Manajemen Material: Pengertian – Tujuan dan Contohnya

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Pada pembahasan kali ini kita akan membahas mengenai Manajemen Material, berikut pembahasannya.

Pengertian Manajemen Material

Manajemen material merupakan sistem manajemen yang berkaitan dengan bahan baku atau material produksi, yang termasuk juga perencanaan, pengaturan, pembelian dan penyimpanan bahan baku. Dengan kata lain manajemen material adalah pengaturan bahan baku dari pembelian hingga bahan baku sampai di tangan pabrik.

Seorang ahli bernama Bell mengatakan, manajemen material adalah sebuah sistem manajemen yang diperlukan untuk merencanakan dan mengendalikan kualitas, jumlah dan penyimpanan yang tepat, dan harga yang tepat.

Tujuan Manajemen Material

Manajemen material diterapkan dengan tujuan-tujuan berikut:

  • Agar mendapatkan harga lebih murah, harga material sebisanya didapatkan dengan harga murah namun berkualitas. Dengan begitu dapat mengurangi biaya produksi dan meningkatkan laba.
  • Persediaan lebih rendah, maksudnya perusahaan dapat menjaga stock produk dalam jumlah rendah, sehingga modal untuk persediaan juga lebih sedikit. Tujuannya untuk efisiensi penggunaan modal perusahaan dan menghemat biaya transpor.
  • Mengurangi biaya riil karena efisiensi persediaan dan harga produk yang lebih ekonomis.
  • Agar pasokan teratur, dengan meminimalkan gangguan dalam proses produksi seperti tersedianya pasokan bahan yang teratur.
  • Mendapatkan bahan yang berkualitas adalah salah satu tanggung jawab manajemen material untuk mengkontrol pengadaan bahan produksi.
  • Penanganan material secara efisien, teknik untuk mengkontrol bahan baku secara efektif dapat menurunkan biaya produksi.
  • Menciptakan relasi yang baik, relasi ini penting dibangun dengan baik oleh perusahaan. Baik dengan pemasok bahan, masyarakat dan juga relasi bisnis.
  • Mengembangkan potensi sumber daya manusia di masa depan, artinya manajemen material juga mempersiapkan posisi atau karir untuk karyawan, atau dapat dikatakan regenerasi.

Manfaat Manajemen Material

Manfaat manajemen material bagi perusahaan dalam hal produksi adalah standarisasi bahan yang berkualitas untuk hasil produksi yang berkualitas dan sesuai dengan standar perusahaan. Manfaat lainnya yaitu dapat membantu pekerjaan manajemen produksi.

Manajemen material juga bermanfaat untuk menentukan prospek di masa depan yang berkaitan dengan harga, biaya, bahan, aktivitas bisnis umum serta kondisi bisnis secara umum.

Contoh Manajemen Material

Contoh penerapan manajemen material misalnya sebuah perusahaan mebel, bahan baku utama yang dibutuhkan adalah kayu. Manajemen material memilih bahan kayu yang berkualitas, memutuskan membeli dari mana, menimbang harga dan ongkos angkut dan juga memastikan pasokan bahan dapat berkelanjutan.

Manajemen material tidak bekerja sendiri, namun juga berkonsultasi dan berkoordinasi dengan manajemen produksi terkait dengan bahan-bahan yang dibutuhkan.

fbWhatsappTwitterLinkedIn