Pemberdayaan Masyarakat: Pengertian – Tahapan dan Contohnya

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Pada materi kali ini kita akan mempelajari mengenai pemberdayaan masyarakat yang dimulai dari pengertian, tujuan, prinsip, indikator, tahapan dan contoh dari pemberdayaan masyarakat.

Pengertian Pemberdayaan Masyarakat

Menurut Para Ahli

  • Payne (1997)
    Pemberdayaan pada hakekatnya bertujuan untuk membantu klien mendapatkan daya, kekuatan dan kemampuan untuk mengambil keputusan dan tindakan yang akan dilakukan dan berhubungan dengan diri dari klien tersebut, termasuk mengurangi kendala pribadi dan sosial dalam melakukan tindakan.
  • Robinson (1994)
    Pemberdayaan adalah suatu proses pribadi dan sosial; suatu pembebasan kemampuan pribadi, kompetensi, kreatifitas dan kebebasan bertindak.

Secara Umum

Pemberdayaan Masyarakat yaitu proses di dalam membangun yang mana masyarakat yang memiliki inisiatif untuk aktivitas sosial di dalam memperbaiki situasi dan kondisi pada diri sendiri.

Tujuan Pemberdayaan Masyarakat

  • Perbaikan Usaha
    Perbaikan pendidikan di dalam semangat belajar, aktivitas, perbaikan kelembagaan dan bisa diharapkan untuk memperbaiki bisnis yang dijalankan.
  • Perbaikan Kelembagaan
    Tindakan atau kegiatan yang dilakukan dalam pemberdayaan masyarakat diharapkan bisa memperbaiki kelembagaan di wilayah pemberdayaan.
  • Perbaikan Pendapatan
    Adanya suatu kegiatan di dalam memperbaiki suatu usaha atau bisnis maka diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat binaan.
  • Perbaikan Lingkungan
    Adanya suatu usaha untuk memperbaiki pendapatan, maka diharapkan masyarakat bisa juga dalam memperbaiki lingkungan. Kerusakan dari lingkungan biasanya sering disebabkan karena kemiskinan.
  • Perbaikan Masyarakat
    Tujuan dari pemberdayaan masyarakat pada akhrinya juga untuk memperbaiki secara keseluruhan pada setiap elemen masyarakat.
  • Perbaikan Kehidupan
    Pada saat pendapatan dan lingkungan sudah membaik, maka diharapkan pola hidup dari masyarakat juga ikut membaik.

Prinsip Pemberdayaan Masyarakat

Ada 4 prinsip dari pemberdayaan masyarakat diantaranya yaitu prinsip kesetaraan, prinsip partisipasi, prinsip kemandirian dan prinsip berkelanjutan. Berikut ini penjelasan dari keempat prinsip pemberdayaan masyarakat yaitu:

  • Prinsip Kesetaraan
    Prinsip utama yang harus ada dan dipegang oleh masyarakat di dalam proses pemberdayaan masyarakat yaitu adanya suatu kesetaraan diantara masyarakat dengan lembaga yang melaksanakan program pemberdayaan masyarakat. Dinamika yang dibangun merupakan keterkaitan kesetaraan atau kesejajaran dengan pengembangan dari pengetahuan, keahlian dan pengalaman. Masing masing itu saling mengakui kelebihan dan kekurangan.
  • Prinsip Partisipasi
    Program pemberdayaan masyarakat adalah program yang memiliki sifat terencana, partisipasif, dilakukan, diawasi dan dievaluasi oleh masyarakat. Untuk sampai pada tingkat tersebut membutuhkan waktu dan proses yang memiliki komitmen tinggi kepada pemberdayaan masyarakat.
  • Prinsip Kemandirian
    Prinsip kemandirian atau keswadayaan merupakan mengutamakan dan menghargai kemampuan dari masyarakat daripada bantuan dari pihak lainnya. Prinsip ini memandang orang sebagai subjek yang memiliki kemampuan walaupun hanya sedikit.
  • Prinsip Berkelanjutan
    Program pemberdayaan masyarakat harus dirancang agar berkelanjutan, meskipun pada awalnya peran dari pendamping lebih dominan daripada masyarakatnya sendiri. Namun, secara perlahan peran dari pendamping akan semakin berkurang dan masyarakat sudah bisa mengelola beberapa kegiatan atau aktivitasnya sendiri.

Indikator Pemberdayaan Masyarakat

Untuk dapat mengukur berhasil atau tidaknya suatu pemberdayaan masyarakat dapat menggunakan 4 indikator yaitu input, proses, output dan outcome. Berikut penjelasan dari keempat indikator tersebut yaitu:

Input

  • Sumber daya manusia yaitu beberapa tokoh atau pemimpin di dalam masyarakat baik itu tokoh formal atau informal.
  • Besarnya dana yang digunakan, baik itu dana yang berasal dari kontribusi masyarakat atau dana yang didapatkan dari luar masyarakat atau benatuan.
  • Bahan, alat atau materi yang digunakan untuk mendukung dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Proses

  • Jumlah dari beberapa penyuluhan yang dilaksanakan.
  • Jenis dari pelatihan atau penyuluhan yang dilaksanakan.
  • Jumlah dari tokoh masyarakat yang dilatih sebagai motivator.
  • Pertemuan masyarakat di dalam perencanaan dan mengambil suatu keputusan.

