Sejarah

Keadaan Indonesia Sebelum Masehi yang Harus diketahui

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Sejumlah peneliti memberikan beberapa pernyataan terkait keadaan Indonesia Sebelum Masehi. yaitu :

1. Peradaban Nusantara di masa lampau atau sebelum masehi, merupakan bagian dari bangsa Austronesia yang terkait dengan Mangrove

Pada masa lalu, bangsa Austronesia dikenal sebagai bangsa yang ahli di bidang bertahan hidup baik di daratan atau di laut. Keahlian tersebut dimiliki sejak masih menjadi bagian dari wilayah Sundaland.

Untuk kemudian ketika berpisah pada Zaman Es ketiga yang terjadi pada 11.000-10.000 sebelum masehi (SM), bangsa Austronesia berlayar luas dan melakukan penjelajahan ke Samudera Pasifik dan Hindia sembari membawa peradaban mereka.

Bangsa Autronesia memiliki kaitan yang erat dengan tumbuhan bakau yang digunakan di berbagai keseharian mereka, termasuk di dalamnya obat-obatan.

Seiring berkembangnya zaman, pengaruh bangsa Austronesia masuk ke Indonesia dan melekat pada kerajaan-kerajaan besar yang pernah berkuasa di Nusantara. Sebut saja, Kerajaan Sriwijaya di Sumatera bagian selatan pada abad ke-7 Masehi, dan Majapahit di Jawa bagian tengah dari abad ke-13 Masehi.

Kurangnya catatan yang bertahan tentang Austronesia di tahun 2000 SM menciptakan banyak spekulasi, bisa jadi memang belum ada peradaban kompleks yang ukuran populasinya bisa disebut sebagai perkotaan, atau sebenarnya ada tetapi tidak ada catatan tersisa.

Penelitian masih berjalan untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di jaman itu, koneksi Barus dengan Mesir kuno, Jawa dengan Jepang Jomon (Yayoi), Nan Madol, Gunung Padang (kemungkinan 4800 tahun yang lalu), hanya saja susah untuk menyatakan bahwa tahun 2000 SM penduduk kepulauan Asia Tenggara masih berburu meramu, melihat jenis tanaman domestikasi membutuhkan sistem kompleks. Namun kompleksitasnya masih dipertanyakan skala populasinya.

2. Kerajaan Salakanegara merupakan Kerajaan Tertua

Dalam Sejarah Nusantara, memang masih buram. Namun menurut para Ahli yang meneliti, ditemukan beberapa bukti sejarah bahwa kerajaan Kutai bukan merupakan kerajaan tertua.

Ialah kerajaan Salakanegara yang ada di Pulau Jawa bagian Barat. Inilah yang konon membuat awal peradaban kerajaan-kerajaan di Pulau Jawa hingga saat ini.

Kerajaan tersebut disebutkan memiliki Leluhur bernama Aki Tirem menjadi Legenda pada Sejarah Tanah Sunda dan Jawa. Kerajaan ini diduga telah ada pada sekitar abad ke-1 Masehi jauh lebih tua dari Kerajaan Kutai yang berdiri sekitar abad ke-4 Masehi.

3. Migrasi Nusantara pada Zaman Es

Pada Zaman Es, seperti yang kami bahas pada bab yang ke-1. Zaman Es sendiri sering dikaitkan dengan Sundaland.

Dalam periode geologi, zaman es dapat dikatakan berada pada Kala Pleistosen Akhir – Holosen Awal. Di dalam kurun waktu tersebut suhu bumi sedang turun sehingga air laut cenderung membeku di bagian utara dan selatan bumi.

Hal ini berimbas pada surutnya air laut cina selatan sehingga Nusantara pada saat itu masih menyatu dengan benua Asia. Permukaan laut tingginya kira-kira 125 meter lebih rendah dibandingkan permukaan laut saat ini.

Para Ahlipun berpendapat bahwa pada era ini terjadi gelombang imigrasi manusia yang mulai masuk ke Indonesia. Bukan hanya manusia, nampaknya hewan juga ikut berimigrasi dari Asia daratan ke wilayah Indonesia. Hal ini dikarenakan adanya kemiripan dengan hewan wilayah Asia daratan. Seperti gajah, orangutan, babi, rusa dan lain-lain.

Migrasi ini erat kaitannya dengan bangsa Autronesia yang singgah di Indonesia yang kemudain menularkan sejumlah kebiasaan mereka ke penduduk asli Indonesia.