5 Perbedaan Produksi Massal dan Kustomisasi Massal yang Perlu dipahami

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Berbagai cara dilakukan oleh  perusahaan guna mendapatkan keuntungan yang cukup tinggi. Seperti dengan menggunakan metode produksi massal dan kustomisasi massal. Sebagian besar perusahaan yang lebih berorientasi pada kuantitas dari produk yang nantinya akan ditawarkan ke konsumen akan lebih condong menggunakan metode produksi massal.

Dengan melakukan produksi massal pun pihak perusahaan tidak perlu melakukan riset mendetail mengenai setiap konsumen guna mengembangkan produknya. Berbeda dengan kustomisasi massal. Perusahaan yang menggunakan kustomisasi massal ini lebih cenderung mementingkan kepuasan dari setiap konsumennya.

Sehingga bisa dikatakan bahwa tahapan yang harus dilakukan oleh perusahaan ketika menggunakan pendekatan kustomisasi massal dalam melakukan produksi cukup rumit. Dari riset mengenai selera konsumen, target konsumen dan lain sebagainya.

Selain itu, masih terdapat beberapa perbedaan yang ada di antara produksi massal dan kustomisasi massal.

No.Produksi MassalKustomisasi Massal
1.Produksi massal merupakan upaya yang dilakukan oleh perusahaan guna memproduksi produk dengan jumlah yang relatif banyak. Sehingga diharapkan dengan produksi massal ini, perusahaan bisa menekan anggaran produksi yang digunakan.Kustomisasi massal merupakan salah satu strategi yang digunakan oleh perusahaan dengan melakukan kustomisasi atau modifikasi terhadap produknya. Sehingga produk yang dihasilkan nantinya bisa bersesuaian dengan kebutuhan dan selera pasar. Namun, yang terpenting produk perusahaan bisa diterima dengan baik di pasar.
2.Saat melakukan produksi massal perusahaan tidak mengidentifikasi secara mendetail mengenai kebutuhan serta selera tiap konsumennya. Dalam hal ini perusahaan menyamakan semua selera dari konsumennya. Atau bisa dikatakan sifat kebutuhan dan selera dari setiap konsumennya dianggap homogen, sama antara satu dengan yang lainnya.Berbeda dengan produksi massal, kustomisasi massal lebih mementingkan kebutuhan serta selera dari setiap konsumennya dalam melakukan produksi. Bahkan untuk bisa menyesuaikan produk dengan kebutuhan dan selera dari konsumen, perusahaan menggunakan beberapa jenis kustomisasi massal, seperti kustomisasi kolaboratif, kustomisasi adaptif, kustomisasi komestik dan kustomisasi transparan. Yang mana disesuaikan saja dengan kebutuhan dan keinginan perusahaan.
3.Metode produksi massal relatif cocok untuk jenis pasar yang memiliki daya konsumsi yang sangat besar. Dengan kebutuhan konsumen yang cenderung homogen.Sedangkan, kustomisasi massal sangat cocok untuk jenis pasar yang memiliki kebutuhan yang relatif heterogen atau lebih bervariasi. Yang mana berbeda kebutuhan dan seleranya antara konsumen satu dengan konsumen lainnya.
4.Produk yang dihasilkan dari produksi massal sudah distandarisasi. Sehingga semua produknya dengan sengaja diproduksi dengan detail yang sama.Produk yang berasal dari kustomisasi massal memiliki jenis yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Atau bisa dibilang cenderung bervariasi.
5.Produksi massal diperuntukkan guna menghasilkan produk dengan jumlah yang besar. Dalam kata lain, yang ditekankan dalam produksi massal adalah kuantitas dari produk. Bukan kualitasnya. Karena berpatokan pada kebutuhan yang homogen, kualitas dari produk cenderung sama semuanya.Kostumisasi massal lebih digunakan untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi setiap konsumen. Tidak hanya itu, kostumisasi juga ditekankan untuk memberikan kepuasan yang tinggi pada setiap konsumennya.
fbWhatsappTwitterLinkedIn