Output

  • Jumlah dan jenis dari pemberdayaan masyarakat.
  • Jumlah dari orang atau masyarakat yang telah meningkat pengetahuan atau perilakunya mengenai bidang yang sudah dilakukan penyuluhan.
  • Jumlah dari anggota keluarga yang memiliki usaha untuk dapat meningkatkan pendapatan di dalam keluarga.
  • Meningkatkan beberapa fasilitas umum yang ada di masyarakat.

Outcome

  • Meningkatnya keberhasilan dari pemberdayaan atau penyuluhan tersebut.
  • Menurunnya hal hal yang meresahkan sebelum adanya pemberdayaan atau penyuluhan tersebut.

Tahapan Pemberdayaan Masyarakat

Ada 7 tahapan di dalam melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat yaitu persiapan, pengkajian, perencanaan alternatif, formalisasi rencana aksi, pelaksanaan program, evaluasi dan yang terakhir yaitu terminasi. Berikut ini penjelasan dari ketujuh tahapan pemberdayaan masyarakat yaitu:

  • Tahap Persiapan
    Pada tahap persiapan ini ada 2 hal yang harus dilakukan yaitu penyiapan sumber daya manusia dan penyediaan lapangan. Penyiapan sumber daya manusia ini dapat dilakukan oleh community worker, sedangkan untuk penyediaan lapangan diusahakan secara non direktif.
  • Tahap Pengkajian
    Tahap pengkajian ini merupakan tahap di dalam penilaian suatu daerah atau wilayah yang akan dibina. Tahapan pengkajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah yang diperlukan di dalam suatu daerah atau wilayah yang nantinya akan dibina.
  • Tahap Perencanaan Alternatif
    Tahap yang ketiga yaitu perencanaan alternatif yang merupakan pihak akan melakukan pemberdayaan yang nantinya akan melibatkan masyarakat untuk dapat berpikir mengenai masalah yang mereka alami dan mencari solusinya.
  • Tahap Formalisasi Rencana Aksi
    Tahap selanjutnya yaitu formalisasi rencana aksi yang akan melakukan pemberdayaan yaitu membentuk kelompok dan melakukan rancangan mengenai program apa saja yang dilaksanakan dan juga untuk memecahkan masalah yang dihadapi oleh masyarakat.
  • Tahap Pelaksanaan Program
    Tahapan selanjutnya yaitu pelaksanaan program dan tahapan ini termasuk ke dalam tahap eksekusi. Beberapa program yang sudah direncanakan dan dirancang mulai diterapkan pada masyarakat yang diberdayakan.
  • Tahap Evaluasi
    Selanjutnya, setelah melakukan tahapan program yaitu mengevaluasi masalah yang terjadi pada saat melakukan program agar kedepannya bisa lebih baik lagi.
  • Tahap Terminasi
    Tahap terakhir yaitu tahap terminasi, tahap ini dimana pihak yang memberdayakan melakukan pemutusan hubungan secara forma dengan masyarakat yang dibina.

Contoh Pemberdayaan Masyarakat

  • Pendidikan

Contoh dari pemberdayaan masyarakat yaitu terjadi di dalam bidang pendidikan. Ini terjadi di Indonesia yaitu berdirinya Kampung Inggris yang berada di Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Pada mulanya desa ini merupakan desa pada umumnya, masyarakatnya tidak bisa berbahasa inggris sama sekali.

Kemudian selama perkembangannya, nama dari Kampung English ini diciptakan oleh Mr. Kalen yang merupakan pendiri dan pelopor dari desa Inggris. Mr. Kalen ini mendirikan BEC, memperkuat masyarakat di desa tersebut dengan melatih masyarakat untuk belajar bahasa inggris.

Hingga pada akhirnya, keberadaan dari kampung inggris ini menjadi tempat dukungan di dalam masyarakat belajar bahasa inggris di seluruh nusantara. Baik orang yang ingin belajar bahasa inggris, melanjutkan pendidikan dan lainnya semua belajar di kampung inggris ini.

  • Wisata

Contoh pemberdayaan masyarakat lainnya yaitu pada bidang wisata. Salah satu contohnya yaitu berdirinya desa penuh warna di Malang, Jawa Timur. Desa ini sangat terkenal dengan keunikan dan ciri khasnya, maka dari itu desa penuh warna ini dijadikan sebagai tempat wisata dan untuk berfoto foto.

Pemerintahan setempat bekerja secara aktif bersama dengan Avitex Paints untuk menciptakan kondisi dan keindahan dari rumah rumah warga tersebut. Pada akhirnya, desa penuh warna telah menjadi salah satu desa yang sukses di dalam mempromosikan kekreativitasan warganya dan mendapatkan tambahan pendapatan.

fbWhatsappTwitterLinkedIn