Ekonomi

25 Pengertian Pembangunan Menurut Para Ahli

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Pengertian pembangunan pada umumnya yaitu proses perubahan terus menerus menuju ke arah yang lebih baik menurut aturan atau norma tertentu. Tentu saja pengertian pembangunan, menurut para ahli akan bermacam-macam sama seperti perencanaan.

Pengertia pembangunan akan berbeda satu dengan yang lainnya. Bahman antaar daerah hingga antar negara. Tapi secara umum akan ada sebuah kesepakatan jika pembangunan ada proses buat melakukan perubahan.

Pengertian Pembangunan menurut Para Ahli

Ada banyak definisi dari para ahli mengenai pembangunan, seperti berikut :

1. Mohammad Ali

Menurut Mohammad Ali, pembangunan adalah setiap upaya secara terencana yang dilakukan untuk melaksanakan suatu perubahan dengan tujuan utama buat perbaikan dan menaikkan kesejahteraan hidup, taraf, serta kualitas manusia.

2. Seers

Menurut Seers, pembangunan adalah sebuah istilah teknis, merupakan seni untuk membangkitkan masyarakat pada berbagai negara berkembang.

Bangkit dari kemiskinan, menjadi lebih melek huruf, mengurangi angka pengangguran, serta ketidakadilan pada bidang sosial.

3. Siagian (1994) 

Menurut Siagian, pembangunan adalah suatu rangkaian usaha ataupun usaha untuk merubah atau bertumbuh sesuai rencana yang dilakukan suatu bangsa, negara dan pemerintahan secara sadar, menuju modernitas untuk pembinaan bangsa (nation building).

4. Ginanjar Kartasasmita (1994)

Menurut Ginanjar Kartasasmita, pembangunan adalah suatu proses menuju perubahan ke arah lebih baik serta beragam upaya yang dilakukan dengan terencana

5. Alexander (1994)

Menurut Alexander, pembangunan (development) adalah suatu proses perubahan yang melingkupi seluruh siste sosial, misalkan budaya, ekonomi, politik, infrastruktur, pendidikan, pertahanan, teknologi, hingga kelembagaan.

6. Inayatullah

Menurut Inayatullah, pembangunan adalah kegiatan menuju perubahan sesuai pola masyarakat agar lebih baik serta mengedepankan nilai asas kemanusiaan sehingga membuat sekelompok masyarakat mempunyai kendali terhadap kondisi lingkungannya, memahami tujuan politik, dan membuat warganya lebih mempunyai kontrol bagi kehidupannya sendiri.

7. Rogers dan Shoemaker

Menurut Rogers dan Shoemaker, pembangunan adalah suatu perubahan sosial, dengan beragam ide barunya serta diperkenalkan pada sebuah sistem sosial dengan tujuan agar dapat menciptakan pendapatan per kapita serta tingkat kehidupan ke arah yang lebih baik. Serta memakai metode produksi lebih modern, canggih dan organisasi sosial menjadi terarah.

8. Drs. Joko Untoro

Menurut Drs. Joko Untoro, pembangunan adalah pertumbuhan ekonomi dengan diikuti perubahan pada struktur ekonominya serta pola kegiatan perekonomiannya sebagai upaya meningkatkan pendapatan per kapita.

9. Benny H. Hoed

Menurut Benny H. Hoed, pembangunan adalah beragam upaya sistematis dan dilaksanakan buat memajukan diri mengejar ketertinggalan, serta usaha buat memperbaiki serta menaikan kesejahteraan masyarakatnya.

10. Portes (1976) 

Menurut Portes, pembangunan adalah sebuah transformasi ekonomi, budaya dan sosial.

11. Deddy T. Tikson (2005)

Menurut Deddy T. Tikson, pembangunan adalah transformasi budaya, ekonomi, dan sosial yang dengan sengaja dilaksanakan sebagai kebijakan dan strategi sesuai yang diharapkan.

12. Sukirno (1995:13)

Menurut Sukirno, pembangunan pada ekonomi murni adalah sebuah usaha proses untuk meningkatkan pendapatan perkapita masyarakatnya untuk jangka panjang.

13. Dissaynake

Menurut Dissaynake, pembangunan adalah proses yang mengarah ke perubahan sosial agar kualitas hidup menjadi lebih baik bagi mayoritas atau seluruh masyarakat tanpa merusak budaya, kultur dan lingkungannya.

Serta berusaha melibatkan sebanyak atau seluruh anggota masyarakat untuk mewujudkan usaha ini, sehingga bisa menjadi penentu buat tujuannya sendiri.

