3 Tingkatan Indeks Pembangunan Manusia yang Paling Penting

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Indonesia adalah salah satu negara dengan jumlah populasi terbanyak di dunia. Indonesia memiliki sumber daya manusia kurang lebih 250 juta orang.

Dengan sumber daya manusia yang banyak, akan ada dua kemungkinan di negeri ini, yaitu menjadi negara dengan kualitas ekonomi terkuat atau menjadi negara yang lebih lemah.

Hal tersebut bisa dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia melalui 3 macam tingkatan ini:

Tingkat Pendidikan

Penguasaan ilmu pengetahuan sangat bergantung pada jenjang pendidikan. Tingkat pendidikan di sini juga dilihat tidak hanya dari pendidikan sekolah, tetapi juga dari pendidikan keluarga, lingkungan dan aspek lainnya. 

Jika seseorang memiliki pengetahuan yang tinggi di suatu bidang, maka mereka cenderung mampu mengolah sumber daya alam dengan baik, otomatis akan meningkatkan standar hidup.

Penyebab tingkat pendidikan negara berkembang lebih rendah daripada negara maju adalah:

  • Rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan.
  • Jumlah fasilitas pendidikan dan anak usia sekolah tidak seimbang. 
  • Pendapatan per kapita rendah. 

Dampak tingkat pendidikan yang rendah terhadap pembangunan: 

  • Penguasaan teknologi maju masih rendah, sehingga ahli dari negara maju harus diperkenalkan. 
  • Tingkat pendidikan yang rendah membuat orang sulit menerima hal-hal baru.

Upaya untuk memajukan pendidikan:

  • Membangun sekolah-sekolah di daerah yang terpencil
  • Menambah jumlah dan juga meningkatkan kualitas guru
  • Memberikan beasiswa kepada murid yang kurang mampu
  • Membuat program wajib belajar 12 tahun

Tingkat Kesehatan

Kita bisa menilai tingkat kesehatan suatu negara berdasarkan tingkat kematian. Karena semakin rendah tingkat kesehatan, semakin tinggi angka kematian. 

Penyebab adanya tingkat kesehatan yang buruk adalah: 

  • Kurangnya sarana dan prasarana sanitasi. 
  • Kurangnya air bersih untuk kesehatan sehari-hari. 
  • Pengetahuan yang kurang tentang kesehatan dan gizi. 
  • Penyakit menular dan lingkungan yang tidak sehat. 

Dampak kesehatan yang buruk adalah sebagai berikut:

  • Pembangunan fisik terhambat karena fokus hanya pada peningkatan kesehatan, yang bahkan lebih penting karena menyangkut jiwa manusia. 
  • Tidak ada hasil kerja yang maksimal.

Upaya-upaya untuk mengatasi kesehatan masyarakat:

  • Memperbaiki gizi masyarakat
  • Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular
  • Penyediaan air bersih dan sanitasi lingkungan
  • Membangun sarana-sarana kesehatan yang merata
  • Membentuk program pengadaan dan pengawasan obat dan makanan
  • Mengadakan penyuluhan tentang kesehatan gizi dan kebersihan lingkungan.

Tingkat Pendapatan

Tingkat pendapatan suatu negara biasanya diukur dengan pendapatan per kapita atau pendapatan rata-rata penduduk suatu negara dalam satu tahun. 

Namun pendapatan per kapita di banyak negara masih sangat rendah, penyebabnya antara lain: 

  • Tingkat pendidikan masyarakat rendah dan tenaga ahli belum banyak. 
  • Jumlah penduduk yang besar dan jumlah tanggungan yang besar. 

Dampak tingkat pendapatan rendah terhadap pembangunan adalah sebagai berikut: 

  • Daya beli masyarakat yang rendah menyebabkan pembangunan ekonomi kurang baik.
  • Pembangunan hanya bisa dinikmati oleh masyarakat kelas menengah ke atas.

Upaya-upaya untuk meningkatkan pendapatan masyarakat:

  • Menekan laju pertumbuhan penduduk
  • Mengajak wisatawan domestik dan mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia
  • Menggiatkan usaha kerajinan rumah tangga dan industri rumah tangga
  • Memperluas lapangan dan kesempatan kerja
  • Meningkatkan GNP dengan cara meningkatkan perdagangan barang dan jasa
fbWhatsappTwitterLinkedIn