18 Pelanggaran dalam Permainan Bola Basket Beserta Sanksinya

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Bola basket adalah permainan beregu uang dimainkan oleh dua tim dengan masing-masing timnya berjumlah 5 orang.

Dalam sebuah pertandingan pasti ada aturan atau ketentuannya yang di mana jika tidak dipatuhi maka termasuk sebuah pelanggaran. Setiap tim atau pemain yang melakukan pelanggaran maka akan diberi sanksi yang berlaku.

Begitu juga dalam pertandingan bola basket. Berikut adalah pelanggaran dalam pertandinga basket beserta hukumannya.

1. Foul dan Foul Out

Foul adalah pelanggaran yang dilakukan ketika melanggar permainan lawan dengan reaching atau defense. Hukuman dari pelanggaran ini adalah wasit akan menegur pemain tersebut secara langsung namun ini hanya berlaku 5 kali.

Jika terjadi pelanggaran ke 6 maka pemain akan dikeluarkan dari pertandingan dan tim lawan akan melakukan lemparan ke dalam dan free throw.

Foul dibagi menjadi dua yaitu personal foul dan team foul. Team foul adalah jenis pelanggaran yang diakumulasi dari suatu tim. Contoh jika masing-masing pemain tim A melakukan pelanggaran foul maka dihitung telah melakukan foul 5 kali. Maka diberlakukan hukuman lemparan ke dalam atau free throw.

2. Technical Foul

Jenis ini merupakan jenis pelanggaran berat yaitu dimana pemain mengeluarkan kata-kata kasar, menghina, mengejek, melakukan gerakan yang berlebih, dan bermain tidak semestinya. Pelanggaran ini tidak hanya berlaku untuk tim tetapi juga pelatihnya.

Hukuman dari pelanggaran technical foul adalah jika terjadi dua kali maka pemain akan dikeluarkan dan tim lawan diberi kesempatan free throw.

3. Offensive Foul

Pemain dinyatakan melakukan pelanggaran offensive foul apabila pemain yang sedan dalam posisi menyerang menabrak pemain bertahan lawan yang sudah dalam posisi benar. Hukuman dari pelanggaran ini adalah turn over atau perpindahan bola.

4. Blocking Foul

Pelanggaran ini terjadi ketika pemain dengan sengaja menghalangi pemain lawan dengan cara menutup gerakan lawan secara tiba-tiba. Akibatnya pemain tersebut kehilangan keseimbangan ketika akan melakukan tembakan.

Jika pelanggaran ini terjadi maka pemain lawan diberi free throw.

5. 3 Second Violation

Pelanggaran ini diakibatkan oleh pemain yang tidak melakukan pergerakan lebih dari tiga detik ketika berada di paint area baik dalam keadaan defense maupun offense. Jadi selama berada di paint area pemain harus terus aktif bergerak.

Hukuman dalam permainan ini adalah lemparan ke dalam atau free throw untuk tim lawan.

6. Travelling Foul

Pelanggaran ini terjadi ketika pemain dua kali melangkah dengan membawa bola tanpa melakukan dribble. Pelanggaran ini paling sering terjadi dalam pertandingan tingkat junior. Jika terjadi pelanggaran jenis ini maka hukumannya adalah perpindahan bola atau disebut turn ove.

7. Flagrant Foul

Jenis pelanggaran ini terjadi ketika pemain melakukan suatu tindakan dengan maksud untuk menciderai lawan atau melakukan kontak fisik seperti memukul ketika sedang berduel.

Pelanggaran ini dinilai sangat tidak etis dan merupakan pelanggaran berat. Hukuman untuk flagrant foul ialah free throw, technical foul, foul out, hingga skorsing.

8. 24 Second Violation  

Sebuah tim akan dinyatakan melakukan pelanggaran 24 second violation apabila tidak dapat menggunakan waktu selama 24 detik untuk melakukan possesion yang berujung pada dunk, lay up, ataupun shooting. Hukuman dari pelanggaran jenis ini adalah turn over atau perpindahan bola.

9. Defensive 3 second

Pemain dinyatakan melakukan pelanggaran ini apabila berdiam diri di area tim sendiri selama 3 detik atau lebih pada saat lawan sedang melakukan offense. Jika pelanggaran ini terjadi maka wasit akan memberikan free throw kepada tim lawan.

10. Offensive 3 second

Pelanggaran ini terjadi apabila seorang pemain tidak melakukan pergerakan selama tiga detik atau lebih ketika berada di area tim lawan yang sedang dalam posisi defense. Jika pemain melakukan pelanggaran ini maka wasit akan memindahkan bola ke tim lawan.  

11. Back Ball

Jika seorang pemain membawa bola hingga melewati garis tengah kemudian kembali lagi ke area pertahanan maka hal tersebut merupakan pelanggaran “back ball”. Jika pelanggaran ini terjadi maka wasit memberikan tim lawan berupa lemparan ke dalam.

12. 8 Second Violation

Pemain akan  dinyaatakan melakukan pelanggaran ini apabila ia melakukan dribble selama 8 detik atau lebih di wilayahnya sendiri. Jika terjadi pelanggaran semacam ini makan wasit harus memberikan bola kepada tim lawan.  

13. Double Dribble

Jenis pelanggaran ini terjadi ketika pemain kembali melakukan dribble bola setelah sebelumnya berhenti. Seharusnya setelah berhenti dribble pemain tersebut harus melakukan oper bola atau shooting.  Jika terjadi pelanggaran ini maka wasit berhak untuk memberikan bola kepada tim lawan.

14. Shot Clock Violation

Pelanggaran ini terjadi apabila seorang pemain melakukan shoottepat setelah waktu 24 detik habis (NBA) atau 30 detik habis (FBA). Apabila bola masuk ke ring maka itu tidak akan menambah poin tim.  Jika pelanggaran ini terjadi maka hukuman yang diberikan adalah menyerahkan bola kepada lawan.

15. Jumping Fouls

Pemain yang sudah dalam posisi melompat untuk melakukan jumping shot harus benar-benar melakukan shooting jikat tidak maka ia dinyatakan melakukan pelanggaran jumping foul. Apabila pelanggaran ini terjadi maka tim lawan berhak mendapatkan bola.

16. Pushing Foul

Pelanggaran ini terjadi ketika seorang pemain mendorong pemain lawannya yang mengakibatkan pemain lainnya tidak seimbang dan jatuh. Jika pelanggaran ini terjadi maka bola berpindah ke tim lawan.

17. Carrying the Ball

Pelanggaran ini terjadi apabila seorang pemain melakukan dribble memutar. Jika terjadi pelanggaran ini maka wasit akan memindahkan bola ke tim lawan.

18. Illegal Screen

Pemain dinyatakan melakukan pelanggaran illegal screen apabila melakukan posisi screen ketika pick and roll namun tidak dalam posisi benar atau melakukan pelanggaran pemain lawan.

fbWhatsappTwitterLinkedIn