14. Kleinjans

Menurut Kleinjans, pembangunan adalah suatu proses ketrampilan baru atau pencapaian pengetahuan, memperluas wawasan manusia, menumbuhkan kesadaran yang baru, meningkatkan kepercayaan diri, dan semangat kemanusiannya.

15. Fakih (2001:10)

Menurut Fakih, pembangunan adalah kata benda netral dengan tujuan suatu kata yang dipakai untuk menjelaskan proses serta usaha buat meningkatkan kehidupan perekonomian, budaya, politik, infrastruktur masyarakat serta lainnya.

16. Galtung (Dalam Trijono, 2007:3)

Menurut Galtung, pembangunan adalah usaha buat memenuhi kebutuhan dasar, baik secara perseorangan ataupun kelompok, yang menggunakan beragam cara tanpa menimbulkan kerusakan, secara kehidupan bersosial ataupun lingkungan alam.

17. Effendi (2002:2)

Menurut Effendi, pembangunan adalah suatu usaha menaikan seluruh sumber daya dengan terencana serta berkelanjutan yang mempunyai prinsip daya guna berkeadilan dan merata.

Sehingga bisa dikatakan jika bahwa pembangunan harus berorientasi pada pembangunan bermasyarakat, dengan menempatkan pendidikan sebagai posisi utama yang bertujuan membuka wawasan baru serta kesadaran masyarakay agar arah tujuan dan cita-cita menjadi lebih baik.

18. Katz (Dalam Yuwono, 2001:47)

Menurut Katz, pembangunan adalah suatu keadaan khusus menuju keadaan yang lebih bernilai. Biasanya tujuan pembangunan adalah perkembangan sosial ekonomi atau pembinaan bangsa sering disebut juga national building.

Agar bisa mencapai pembangunan sesuai perencanaan selama ini serta bisa berjalan seturut harapan bersama dan kepentingan kesejahteraan masyarakat sehingga fokus menjadi sentral dengan pembangunan, pelaksanaan yang akan menentukan tujuan akhirnya.

19. Riyadi Dan Deddy Supriyadi Bratakusumah (2005)

Menurut Riyadi dan Deddy Supriyadi B, pembangunan adalah sebuah kesepakatan pembangunan yang melalui proses serta diikuti perubahan.

20. Todaro (2011)

Menurut Todaro, pembangunan dalam ekonomi adalah proses multidimensi dengan mencakup beragam perubahan yang mendasar pada strukur sosial, bermasyarakat, serta lembaga nasional untuk mempercepat pertumbuhan, pengurangan ketidakseimbangan, hingga menanggulangi kemiskinan.

21. Nugroho dan Rochmin Dahuri, 2004

Menurut Nugroho dan Rochmin Dahuri, pembangunan adalah sebuah usaha terkoordinasi untuk menciptakan lebih banyak alternatif lain yang secara sah buat setiap warga negaranya agar bisa me­menuhi dan mencapai aspirasi yang lebih manusiawi.

22. Schumpeter (dalam Suryana, 2000:5)

Menurut Schumpeter, pembangunan ekonomi adalah proses harmonis ataupun gradual, dan menjadi perubahan yang spontan serta tidak akan terputus. Pembangunan ekonomi biasanya terjadi karena adanya perubahan terutama dalam perdagangan serta lapangan industri. Pembangunan ekonomi sangat berkaitan erat dengan pendapatan nasional serta pendapatan perkapita.

Adanya pertambahan pendapatan nasional serta pendapatan perkapita setiap tahunnya, bisa dipakai buat mengetahui tingkat pertumbuhan ekonomi serta tingkat perkembangan kesejahteraan masyarakat pada sebuah daerah.

Sehingga pengertian pembangunan ekonomi bisa dikatakan sebagai sebuah proses yang membuat pendapatan perkapita suatu masyarakat mengalami peningkatan untuk jangka waktu yang panjang. 

23. Irawan (2002:5)

Menurut Irawan (2002: 5), pembangunan adalah segala usaha yang dilakukan utuk menaikan taraf hidup suatu negara dan bangsa yang kerap kali diukur melalui tinggi rendah pendapatan perkapita masyarakatnya.

24. Prof. Meier (dalam Adisasmita, 2005: 205)

Menurut Prof. Meier pembangunan ekonomi adalah suatu proses kenaikan pendapatan perkapita untuk jangka panjang. 

25. Sadono S (1985:13)

Menurut Sadono S, pembangunan ekonomi adalah suatu proses yang menyebabkan pendapatan perkapita penduduk suatu masyarakat meningkat dalam jangka panjang.

Sehingga bisa dikatakan jika pembangunan ekonomi merupakan sebuah perubahan yang terus-menerus dan melalui serangkaian proses kombinasi untuk bisa mencapai tujuan lebih baik yaitu peningkatan pendapatan perkapita secara terus menerus untuk jangka waktu yang panjang.

