13 Suku di Negara China Beserta Kebudayaannya

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Negara Cina atau dapat disebut juga dengan Republik Rakyat Tiongkok ini merupakan salah satu negara di Asia Timur. Jumlah populasi penduduk Cina yang terbesar di seluruh dunia membuat tidak heran jika negara ini memiliki banyak jumlah suku-sukunya.

Terdapat 56 kelompok etnis yang diakui oleh pemerintah Cina. Belum lagi ditambah dengan suku-suku lain yang masih belum diakui. Di antara banyaknya suku di Cina, berikut adalah beberapa suku yang terdapat di negara Cina.

1. Suku Han

Suku Han dikenal sebagai suku mayoritas di Cina dengan populasi sekitar 1,3 milyar atau 91 persen dari total penduduk Cina. Tidak hanya itu, Suku Han juga tersebar di seluruh dunia sehingga diperkirakan 19 persen penduduk dunia adalah keturunan Suku Han. Suku ini memiliki leluhur yang tinggal di sekitar Sungai Kuning dengan sebutan Huaxia.

2. Suku Zhuang

Suku Zhuang merupakan suku dengan jumlah populasi terbanyak kedua di Cina, yakni sejumlah 18 juta jiwa atau 1,2 persen dari total populasi. Suku ini mendiami wilayah Guangxi Zhuang, Yunnan, Guangdong, Guizhou, dan Hunan. Kebanyakan masyarakat Suku Zhuang menganut kepercayaan dari suku mereka yang disebut dengan Shigongism.

3. Suku Hui

Suku dengan masyarakat penganut agama Islam ini bernama Suku Hui. Mereka adalah keturunan dari orang-orang Suku Han yang berasimilasi dengan bangsa Persia dan Arab. Populasi suku ini sebesar 0,7 persen dari total penduduk Cina atau sekitar 10 juta jiwa dan tersebar di hampir semua wilayah, tetapi kebanyakan terfokus di Ningxia, Hainan, Gansu, Yunnan, dan Qinghai.

4. Suku Manchu

Suku Manchu dikenal dengan kejayaannya ketika menjadi pendiri Dinasti Qing (1636-1911). Mereka merupakan keturunan bangsa Jurchen dari Manchuria. Masyarakat Suku ini mayoritas berada di Cina bagian utara dengan jumlah penduduknya sekitar 10 juta jiwa. Agama yang dianut oleh Suku Manchu kebanyakan adalah Shamanisme Manchu.

5. Suku Uighur

Selain Suku Hui, di Cina juga terdapat suku dengan mayoritas masyarakatnya beragama Islam, yakni Suku Uighur yang merupakan keturunan Suku Huihe di Asia Tengah. Jumlah populasi suku ini kurang lebih 10 juta penduduk yang tempat tinggalnya terpusat di Xinjiang. Sayangnya, pemerintah Cina memiliki gesekan dengan Suku Uighur yang diduga akibat masalah ekonomi dan budaya.

6. Suku Miao

Suku Miao atau dapat disebut juga dengan Hmong adalah kelompok minoritas di Cina yang tersebar di daerah Guizhou, Guangxi, dan Hainan. Sedangkan total populasi dari suku ini sekitar 9 juta jiwa. Salah satu keunikan dari suku ini adalah sub-grupnya yang banyak dengan beragam perbedaan budaya serta penyebarannya yang cukup luas di wilayah Asia Tenggara, seperti Vietnam, Laos, dan Thailand. 

7. Suku Yi

Awalnya, suku ini bernama Lolo, tetapi karena dianggap kasar, kemudian diganti menjadi Yi. Suku Yi kebanyakan tinggal di desa-desa daerah pegunungan di Sichuan, Yunnan, Guizhou, dan Guangxi. Masyarakat suku tersebut memiliki kepercayaan dengan leluhur dengan salah satu ritualnya disebut dengan “Saku” yang dilakukan setiap 13 atau 26 tahun sekali.

8. Suku Tuija

Suku Tuija adalah etnis minoritas di Cina yang kebanyakan tinggal di daerah Pegunungan Wuling, tepatnya di dekat Provinsi Hunan, Hubei, dan Chongqing. Total populasi dari suku ini sekitar 8 juta penduduk. Mereka dikenal dengan tradisi pernikahannya yang unik, yakni mempelai wanita dan keluarga wanitanya harus menangis selama satu jam dalam kurun waktu 30 hari.

9. Suku Dong

Suku yang menjadi bagian dari warisan dunia oleh UNESCO ini memiliki jumlah populasi kurang lebih 3 juta jiwa. Mereka kebanyakan tinggal di Guizhou, Hunan, atau Guangxi. Masyarakat Suku Dong memiliki keterampilan membuat kerajinan dari kayu serta membuat arsitektur yang khas. Sedangkan untuk budayanya, Suku Dong melakukan upacara pertanian setiap akhir Februari atau awal Maret.

10. Suku Bouyei

Suku Bouyei dikenal juga dengan sebutan Zhongjja. Suku ini mempunyai populasi sebesar kurang lebih 3 juta penduduk yang tinggal di beberapa wilayah, seperti Qianxinan, Qiannan, Guizhou, Yunnan, dan Sichuan dengan kepercayaan agama Shigongisme atau Buddhisme. Akan tetapi, Suku Bouyei juga tersebar di negara Vietnam.

11. Suku Yao

Sama seperti Suku Bouyei, Suku Yao juga memiliki populasi di daerah Vietnam. Di Cina, Suku Yao memiliki total populasi sebesar 3,5 juta jiwa. Mereka tersebar di Fujian, Zhejiang, Hunan, Guizhou, Guangxi dan beberapa daerah lain. Uniknya, di Guanxi terdapat aturan bagi perempuan, yakni hanya boleh potong rambut satu kali selama hidupnya, tepatnya ketika akan menikah.

12. Suku Hani

Suku Hani atau dapat disebut juga dengan Suku Ho merupakan kelompok etnis yang tinggal di Yunnan, wilayah Tiongkok Selatan, Pegunungan Ailao serta antara Sungai Mekong dan Sungai Merah. Suku ini memiliki jumlah populasi sekitar 2,7 juta orang. Keunikan dari masyarakat Suku Hani adalah mereka membuat terasering seluas 170.000 hektar yang disebut dengan ‘Stairway to Heaven’.

13. Suku Li

Suku Li merupakan salah satu dari 56 kelompok etnis di Cina. Populasi Suku Li berjumlah sekitar 1,4 juta jiwa dan mereka tinggal di daerah kepulauan di Laut Cina Selatan serta di Hainan. Salah satu keunikan tradisi masyarakat Suku Li di kampung yang asli adalah kemampuan membuat kerajinan tangan, tarian, serta keterampilan berkebun seperti menempah dan menganyam rotan.

Demikianlah beberapa suku yang ada di Cina. Kesimpulannya, negara yang menjadi bagain dari Asia Timur ini mempunyai banyak suku, tepatnya sejumlah 56 suku. Namun, angka tersebut baru dari suku-suku yang diakui oleh pemrintah dan belum termasuk suku yang belum diakui.

Suku-suku yang terdapat di Pulau Cina, di antaranya adalah Suku Han, Suku Zhuang, Suku Hui, Suku Manchu, Suku Uighur, Suku Miao, Suku Yi, Suku Tuija, Suku Dong, Suku Bouyei, Suku Yo Suku Hani, Suku Li dan masih banyak lagi sebenarnya suku lain di Cina.

fbWhatsappTwitterLinkedIn