Demografi: Pengertian – Tujuan dan Komponennya

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Dalam membentuk serta menetapkan suatu kebijakan yang erat kaitannya dengan kependudukan, pemerintah harus melakukan survey terlebih dahulu mengenai data data kependudukan yang ada seperti, besar kecilnya jumlah penduduk, komponen apa saja yang ada dalam kependudukan, serta persebaran penduduk yang ada di seluruh wilayah yang ada.

Dengan berbagai petimbangan tersebut, pemerintah dapat mengidentifikasi berbagai permasalahan yang muncul. Dan barulah, nantinya dijadikan sebagai pedoman dalam mebentuk suatu kebijakan kependudukan. Suatu ilmu yang berkaitan dengan kependudukan ini dinamakan demografi.

Demografi ini erat kaitannya dengan angka kematian, angka kelahiran, perpindahan penduduk, pertumbuhan penduduk dan lain sebagainya. Lalu, pengertian dari demografi tuh sebenarnya apa sih? Berikut merupakan pemaparan mendetail mengenai demografi.

Pengertian Demografi

Pengertian Secara Umum

Secara umum, demografi merupakan suatu ilmu yang mempelajari mengenai berbagai hal yang erat kaitanya dengan permasalahan kependudukan. Hal hal yang berkaitan dengan angka kematian, angka kelahiran, persebaran penduduk dan perkembangan penduduk diatur dalam ilmu demografi ini.

Namun, apabila diartikan secara etimologis, demografi berasal dari bahasa Latin, lebih tepatnya pada kata “demos” dan juga “grapho”. Kedua kata itu bermakan rakyat dan tulisan, deskripsi ataupun pengukuran. Jadi apabila diartikan secara umum, demografi merupakan suatu ilmu yang berkaitan dengan rakyat dan juga data data kependudukan yang menyertainya.

Demografi ini sangat penting adanya, guna mengidentifikasi berbagai permasalahan yang nantinya timbul diantara masyarakat. Sehingga pihak pemerintah lebih mudah melakukan penyelesaian dan penanggulangan.

Pengertian Menurut Para Ahli

Adapun beberapa pengertian dari demografi yang telah dipaparkan oleh para ahli.

  • Menurut George W. Barclay, demografi adalah suatu cabang ilmu yang menggambarkan penduduk di suatu daerah dalam bentuk statistika. Selain itu, demografi juga mempelajari bagaimana tingkah laku penduduk secara keseluruhan.
  • Menurut Johan Sussmilch, demografi adalah ilmu yang mempelajari hukum Tuhan yang berhubungan dengan perubahan-perubahan pada umat manusia yang terlibat dari jumlah kelahiran, kematian, dan pertumbuhannya.
  • Menurut Achille Guillard (1855), demografi adalah ilmu yang mempelajari tentang keadaan dan sikap manusia yang dapat diukur, yaitu meliputi perubahan secara umum, fisiknya, peradabannya, intelektualitasnya, dan kondisi moralnya.
  • Menurut David V. Glass (1953), demografi adalah suatu studi penduduk sebagai akibat pengaruh dari proses demografi, yaitu fertilitas, mortalitas, dan migrasi.

Tujuan Demografi

Adapun beberapa tujuan dari adanya ilmu demografi ini.

  • Mengetahui hubungan sebab akibat atau keterikatan antara pertumbuhan penduduk dengan aspek kehidupan lainnya.
  • Memiliki data yang mendetail mengenai perkembangan serta pertumbuhan penduduk dari masa ke masa.
  • Data dan informasi kependudukan yang didapatkan dapat dijadikan sebagai patokan dalam menetapkan serta membentuk suatu kebijakan.
  • Mengetahui berbagai faktor yang mempengaruhi pertumbuhan serta persebaran dari penduduk di tiap wilayah.
  • Mempelajari mengenai daerah yang padat penduduknya beserta dengan faktor faktor yang menyertainya.
  • Dapat dijadikan sebagai pedoman dalam menentukan kebijakan mana yang sesuai dan permasalahan apa saja yang akan muncul kedepannya.

Manfaat Demografi

Adapun beberapa manfaat dari adanya demografi kependudukan ini.

  • Mempermudah pihak pemerintah terutama pihak kependudukan dalam melakukan evaluasi atas pembangunan, pertumbuhan serta persebaran penduduk.
  • Mempermudah pemerintah kependudukan untuk melakukan evaluasi atas kebijakan kependudukan yang telah ditetapkan sebelumnya.
  • Membantu beberapa sektor usaha atau sektor pemerintahan yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur serta fasilitas lainnya yang mendukung pengembangan dari kebijakan yang diterapkan pada masyarakat.
  • Memiliki berbagai data serta informasi yang berkaitan dengan persebaran dan tingkat pertumbuhan penduduk tiap tahunnya.
  • Lebih mudah dalam menetapkan dan menyusun kebijakan kependudukan yang bersesuaian dengan tingkat persebaran serta pertumbuhan penduduk.
  • Mempermudah dalam menentukan indikator dari tingkat kesejahteraan masyarakat, baik di setiap wilayahnya ataupun secara keseluruhannya.

Komponen Demografi

Berikut merupakan komponen komponen penting yang ada dalam kajian ilmu demografi ini.

  • Angka kelahiran, untuk menentukan seberapa tinggi angka kelahiran dalam suatu wilayah, dapat dilakukan survei dengan menghitung jumlah anak yang dimiliki tiap pasangan.
  • Angka kematian, ada beberapa faktor yang menyebabkan tingkat kematian suatu wilayah sangat tinggi, dapat dikarenakan persebaran penyakit, kualitas hidup yang kurang baik, dan lain sebagainya.
  • Status perkawinan, status perkawinan ini yang nantinya akan berdampak langsung pada tinggi kelahiran yang ada. Semakin tinggi status perkawinan dapat diperkirakan akan meninggi pula angka kelahirannya.
  • Mobilitas sosial, suatu perubahan yang berhubungan dengan status atau strata sosial seorang individu.
  • Migrasi, perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lainnya dalam jangka waktu yang relatif lama.
  • Tingkat pendidikan, tingkat pendidikan yang dimiliki oleh tiap masyarakat nantinya akan berpengaruh pada tingkat kebutuhan yang dimilikinya serta mobilitas sosial dimiliki.
  • Pekerjaan, suatu wilayah tentunya memiliki kondisi geografis yang berbeda beda, hal itu yang mempengaruhi adanya keberagaman dalam hal pekerjaan.
  • Agama, keyakinan yang dimiliki tiap individu di suatu wilayah tentunya beragam.
  • Jenis kelamin, perbadingan jumlah penduduk antara laki laki dan juga perempuan harus dapat dipertimbangkan, untuk menetapkan suatu kebijakan tertentu. Sehingga tidak menimbulkan anggapan diskriminasi.
  • Etnis, tiap wilayah memiliki adat dan budayanya masing masing tidak terkecuali Indonesia. Hal itu disebabkan karena adanya perbedaan kondisi geografis yang dimiliki tiap daerah.
fbWhatsappTwitterLinkedIn