Ciri-Ciri Pembangunan

Berikut ini beberapa ciri-ciri pembangunan :

  • Pembangunan merupakan suatu proses, sehingga pembangunan bisa dikatakan sebagai rangkaian kegiatan secara berkelanjutan serta terdiri atas beberapa tahapan dalam satu pihak independen akan tetapi dipihak lain merupakan “bagian” dari sesuatu yang bersifat tanpa akhir (never ending). Banyak cara yang dapat digunakan untuk menentukan pentahapan tersebut, seperti berdasarkan jangka waktu, biaya, atau hasil tertentu yang diharapkan akan
  • Pembangunan adalah segala upaya yang dengan sadar ditetapkan untuk segera dilaksanakan. Sehingga dalam kehidupan bermasyarakat pada suatu negara terdapat kegiatan dan terlihat seperti pembangunan, tapi tidak secara sadar sehingga hanya bisa secara insidental ataupun sporadis, jadi kegiatan itu tidak bisa dikategorikan.
  • Pembangunan dilakukan secara terencana, baik dalam arti jangka panjang, jangka menengah, dan jangka pendek. Seperti dimaklumi, merencanakan berarti mengambil keputusan sekarang tentang hal-hal yang akan dilakukan pada jangka waktu tertentu di masa depan.
  • Rencana pembangunan mengandung makna pertumbuhan dan perubahan. Pertumbuhan dimaksudkan sebagai peningkatan kemampuan suatu negara bangsa untuk berkembang dan tidak sekedar mampu mempertahankan kemerdekaan, kedaulatan, dan eksistensinya. Perubahan mengandung makna bahwa suatu negara bangsa harus bersikap antisipatif dan proaktif dalam menghadapi tuntutan situasi yang berbeda dari jangka waktu tertentu ke jangka waktu yang lain, terlepas apakah situasi yang berbeda itu dapat diprediksikan sebelumnya atau tidak. Dengan perkatan lain, suatu negara bangsa yang sedang membangun tidak akan puas jika hanya mampu mempertahankan status quo yang
  • Pembangunan mengarah pada moderntias. Modernitas di sini diartikan antara lain sebagai cara hidup yang baru dan lebih baik daripada sebelumnya, cara berpikir yang rasional dan sistem budaya yang kuat tetapi
  • Modernitas yang ingin dicapai melalui berbagai kegiatan pembangunan perdefinisi bersifat multidimensional, artinya modernitas tersebut mencakup seluruh segi kehidupan berbangsa dan bernegara yang meliputi bidang politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan
  • Semua hal di atas diberikan kepada usaha untuk membina suatu bangsa, agar bangsa yang dimaksud akan semakin kokoh fondasinya serta semakin terlihat keberadaannya.

Tujuan Pembangunan

Tujuan pembangunan di negara manapun tentunya untuk kebaikan masyarakatnya dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurut Siagian dalam Nawawi (2009), pada umumnya komponen yang dicita-citakan dalam keberhasilan pembangunan adalah bersifat relatif dan sukar membayangkan tercapainya “titik jenuh yang absolut”, dan yang sudah tercapai tidak mungkin ditingkatkan lagi, seperti:

keadilan sosial; kemakmuran yang merata; perlakuan yang sama dimata hukum; kesejahteraan material, mental, dan spiritual; kebahagian untuk semua; ketentraman; serta keamanan.

Untuk dapat sampai di tujuan, seluruh masyarakat harus bisa berpartisipasi ikut dalam pembangunan dan turut serta terlibat aktif, bahkan mau turut memikul beban serta bertanggung jawab, dan juga keterlibatannya untuk memetik hasil serta manfaat nya kelak (Tjokroamidjojo dalam Nawawi, 2009).

Menurut Zulkarimen Nasution (2004), yang menjadi tujuan umum (goals) pembangunan adalah proyeksi terjauh dari harapan-harapan dan ide-ide manusia, seluruh komponen terbaik yang ada, ataupun masyarakat ideal terbaik yang bisa diharapkan. Tujuan pembangunan secara objektif merupakan tujuan untuk waktu jangka pendek.

Pada umumnya yang dipilih menjadi tingkat pencapaian suatu sasaran pada program tertentu. Sedangkan untuk target pembangunan berisikan tujuan-tujuan dan dirumuskan dengan konkret, serta dipertimbangkan secara rasional dan bisa direalisasikan menggunakan teknologi serta segala sumber yang tersedia, sehingga bisa diwujudkan menjadi aspirasi pada situasi yang ada dan menjadi tujuan akhir dari pembangunan.