan unsur predikat saja tanpa subjek.

Contoh : Tidak melihat keadaan, sedang berjalan menuju toko, sedang belajar membaca

Jenis Klausa Berdasarkan Kata Negatif

  • Klausa Negatif

Klausa negatif merupakan klausa yang memiliki kata negatif pada predikatnya, seperti tidak, bukan, dan jangan.

Contoh : Aku belum sembuh (aku = subjek, belum sembuh = kata negatif), dia tidak mengerjakan pr, bukan dia pelakunya

  • Klausa Positif

Klausa positif merupakan klausa yang tidak memiliki kata negatif pada predikatnya

Contoh : Saya menang lomba (saya = subjek, menang lomba = predikat), kita menjadi sahabat, saya sudah melakukannya

Jenis Klausa Berdasarkan Unsur yang Menjadi Predikat

Klausa verbal merupakan klausa yang memiliki predikat dengan unsur kata kerja, Klausa ini dibagi menjadi klausa transitif (mengandung kata kerja transitif) dan klausa tak transitif (tidak memerlukan objek)

Contoh : Saya mengerjakan tugas dengan giat (saya = subjek, mengerjakan tugas = predikat, dengan giat = keterangan), Rudi mengembalikan buku (klausa transitif), Matahari terbit di timur (klausa tak transitif)

  • Klausa Non Verbal

Klausa non verbal merupakan klausa yang memiliki predikat tanpa unsur kata kerja. Klausa ini dibagi lagi menjadi klausa nominal (mengandung unsur kata benda), klausa adjektiva (mengandung unsur kata sifat), klausa numeral (mengandung unsur kata bilangan), dan klausa preposisional (mengandung unsur kata depan)

Contoh : Sintya anak yang rajin dan pintar (klausa adjektiva), gosok gigi tiga kali (klausa numeral), Ayahku seorang atlet (klausa nominal), Saya menuju dapur (klausa preposisional)

Jenis Klausa Berdasarkan Fungsinya

  • Klausa Subjek

Klausa subjek merupakan klausa yang memiliki tepat sebagai subjek pada suatu kalimat

Contoh : Saya (S) mengerjakan tugas (P) dari guru (O)

  • Klausa Predikat

Klausa yang dapat diisi dengan fungsi predikat seperti kata benda, kata kerja, kata sifat, dan kata bilangan

Contoh : Sintya (S) sangat cantik (P)

  • Klausa Objek

Klausa yang memiliki tempat pada objek suatu kalimat. Objek dapat dibagi menjadi dua yaitu objek langsung yang dapat diketahui perbuatannya secara langsung pada predikat verbal dan objek tidak langsung yang merupakan penerima perbuatan di dalam predikat verbal

Contoh : Aku (S) mengarang (P) puisi (O)

  • Klausa Keterangan

Klausa yang memiliki tempat pada keterangan dalam  suatu kalimat. 

Contoh : Cindy (S) duduk (P) di kursi (ket)

  • Klausa Pelengkap

Klausa yang memiliki temat sebagai sebuah pelengkap dalam suatu kalimat

Contoh : Saya (S) belanja (P) daging (Pel) di pasar (ket)

Ciri Klausa

  • Tidak mempunyai intonasi akhir
  • Jika menambahkan intonasi akhir pada klausa maka akan menjadi sebuah kalimat
  • Mempunyai subjek secara tertulis atau tidak tertulis
  • Mempunyai satu jenis predikat
  • Klausa merupakan bagian dari kalimat plural

Unsur Klausa

Unsur dalam klausa terbagi menjadi dua yaitu unsur inti yang terdiri dari subjek (s) dan objek (o) dan unsur bukan inti terdiri dari predikat (p), pelengkap (pel), dan keterangan (k)

fbWhatsappTwitterLinkedIn