4 Perbedaan Penetrasi Pasar dan Pengembangan Pasar yang Perlu diketahui

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Salah satu upaya pengembangan bisnis yang banyak dilakukan adalah dengan meningkatkan jangkauan konsumen dari produk lebih dari sebelumnya. Dalam kata lain dengan memperluas pasar dari produk. Baik hal itu dilakukan dengan menambahkan saluran terkait proses pendistribusiannya ataupun dengan menetapkan strategi pemasaran yang lebih menarik dari sebelumnya.

Namun, yang pasti harus disesuaikan dengan data dan informasi yang telah didapatkan sebelumnya terkait dengan keefektifan penerapan strategi sebelumnya serta kekurangan lainnya yang perlu untuk dievaluasi dan diperbaiki kedepannya.

Strategi pemasaran yang berkaitan dengan hal itu adalah strategi penetrasi pasar dan pengembangan pasar. Keduanya seringkali diartikan sebagai suatu hal yang sama, padahal pada nyatanya merupakan dua hal yang berbeda.

Baik dari segi penerapan strateginya dan tingkat risiko yang ada dari penerapan kedua strategi tersebut. Namun, memang diluar perbedaan yang ada, keduanya memiliki satu tujuan yang sama yakni untuk meningkatkan pendapatan yang ada dan meraih pasar klien yang lebih luas dari sebelumnya.

Sehingga dengan begitu, produk bisa menjangkau semua konsumen yang ada diwilayah manapun, dan hasil pendapatan dan keuntungan bisa termaksimaliasi adanya. Lalu apa saja sih perbedaan yang ada antara penetrasi pasar dan pengembangan pasar?

Berikut merupakan pemaparan mengenai perbedaan penetrasi pasar dan pengembangan pasar yang perlu diketahui.

No.Penetrasi PasarPengembangan Pasar
1.Penetrasi pasar merupakan strategi yang berkaitan dengan peningkatan jumlah penjualan produk dengan berfokus pada tingkat pertumbuhan penjualan produk pada produk dan pasar yang sudah ada.Pengembangan pasar merupakan jenis strategi peningkatan penjualan produk dengan mengembangkan pasar jangkauan dari produk. Hal ini sesuai dengan namanya, yakni untuk bisa memaksimalkan pendapatan, perusahaan melakukan proses pengidentifikasikan kembali terkait segmentasi yang ada di pasar baru yang ingin dituju. Hal ini digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan produk yang ada.
2.Penerapan dari strategi penetrasi pasar ini lebih diprioritaskan untuk bisa meningkatan daya beli dari pelanggan yang ada di pasar produk sekarang ini. Dalam kata lain, untuk bisa meraih lebih banyak pelanggan dari pasar yang sudah lama ditempati ini.Sedangkan untuk strategi pengembangan pasar baru, penerapan dari strategi yang satu ini lebih diutamakan untuk bisa memasuki dan mengadaptasikan produk yang ada pada pasar baru. Oleh karenanya untuk bisa beradaptasi itu, sebelumnya perusahaan harus bisa mendapatkan riset dan segmentasi yang tepat terkait dengan kondisi pasar.
3.Risiko yang dihadapi oleh perusahaan dari penerapan strategi pemasaran yang satu ini lebih kecil dibandingkan dengan penerapan dari pengembangan pasar. Karena memang kondisi pasar, perilaku konsumen yang ada di pasar tersebut, sudah bisa diidentifikasi dan dipahami adanya dalam beberapa waktu lamanya. Sehingga akan lebih mudah untuk perusahaan menerapkan strategi perluasan pemasaran produknya.Berbeda dengan penetrasi produk yang sangat minim akan risiko, penerapan dari strategi pengembangan pasar ini lebih memiliki banyak risiko. Karena kondisi situasi pasar yang belum bisa ditebak oleh perusahaan, membuat perusahaan harus pandai pandai dalam menyesuaikan diri dan produknya agar bisa diterima oleh konsumen.
4.Untuk bisa menerapkan strategi penetrasi pasar ini, perusahaan harus bisa mengemas produk menjadi lebih menarik lagi agar pelanggan kembali penasaran dan tertarik pada produk.Sedangkan untuk penerapan dari pengembangan pasar ini, perusahaan hanya perlu mengenalkan produk kepada pasar yang dituju, tentunya dengan segmentasi konsumen yang telah ditetapkan sebelumnya.
fbWhatsappTwitterLinkedIn